• Latest
Mengenal Sense of Fairness

Mengenal Sense of Fairness

14 July 2022
Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

25 September 2026
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

25 September 2026
ADVERTISEMENT
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

25 September 2026
Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

25 September 2026
Perubahan APBD Sukabumi Disorot: PAD Melemah, Dana Desa dan Belanja Publik Jadi Perhatian

Perubahan APBD Sukabumi Disorot: PAD Melemah, Dana Desa dan Belanja Publik Jadi Perhatian

25 September 2026
Ada Tambahan Rp89 Miliar, DPRD Sukabumi Tekankan Program Prioritas dan Belanja Wajib

Ada Tambahan Rp89 Miliar, DPRD Sukabumi Tekankan Program Prioritas dan Belanja Wajib

25 September 2026
Sosok Nelayan Tangguh Cirebon yang Gugur Saat Melaut: Ditemukan Usai Duka Pencarian Keluarga

Sosok Nelayan Tangguh Cirebon yang Gugur Saat Melaut: Ditemukan Usai Duka Pencarian Keluarga

23 September 2026
Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

23 September 2026
Manfaatkan Dana Bantuan Pemprov Jabar, Pemkot Cirebon Pacu Perbaikan Jalan Kartini

Manfaatkan Dana Bantuan Pemprov Jabar, Pemkot Cirebon Pacu Perbaikan Jalan Kartini

22 September 2026
Pasokan Beras Fortifikasi Ditarik, DKPPP Kota Cirebon Pastikan Stok Pangan Tetap Terkendali

Pasokan Beras Fortifikasi Ditarik, DKPPP Kota Cirebon Pastikan Stok Pangan Tetap Terkendali

22 September 2026
Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

22 September 2026
MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

21 September 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Monday, September 28 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Opini

Mengenal Sense of Fairness

Redaksi PortalNusa by Redaksi PortalNusa
14 July 2022
in Opini, Sosial Budaya
0
Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

Oleh: Hendy Wijaya*

Seorang kawanku, sebut saja si A, pernah mengeluh bahwa ia diperlakukan tidak adil oleh rekan kerjanya. Pasalnya, ia hanya dihargai murah untuk proyek kerja yang dilimpahkan kepadanya. Padahal, ia sedari awal malah sudah berencana bekerja gratisan sebagai bentuk ketulusan seorang kawan. Lah? Anda bingung? Kerja gratis mau, tapi dibayar kok malah ogah?

Kejadian semacam ini pasti sering Anda dengar, atau malah Anda alami sendiri, di mana seseorang justru lebih memilih tidak dibayar sama sekali atas jerih payahnya daripada dibayar murah.

Sekarang aku akan coba melakukan sedikit eksperimen kepada para pembaca postingan ini. Maukah Anda terima uang satu juta rupiah secara cuma-cuma sekarang? Hampir pasti Anda mau. Enak to? Anda tidak ngapa-ngapain eh dapat uang satu juta rupiah. Hanya orang gendeng yang tidak mau.

Bagaimana kalau skenarionya saya ubah sedikit. Alih-alih saya berikan uang satu juta rupiah itu kepada Anda secara langsung, saya tawari orang di samping Anda uang sepuluh juta. Dia boleh menyimpan uang itu dengan catatan ia harus mau berbagi kepada Anda berpapun yang dia mau. Bagaimana kalau seandainya dia hanya membagikan 10% dari 10 juta itu kepada Anda dan menyimpan 90% sisanya? Kemungkinan besar Anda tidak akan suka dengan skenario itu, kendati jumlah uang yang Anda terima sama persis dengan skenario pertama dan Anda sama-sama mendapatkannya secara cuma-cuma.

Eksperimen seperti di atas sudah pernah dilakukan berulang kali oleh para pakar ilmu perilaku dan dikenal dengan istilah “ultimatum game”. Hasilnya selalu konsisten, orang umumnya menolak mendapatkan upah yang lebih rendah dengan orang lain bahkan ketika upah itu diberikan cuma-cuma. Perilaku unik yang tampaknya hanya dijumpai pada spesies manusia. Primata lain, seperti simpanse misalnya, tidak peduli seberapa banyak individu lain dalam kelompoknya mendapat pisang, yang penting dirinya sendiri mendapatkan pisang itu.

Perilaku manusia seperti di atas membuktikan bahwa ada semacam “sense of fairness” dalam otak kita yang dibawa sejak lahir. Bagian otak yang bertanggungjawan terhadap “sense of fairness” atau “rasa keadilan” ini seandainya teraktivasi akan mengirimkan sinyal hambatan ke bagian otak lain supaya menolak upah yang bakal didapatkan seandainya upah itu dinilai tidak sepadan dengan usaha yang telah dikeluarkan. Tak mendapatkan apa-apa tampaknya terasa lebih mulia daripada merasa ‘murahan’.

Sementara di kutubnya yang ekstrim, manusia bukan hanya menolak upah yang menurutnya tidak adil, namun bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri demi menghukum siapapun yang dinilai berlaku tidak adil, curang, atau tidak jujur. Dua orang pakar ilmu perilaku dan ekonomi dari Swiss, Ernst Fehr dan Simon Gächter pada tahun 2002 pernah merancang sebuah eksperimen untuk membuktikan hal itu.

Fehr dan Gächter mengumpulkan sejumlah subyek dewasa, memberikan mereka sejumlah koin yang bisa dikonversi menjadi sejumlah uang. Mereka diminta untuk memasukkan koin itu ke dalam sebuah pot. Di akhir ronde, jumlah koin yang terkumpul di dalam pot akan diuangkan lalu uangnya dibagi rata ke seluruh subyek. Tidak ada aturan tentang berapa jumlah koin yang harus dimasukkan ke dalam pot oleh masing-masing subyek. Subyek bisa saja menyumbangkan semua koinnya, sebagian, atau bahkan tidak sama sekali. Memang strategi yang paling menguntungkan bagi keseluruhan kelompok adalah apabila masing-masing subyek bersepakat memyumbangkan koinnya sama rata, namun tidak semua subyek berpikiran sama. Ada di kalangan subyek yang tidak ingin menyumbangkan apa-apa tapi ingin numpang laba dari koin subyek lain. Mereka disebut dengan kaum “freeloader”, ‘freerider”, benalu atau pengemplang.

Nah yang menarik, ada ‘plot twist’ yang disediakan oleh Fehr dan Gächter. Ketika satu ronde selesai, Fehr dan Gächter mengumumkan siapa menyumbang berapa dan siapa saja yang berlaku sebagai benalu. Kini, Fehr dan Gächter memberikan piliihan pada mereka yang telah menyumbang, apakah mereka akan membiarkan para benalu ini atau menghukum mereka dengan cara memberikan denda. Mereka yang memilih memberikan denda kepada para benalu harus menyerahkan uangnya sendiri. Jadi ada dua opsi bagi subyek jujur, mereka bisa memilih membiarkan benalu tapi uangnya sendiri utuh, atau menghukum denda para benalu sementara uangnya sendiri habis.

Secara statistik, ternyata subyek lebih memilih untuk menghukum para benalu meski harus berkorban. Lagi-lagi ‘sense of fairness’ bekerja di dalam otak mereka. Orang lebih memilih sama-sama tidak mendapatkan apa-apa daripada melihat tetangganya lebih kaya padahal sama-sama nganggur.

Eksperimen-eksperimen di atas tampaknya menjelaskan mengapa orang dengan ‘senang hati’ meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan bahkan uangnya untuk menghujat, menghukum, atau membully para bos lembaga amal yang hidup bergelimang harta. Perilaku para bos itu mengusik ‘sense of fairness’ dalam otak kita semua. Bagi kita, mereka adalah ‘freeloader’ atau ‘freerider’ yang posisinya setara dengan para pengemplang pajak.

Sense of fairness adalah salah satu elemen penting yang ikut menjamin perilaku kooperatif individu dalam kehidupan sosial kelompok namun juga menjamin individu yang bersangkutan tidak jatuh ke dalam interaksi yang sifatnya eksploitatif.

Hendy Wijaya: Takeda Research Fellow at Diabetes and Endocrinology Laboratory di Kobe University. University Lecturer di Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dan Clinical Research Consultant di PT. Lautan Natural Krimerindo (LNK)

Tags: Hendy WijayaSense of Fairness
Iklan Iklan Iklan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Laos dan Malaysia Balaskan Pemain Sepak Bola Gajah di AFF U-19 2022

Next Post

Oligarki Industri Jurnalistik

Redaksi PortalNusa

Redaksi PortalNusa

Jendela Informasi Nusantara

Related Posts

Hari Kunjungan Perpustakaan Dispusip Kabupaten Bandung Diisi Apresiasi dan Kolaborasi Literasi

by Amran H.
16 September 2026
0
29

PortalNusa.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bandung menggelar Hari Kunjungan Perpustakaan di kantor Dispusip Kabupaten Bandung, Soreang, Rabu...

AKSI ESTETIK SENIMAN MENGGEDOR KESADARAN

AKSI ESTETIK SENIMAN MENGGEDOR KESADARAN

by Doddi Ahmad Fauji
29 August 2026
0
19

Bandung, | Menyikapi kondisi sosial kultur yang makin enigmatik, seperti jalan bercabang-cabang, namun semuanya tampak samar bahkan menakutkan, sejumlah seniman...

TBM Auliyaa Gelar Lokakarya Menulis Cerpen dari Banpem Komlit

by Amran H.
23 August 2026
0
31

BANDUNG — Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Auliyaa menjadi satu-satunya penerima Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Literasi (Banpem Komlit) tahun anggaran 2026...

Next Post
Oligarki Industri Jurnalistik

Oligarki Industri Jurnalistik

Dari Soedjatmoko Kepada Agamawan

Dari Soedjatmoko Kepada Agamawan

Kemenpora Bersama BAPPENAS, BPS dan Kemendagri Laksanakan Kegiatan Konsolidasi Data Indeks Pembangunan Pemuda (IPP)

Kemenpora Bersama BAPPENAS, BPS dan Kemendagri Laksanakan Kegiatan Konsolidasi Data Indeks Pembangunan Pemuda (IPP)

Lee Joon Gi, Si Ganteng Korea Paket Komplit

Lee Joon Gi, Si Ganteng Korea Paket Komplit

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • Menang Kasasi, SPN Buka Jalan Kompromi dengan PT Solusi Bangun Indonesia

    Menang Kasasi, SPN Buka Jalan Kompromi dengan PT Solusi Bangun Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delegasi Dubai Kunjungi Kabupaten Bandung Barat, KADIN KBB Dorong Investasi dan Pariwisata Berkelas Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

25 September 2026
3
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

25 September 2026
2
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

25 September 2026
2
Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

25 September 2026
1

RSS feed: PortalNusa Youtube PortalNusa Youtube

  • 6 Agustus 2026 6 August 2026
  • Kondisi Ciliwung bendungan Katulampa tadi siang seperti ini.."Waspada kemarau panjang " 23 July 2026
  • Datangi Dewan Pers, Mahmud Marhaba: PJS Resmi Menjadi Calon Konstituen Dewan Pers. 23 July 2026
  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
  • Bahlil Buat Gaduh Penjualan Gas Subsidi, Seekor Ular Okupasi Gudang Agen Gas LPG di Kab. Mamuju 4 February 2025
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?