Portalnusa.id – Pemerintah Kota Cirebon secara resmi melepas keberangkatan kontingen atlet yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat, Selasa (3/11). Pelepasan rombongan menuju lokasi pertandingan di Bekasi ini membawa misi besar, yakni menembus jajaran 10 besar perolehan medali.
Dalam perhelatan Porprov XV ini, Kota Cirebon menerjunkan total kekuatan sebanyak 554 personel. Jumlah tersebut terdiri dari 387 atlet, 90 pelatih, serta 38 manajer yang siap bertarung di 38 cabang olahraga (cabor).
Wali Kota Cirebon, Effendi, menyampaikan rasa bangga dan menaruh harapan besar pada seluruh pejuang olahraga yang membawa wibawa serta marwah nama daerah.
”Kehadiran kontingen Kota Cirebon di PORPROV XV tentu bukan sekadar untuk meramaikan arena kompetisi. Di pundak kontingen di hadapan saya, tertitip nama, wibawa, dan marwah Kota Cirebon. Saya tahu betul, sebelum sampai di titik ini, seluruh atlet telah melewati masa pemusatan latihan yang panjang dan melelahkan,” ujar Wali Kota Effendi dalam sambutannya.
Wali Kota Effendi mematok target realistis namun penuh optimisme untuk kontingen Kota Udang. Ia berharap perjuangan para atlet dapat membuahkan hasil maksimal dan membawa pulang banyak medali emas.
”Targetnya masuk 10 besar, dan mudah-mudahan dari 10 besar itu meraih emas semuanya. Pesan untuk atlet dan official, jaga sportivitas, jaga nama baik Cirebon, dan meraih juara,” tegas Effendi saat diwawancarai.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata dari Pemkot Cirebon, para atlet dan pelatih mendapat tunjangan operasional selama masa pertandingan.
”Ditunjang berupa insentif, uang pembinaan, uang saku, serta honorarium atlet dan pelatih,” terang Effendi.
Mengenai apresiasi atas prestasi yang diraih nantinya, Wali Kota Effendi membocorkan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana pemberian bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali, meski penganggarannya akan disesuaikan dengan siklus anggaran daerah.
”Bonus insya Allah mudah-mudahan ada, tapi tidak dianggarkan di 2026, nanti di 2027. Nanti kita akan bicarakan lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon menargetkan untuk kembali masuk ke jajaran 10 besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Target ini dipasang dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta dukungan penuh dari pemerintah kota.
Sementara itu Ketua Kontingen Manager Porprov Kota Cirebon, Muhammad Handarujati, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Cirebon atas alokasi anggaran yang diberikan kepada kontingen manajer Kota Cirebon. Dengan kembalinya ke peringkat 10 besar, sebanyak 388 atlet asal Kota Cirebon diharapkan mampu memberikan performa terbaik mereka.
”Harapan kita dengan kembali kepada peringkat 10 besar ini, atlet-atlet Kota Cirebon yang berjumlah 388 atlet ini bisa memberikan performa terbaik,” ujar Handarujati yang juga Ketua KONI Kota Cirebon.
Selain itu, KONI Kota Cirebon juga mengandalkan sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan yang berpotensi mendulang medali emas. Beberapa cabor tersebut di antaranya adalah bola basket, gateball, muaythai, gulat, hingga taekwondo.
Handarujati optimis cabor-cabor potensial tersebut mampu menampilkan performa maksimal demi mempersembahkan banyak medali bagi Kota Cirebon. Para juara dari ajang Porprov ini nantinya juga disiapkan untuk menatap ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.
”Kebetulan ada beberapa hal yang potensial untuk persiapan PON seperti biasa, karena ada beberapa atlet nasional kita juga di basket, kemudian juga di muaythai yang memang langganan untuk mengikuti kegiatan PON mewakili Jawa Barat,” pungkasnya.
































Discussion about this post