• Latest
Tips Menjadi Guru Potensial Di Era Milenial

Tips Menjadi Guru Potensial Di Era Milenial

7 February 2023
Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

25 September 2026
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

25 September 2026
ADVERTISEMENT
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

25 September 2026
Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

25 September 2026
Perubahan APBD Sukabumi Disorot: PAD Melemah, Dana Desa dan Belanja Publik Jadi Perhatian

Perubahan APBD Sukabumi Disorot: PAD Melemah, Dana Desa dan Belanja Publik Jadi Perhatian

25 September 2026
Ada Tambahan Rp89 Miliar, DPRD Sukabumi Tekankan Program Prioritas dan Belanja Wajib

Ada Tambahan Rp89 Miliar, DPRD Sukabumi Tekankan Program Prioritas dan Belanja Wajib

25 September 2026
Sosok Nelayan Tangguh Cirebon yang Gugur Saat Melaut: Ditemukan Usai Duka Pencarian Keluarga

Sosok Nelayan Tangguh Cirebon yang Gugur Saat Melaut: Ditemukan Usai Duka Pencarian Keluarga

23 September 2026
Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

23 September 2026
Manfaatkan Dana Bantuan Pemprov Jabar, Pemkot Cirebon Pacu Perbaikan Jalan Kartini

Manfaatkan Dana Bantuan Pemprov Jabar, Pemkot Cirebon Pacu Perbaikan Jalan Kartini

22 September 2026
Pasokan Beras Fortifikasi Ditarik, DKPPP Kota Cirebon Pastikan Stok Pangan Tetap Terkendali

Pasokan Beras Fortifikasi Ditarik, DKPPP Kota Cirebon Pastikan Stok Pangan Tetap Terkendali

22 September 2026
Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

22 September 2026
MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

21 September 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Friday, September 25 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Opini

Tips Menjadi Guru Potensial Di Era Milenial

Redaksi PortalNusa by Redaksi PortalNusa
7 February 2023
in Opini, Sosial Budaya
0
Ilustrasi. Sumber: Istimewa

Ilustrasi. Sumber: Istimewa

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

Oleh: Nono Daryono

(Guru SD Terpadu Krida Nusantara)

“Jadikanlah Anda kenangan bagi anak di kemudian hari dengan cara menjadi  bagian dari hidupnya sekarang”.

-Barbara Johnson-

Memberikan gawai pada anak boleh-boleh saja, tetapi berikanlah sesuai dosis, jangan overdosis. Berikan secara bijak untuk kemanfaatan, bukan asal-asalan hanya untuk permainan. Percepatan kemajuan Teknologi Informasi tidak dapat dimungkiri. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan orang tua, semua menjadi bagian dari kemajuan tersebut.   Kearifan dalam memaknai kemajuan dan bekal ilmu serta pondasi iman yang harus diteguhkan. Berikan wawasan akhlak dalam penggunaannya, agar manfaat yang didapat  jauh lebih banyak daripada madharatnya.

Kita mesti ingat untuk membangun peradaban setidaknya harus menyiapkan tiga bangunan. Yaitu  bangun tatanan keluarga, bangun tatanan pendidikan dan bangun tatanan masyarakat yang baik sehingga akan jadi pondasi tegaknya suatu bangsa. Peranan ibu di keluarga jadi sentral pembangunan. Peran guru dalam bidang pendidikan jadi spirit perubahan. Dan peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai anutan jadi bekal membangun masyarakat yang sejahtera.

Saat ini bangsa kita sangat terpukul ketika korupsi masih belum berhenti, kasus Narkoba yang merajalela, kini wajah bangsa ditampar dengan maraknya perbuatan A susila darurat kekerasan seksual/ pemerkosaan. Berdasarkan data lembaga perlindungan anak selama kurun waktu 2010-2014, ada 21,6 juta kasus pelanggaran hak anak. Sebanyak 58 % dari jumlah itu adalah kekerasan seksual kepada anak (Pikiran rakyat 15 Mei 2016).

Bertepatan dengan memaknai kembali  hari  Guru Nasional  kita berharap keluarga menjadi salah satu pilar untuk mengembalikan ketenangan anak dalam menjalani tumbuh kembangnya. Orang tua diharapkan arif dalam memerankan tugasnya sebagai guru pertama agar anak siap menghadapi masa yang berbeda dengan kita dewasa ini.

Karena, tidak mungkin kita melepaskan diri dari kemajuan, bukan kita yang diwarnai perubahan, tetapi kita yang mewarnai perkembangan itu. Salah satu upaya agar orang tua tidak kehilangan pamor dalam keluarga, tersisih oleh gawai,  hendaklah orang tua memahami upaya-upaya untuk mengakrabkan diri dengan seluruh anggota keluarga. Kehilangan wibawa bagi orang tua, tentu akan jadi bencana, yang tidak hanya mengacaukan masa depan anak, namun akan menebar menjadi virus penyakit batin bagi kedua orang tua.

Dengan demikian, dibutuhkan pendekatan yang ramah dan santun dalam memperlakukan anak sesuai tumbuh kembang. Syarat pertama dan utama agar bisa merebut keistimewaan orang tua bagi anak daripada gawai, maka usahakan menjadi sahabat bagi anak kita saat kapan dan dimana pun. Sehingga komunikasi, keakraban dan senda gurau akan menjadi bunga-bunga keluarga yang menghiasi taman rumah tangga.

Menarik apa yang disampaikan John Wilmot, menceritakan pengalamannya dalam mendidik anak, “Sebelum menikah saya punya enam teori tentang mendidik anak, tetapi sekarang saya punya enam anak tak ada satupun teori yang tersisa.” Pada akhirnya seabrek teori mendidik dalam keluarga, ketika sudah ada dalam situasi tertentu hanya dengan kedewasaan pemikiran, perkataan dan sikap perilaku yang mampu menjadi peredam seluruh masalah yang ada.

Mengapa jaman now  anak lebih keranjingan media sosial daripada kecenderungan bercengkrama dengan kedua orang tuanya? Salah satu jawaban yang penulis temukan, ternyata  future-future yang ditampilkan oleh media lebih menarik ketimbang ngobrol dan bersantai dengan keluarga, yang terkesan hambar dan itu-itu saja. Perlu modifikasi pergaulan dalam membangun keakraban di keluarga. agar kembali mampu merebut kewibawaan orang tua di mata anak.

Ada empat langkah yang dapat ditempuh orang tua dan guru agar merasakan kembali kehangatan dan manisnya kebersamaan dengan seluruh anggota keluarga. Keempat hal itu penulis singkat dalam KOPIAH, yaitu Komunikasi, perhatian, hormati dan hargai.    

Pertama, sediakan ruang dan waktu untuk berkomunikasi. Sekecil apapun persoalan atau obrolan  ringan, bangun nuansa komunikasi dua arah yang aktif dan santai. Kekuatan  komunikasi akan mampu menembus getaran jiwa dan  nurani. Sehingga dari komunikasi dapat tahu apa yang sedang dialami sendiri oleh anak nya maupun siswanya. Upayakan anak tidak sungkan untuk berkomunikasi dengan orang tua atau gurunya. Karena tanpa keterbukaan mampu menjembatani anak dengan gutrunya.

Kedua, berilah perhatian, dengan kata-kata, sikap atau perilaku. Hati hanya bisa di dekati dengan hati, perhatian yang menghadirkan hati tentu akan sangat membantu agar anak pun memperhatikan kita sebagai orang tua. Berilah perhatian, maka anak pun akan memberi perhatian pada kita. Pun pada gurunya ketika peserta didik mendapat segala perhatian dari gurunya maka peserta didik tersebut merasa bahwa kehadirannya merasa bagian terpenting dalam kehidupannya. Jangankan anak-anak, remaja bahkan orang dewa sekalipun butuh perhatian ini. Di jaman sekarang ini dibutuhkan guru yang mampu berperan ganda, baik sebagai pendidik dan pengajar, maupun sebagai orang tua yang menjadi panutan dari segala sikap, perilaku bahkan kata-katanya.

Ketiga, hormati. Sekecil apa pun pendapat atau perinsip hidup anak harus kita hormati, sehingga anak merasakan kehadiran  keluarga sebagai sesuatu yang penting dan berharga dalam kehidupan. Dengan muncul anggapan positif tersebut, akan lahir kebanggaan dan tumbuh kesyukuran akan  indahnya berkeluarga. Biasanya di era destruption semacam ini orang tua atau guru menerapkan pola yang harus di hormati, namun dalam tulisan ini ingin rasanya di bagi bagaimana orang tua ataupun guru menjadi figure yang menghormati. Awalnya kita yang menghormati para peserta didik ataupun anak-anak kita, pada ahkirnya anak-anak itu atau peserta didik itulah yang akan menghormati kita. karena kalau kita memberi rasa hormat pada anak sesungguhnya mengajarkan bagaimana menghormati.

Keempat, hargai. Janganlah melihat besar kecil prestasi yang diraih anak, tetapi maknai dan hayati setiap usaha serta jerih payah anak untuk meraih prestasi tersebut Kebanyakan orang tua hanya menghargai hal yang besar, padahal banyak sesuatu yang dilakukan anak hal yang kecil dengan cara yang besar. Bukankah sesuatu yang besar itu dimula dari hal yang kecil? Penghargaan merupakan sunnatulloh. Artinya bahwa penghargaan merupakan satu kebutuhan dasar dari manusia dan bagian dari tugas dak karakter pendidikan. Teringat saat penulis berkunjung ke Negara Belanda dan berkunjung ke sebuah sekolah “The Rank School” saat penulis akan pulang dari sekolah tersebut ada seorang siswa yang berkata sambil menunjukkan gambarnya dan memberikannya kepada penulis. Di lihat dari gambarnya kurang bnegitu bagus bahkan lebih baik dari karya siswa kita, namun ada yang nilai lebih dari apa yang penulis terima dari siswa tersebut yakni keberanian dan rasa percaya diri yang tinggi untuk memberikan cendera mata pada guru. Karena penulis berpikir bahwa peserta didik tersebut terbiasa di hargai dan guru mengajarkan arti penghargaan terhadap seseorang.

Mengapa kita harus berkomunikasi, memberi perhatian, menghormati dan menghargai anak? Jawabannya, karena mereka adalah juga manusia yang harus diperlakukan secara manusiawi. Jika kita senang ketika diajak berdiskusi, mereka pun sama suka seperti itu. Jika kita nyaman ketika mendapat perhatian, demikain pula anak kita jiwanya akan tentram manakala mendapat perhatian. Jika kita merasa senang saat mendapat penghormatan, sama halnya anak kita pun akan merasakan hal demikian. Apalagi kalau kita mendapat penghargaan, hati ini berbunga-bunga dan merasakan suka cita yang luar biasa. Hal itu pula yang akan dirasakan anak-anak kita. Maka, apa yang kita rasakan itu pula yang dirasakan anak-anak.

Mengapa KOPEAH menjadi sebuah harapan yang mampu mendekatkan anak dengan orang tua, mendekatkan peserta didik dengan para gurunya. Di kala nilai-nilai itu sudah mulai terkikis dan bahkan terkena longsor budaya ada harapan yang masih menyala dari keluarga dan para guru yang intens dan punya ghirah keguruannya yakni di dudu dan di tiru. Ada apa dengan KOPEAH ini yakni kalau kita telaah dari makna KOPEAH secara kasat mata KOPEAH bisa dibuat secara formal, semi formal bahkan ada yang santai. Keempat halnya dapat dilakukan para guru secara formal, semi formal maupun santai dan berbaur dengan peserta didik. Di lihat dari macam dan cara membuatnya KOPEAH ini ada yang terbuat dari kain, dari kayu, dari plastik bahkan ada yang terbuat dari bludru. Ini artinya bahwa KOPEAH dapat dilakukan oleh siapa pun kita yang punya spirit terhadap pendidikan anak dan ingin agar bagaimana anak berkembang sesuai dengan fase perkembangannya. Tidak di paksa, tidak mengada-ngada bahkan tidak di buat-buat, tapi lebih mengalir dan alami apa yang dirasakan dan dialami siswa itu pula yang di alami para guru, jika ingin di komunikasikan oleh siswa maka terlebih dahulu guru harus pandai berkomunikasi dengan para siswanya, sehingga tidak kalah pengaruhnya oleh Gawai maupun yang lainnya. Bila para guru ingin diperhatikan saat mengajar terlebih dahulu para guru haruslah memberi perhatian, jika para guru dihomati dan dihargai maka terlebih dahulu haruslah memberi penghargaan dan menghormati keberhasilan ataupun capaian yang dilalui para siswanya. Dengan kata lain apa yang diberikan para guru maka itulah yang akan diberikan para siswanya. Sekali lagi Hati hanya dapat di dekati dengan hati”.

Inilah tips yang bisa dibagi karena penulis sudah menerapkannya, hasilnya Alhamdulillah meskipun derasnya arus informasi dan teknologi yang begitu pesatnya tidak membuat para sisiwa hanyut dan terbawa arus apalagi sampai tidak menghargai dan menghormati gurunya. Karena bekal ketauhidan berbuah ibadah dan berbuah akhlak dalam kesehariannya. Karenanya para guru sudah saatnya mendekatkan para siswa dalam ketauhidan dan ibadah dan akhlak para siswa. Selalu disentuh unsur-unsur yang bisa membangkitkan semangat bahkan spirit untuk berprestasi dan mengedepankan cara-cara yang santun patut di kedepankan. Bukan cara-cara yang kaku, dan kasar serta tidak mendidik dan tidak memperhatikan sisi psikologis para siswa.

Ala kulli hal, keempat upaya itu semoga dapat menjembatani keharmonisan para guru dan siswanya untuk merebut hati anak dari genggaman gawai dan media sosial lainnya. Keberadaan kita menjadi bagian terindah dari kehidupan mereka. Momentum Hari Guru Nasional jadi energi untuk menyadarkan segenap bangsa akan arti penting menjaga generasi dengan membangun ketahanan  keluarga.

Perlu dicermati sebuah pernyataan dari Wayne W. Dyer,What Do You Really Want For Your Children _Apa yang Sebenarnya Anda Inginkan terhadap Anak Anda?”***

            ———————————————————

Penulis NONO DARYONO, M.Ag, Guru SDT Krida Nusantara Jl. Desa Cipadung

Kec. Cibiru Kota Bandung Jawa Barat Indonesia. HP. 089657272643

Tags: Guru PotensialNono DaryonoPendidikan
Iklan Iklan Iklan
ADVERTISEMENT
Previous Post

PPKBI Gelar Seleksi Nasional Terbatas Di Proximo Jakarta

Next Post

SMA Negeri 8 Tambun Selatan Lakukan Studi Ke SMAN Favorit Di Jakarta

Redaksi PortalNusa

Redaksi PortalNusa

Jendela Informasi Nusantara

Related Posts

Hari Kunjungan Perpustakaan Dispusip Kabupaten Bandung Diisi Apresiasi dan Kolaborasi Literasi

by Amran H.
16 September 2026
0
28

PortalNusa.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bandung menggelar Hari Kunjungan Perpustakaan di kantor Dispusip Kabupaten Bandung, Soreang, Rabu...

AKSI ESTETIK SENIMAN MENGGEDOR KESADARAN

AKSI ESTETIK SENIMAN MENGGEDOR KESADARAN

by Doddi Ahmad Fauji
29 August 2026
0
19

Bandung, | Menyikapi kondisi sosial kultur yang makin enigmatik, seperti jalan bercabang-cabang, namun semuanya tampak samar bahkan menakutkan, sejumlah seniman...

TBM Auliyaa Gelar Lokakarya Menulis Cerpen dari Banpem Komlit

by Amran H.
23 August 2026
0
31

BANDUNG — Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Auliyaa menjadi satu-satunya penerima Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Literasi (Banpem Komlit) tahun anggaran 2026...

Next Post
SMA Negeri 8 Tambun Selatan Lakukan Studi Ke SMAN Favorit Di Jakarta

SMA Negeri 8 Tambun Selatan Lakukan Studi Ke SMAN Favorit Di Jakarta

Buka Kongres Biasa PSSI, Menpora Harapkan Persepakbolaan Indonesia Semakin Baik

Ketika Lurah Jadi Pembina Upacara Sekolah

Ketika Lurah Jadi Pembina Upacara Sekolah

SMA Negeri 8 Tambun Selatan Raih Medali Di SCIENCELISH OLYMPIAD

SMA Negeri 8 Tambun Selatan Raih Medali Di SCIENCELISH OLYMPIAD

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • Menang Kasasi, SPN Buka Jalan Kompromi dengan PT Solusi Bangun Indonesia

    Menang Kasasi, SPN Buka Jalan Kompromi dengan PT Solusi Bangun Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Sariak Minera Utami Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jampangtengah Sukabumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delegasi Dubai Kunjungi Kabupaten Bandung Barat, KADIN KBB Dorong Investasi dan Pariwisata Berkelas Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

25 September 2026
2
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

25 September 2026
2
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

25 September 2026
2
Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

25 September 2026
1

RSS feed: PortalNusa Youtube PortalNusa Youtube

  • 6 Agustus 2026 6 August 2026
  • Kondisi Ciliwung bendungan Katulampa tadi siang seperti ini.."Waspada kemarau panjang " 23 July 2026
  • Datangi Dewan Pers, Mahmud Marhaba: PJS Resmi Menjadi Calon Konstituen Dewan Pers. 23 July 2026
  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
  • Bahlil Buat Gaduh Penjualan Gas Subsidi, Seekor Ular Okupasi Gudang Agen Gas LPG di Kab. Mamuju 4 February 2025
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?