• Latest
Mengenal Sense of Fairness

Mengenal Sense of Fairness

14 July 2022
Pemkot Cirebon Matangkan Rencana WFH Bagi ASN, Berlaku Mulai Jumat Depan

Pemkot Cirebon Matangkan Rencana WFH Bagi ASN, Berlaku Mulai Jumat Depan

1 April 2026
Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Memanas, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Memanas, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari

31 March 2026
ADVERTISEMENT
Warga Cirebon Serbu SPBU Jelang Kenaikan Harga BBM per 1 April

Warga Cirebon Serbu SPBU Jelang Kenaikan Harga BBM per 1 April

31 March 2026
Danramil Astanajapura Tinjau Pembangunan KDMP Rawaurip

Danramil Astanajapura Tinjau Pembangunan KDMP Rawaurip

31 March 2026
Efendi Edo Serahkan SK dan Ambil Sumpah Ratusan ASN Pemkot Cirebon

Efendi Edo Serahkan SK dan Ambil Sumpah Ratusan ASN Pemkot Cirebon

31 March 2026
Atasi Sampah Liar 100 Meter di Jalur Pelayangan, Camat Ciledug Ancam Sanksi Denda

Atasi Sampah Liar 100 Meter di Jalur Pelayangan, Camat Ciledug Ancam Sanksi Denda

31 March 2026
Rencana KBM Lima Hari di SD Kota Cirebon, Disdik Masih Tunggu Regulasi Pusat

Rencana KBM Lima Hari di SD Kota Cirebon, Disdik Masih Tunggu Regulasi Pusat

31 March 2026
Dari Urus Parkir Jadi Urus KTP. Andi Armawan Kini Nakhodai Disdukcapil Kota Cirebon

Dari Urus Parkir Jadi Urus KTP. Andi Armawan Kini Nakhodai Disdukcapil Kota Cirebon

31 March 2026
Perkuat Sinergi Pembangunan, Pemdes Sumber Kidul Gelar Halalbihalal Pasca-Lebaran

Perkuat Sinergi Pembangunan, Pemdes Sumber Kidul Gelar Halalbihalal Pasca-Lebaran

30 March 2026
Perkuat Sinergi di Gedung Sate, Wawali Cirebon Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Riil Masyarakat

Perkuat Sinergi di Gedung Sate, Wawali Cirebon Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Riil Masyarakat

30 March 2026
Gelar Haul Ki Gede Mundu, Warga Mundupesisir Pererat Silaturahmi dan Jaga Tradisi Cagar Budaya

Gelar Haul Ki Gede Mundu, Warga Mundupesisir Pererat Silaturahmi dan Jaga Tradisi Cagar Budaya

30 March 2026
Kejar Target WTP Lagi, Pemkot Cirebon Resmi Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jabar

Kejar Target WTP Lagi, Pemkot Cirebon Resmi Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jabar

30 March 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Wednesday, April 1 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah

    Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah

    IKADA UNJ Gelar Webinar Motivasi Ramadhan, Tekankan Spiritualitas sebagai Pondasi Kebangsaan

    IKADA UNJ Gelar Webinar Motivasi Ramadhan, Tekankan Spiritualitas sebagai Pondasi Kebangsaan

    Antusiasme Tinggi, BI Cirebon Siapkan Rp3,89 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

    PT. Chinli Gelar Donasi Sembako di Desa Damarguna

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    SMK Muhammadiyah Lemahabang Kembali Jadi Rujukan Studi Banding Sekolah Binaan Yamaha.

    Mantan Dirut BUMD Pandji Amiarsa Dilantik Jadi Dekan FH Untag. Bawa Misi Perubahan

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah

    Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah

    IKADA UNJ Gelar Webinar Motivasi Ramadhan, Tekankan Spiritualitas sebagai Pondasi Kebangsaan

    IKADA UNJ Gelar Webinar Motivasi Ramadhan, Tekankan Spiritualitas sebagai Pondasi Kebangsaan

    Antusiasme Tinggi, BI Cirebon Siapkan Rp3,89 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

    PT. Chinli Gelar Donasi Sembako di Desa Damarguna

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    SMK Muhammadiyah Lemahabang Kembali Jadi Rujukan Studi Banding Sekolah Binaan Yamaha.

    Mantan Dirut BUMD Pandji Amiarsa Dilantik Jadi Dekan FH Untag. Bawa Misi Perubahan

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Opini

Mengenal Sense of Fairness

Redaksi PortalNusa by Redaksi PortalNusa
14 July 2022
in Opini, Sosial Budaya
0
Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

Oleh: Hendy Wijaya*

Seorang kawanku, sebut saja si A, pernah mengeluh bahwa ia diperlakukan tidak adil oleh rekan kerjanya. Pasalnya, ia hanya dihargai murah untuk proyek kerja yang dilimpahkan kepadanya. Padahal, ia sedari awal malah sudah berencana bekerja gratisan sebagai bentuk ketulusan seorang kawan. Lah? Anda bingung? Kerja gratis mau, tapi dibayar kok malah ogah?

Kejadian semacam ini pasti sering Anda dengar, atau malah Anda alami sendiri, di mana seseorang justru lebih memilih tidak dibayar sama sekali atas jerih payahnya daripada dibayar murah.

Sekarang aku akan coba melakukan sedikit eksperimen kepada para pembaca postingan ini. Maukah Anda terima uang satu juta rupiah secara cuma-cuma sekarang? Hampir pasti Anda mau. Enak to? Anda tidak ngapa-ngapain eh dapat uang satu juta rupiah. Hanya orang gendeng yang tidak mau.

Bagaimana kalau skenarionya saya ubah sedikit. Alih-alih saya berikan uang satu juta rupiah itu kepada Anda secara langsung, saya tawari orang di samping Anda uang sepuluh juta. Dia boleh menyimpan uang itu dengan catatan ia harus mau berbagi kepada Anda berpapun yang dia mau. Bagaimana kalau seandainya dia hanya membagikan 10% dari 10 juta itu kepada Anda dan menyimpan 90% sisanya? Kemungkinan besar Anda tidak akan suka dengan skenario itu, kendati jumlah uang yang Anda terima sama persis dengan skenario pertama dan Anda sama-sama mendapatkannya secara cuma-cuma.

Eksperimen seperti di atas sudah pernah dilakukan berulang kali oleh para pakar ilmu perilaku dan dikenal dengan istilah “ultimatum game”. Hasilnya selalu konsisten, orang umumnya menolak mendapatkan upah yang lebih rendah dengan orang lain bahkan ketika upah itu diberikan cuma-cuma. Perilaku unik yang tampaknya hanya dijumpai pada spesies manusia. Primata lain, seperti simpanse misalnya, tidak peduli seberapa banyak individu lain dalam kelompoknya mendapat pisang, yang penting dirinya sendiri mendapatkan pisang itu.

Perilaku manusia seperti di atas membuktikan bahwa ada semacam “sense of fairness” dalam otak kita yang dibawa sejak lahir. Bagian otak yang bertanggungjawan terhadap “sense of fairness” atau “rasa keadilan” ini seandainya teraktivasi akan mengirimkan sinyal hambatan ke bagian otak lain supaya menolak upah yang bakal didapatkan seandainya upah itu dinilai tidak sepadan dengan usaha yang telah dikeluarkan. Tak mendapatkan apa-apa tampaknya terasa lebih mulia daripada merasa ‘murahan’.

Sementara di kutubnya yang ekstrim, manusia bukan hanya menolak upah yang menurutnya tidak adil, namun bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri demi menghukum siapapun yang dinilai berlaku tidak adil, curang, atau tidak jujur. Dua orang pakar ilmu perilaku dan ekonomi dari Swiss, Ernst Fehr dan Simon Gächter pada tahun 2002 pernah merancang sebuah eksperimen untuk membuktikan hal itu.

Fehr dan Gächter mengumpulkan sejumlah subyek dewasa, memberikan mereka sejumlah koin yang bisa dikonversi menjadi sejumlah uang. Mereka diminta untuk memasukkan koin itu ke dalam sebuah pot. Di akhir ronde, jumlah koin yang terkumpul di dalam pot akan diuangkan lalu uangnya dibagi rata ke seluruh subyek. Tidak ada aturan tentang berapa jumlah koin yang harus dimasukkan ke dalam pot oleh masing-masing subyek. Subyek bisa saja menyumbangkan semua koinnya, sebagian, atau bahkan tidak sama sekali. Memang strategi yang paling menguntungkan bagi keseluruhan kelompok adalah apabila masing-masing subyek bersepakat memyumbangkan koinnya sama rata, namun tidak semua subyek berpikiran sama. Ada di kalangan subyek yang tidak ingin menyumbangkan apa-apa tapi ingin numpang laba dari koin subyek lain. Mereka disebut dengan kaum “freeloader”, ‘freerider”, benalu atau pengemplang.

Nah yang menarik, ada ‘plot twist’ yang disediakan oleh Fehr dan Gächter. Ketika satu ronde selesai, Fehr dan Gächter mengumumkan siapa menyumbang berapa dan siapa saja yang berlaku sebagai benalu. Kini, Fehr dan Gächter memberikan piliihan pada mereka yang telah menyumbang, apakah mereka akan membiarkan para benalu ini atau menghukum mereka dengan cara memberikan denda. Mereka yang memilih memberikan denda kepada para benalu harus menyerahkan uangnya sendiri. Jadi ada dua opsi bagi subyek jujur, mereka bisa memilih membiarkan benalu tapi uangnya sendiri utuh, atau menghukum denda para benalu sementara uangnya sendiri habis.

Secara statistik, ternyata subyek lebih memilih untuk menghukum para benalu meski harus berkorban. Lagi-lagi ‘sense of fairness’ bekerja di dalam otak mereka. Orang lebih memilih sama-sama tidak mendapatkan apa-apa daripada melihat tetangganya lebih kaya padahal sama-sama nganggur.

Eksperimen-eksperimen di atas tampaknya menjelaskan mengapa orang dengan ‘senang hati’ meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan bahkan uangnya untuk menghujat, menghukum, atau membully para bos lembaga amal yang hidup bergelimang harta. Perilaku para bos itu mengusik ‘sense of fairness’ dalam otak kita semua. Bagi kita, mereka adalah ‘freeloader’ atau ‘freerider’ yang posisinya setara dengan para pengemplang pajak.

Sense of fairness adalah salah satu elemen penting yang ikut menjamin perilaku kooperatif individu dalam kehidupan sosial kelompok namun juga menjamin individu yang bersangkutan tidak jatuh ke dalam interaksi yang sifatnya eksploitatif.

Hendy Wijaya: Takeda Research Fellow at Diabetes and Endocrinology Laboratory di Kobe University. University Lecturer di Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dan Clinical Research Consultant di PT. Lautan Natural Krimerindo (LNK)

Tags: Hendy WijayaSense of Fairness
Previous Post

Laos dan Malaysia Balaskan Pemain Sepak Bola Gajah di AFF U-19 2022

Next Post

Oligarki Industri Jurnalistik

Redaksi PortalNusa

Redaksi PortalNusa

Jendela Informasi Nusantara

Related Posts

Gelar Haul Ki Gede Mundu, Warga Mundupesisir Pererat Silaturahmi dan Jaga Tradisi Cagar Budaya

Gelar Haul Ki Gede Mundu, Warga Mundupesisir Pererat Silaturahmi dan Jaga Tradisi Cagar Budaya

by Redaksi PortalNusa
30 March 2026
0
3

Portalnusa.id – Ratusan warga memadati Kompleks Pemakaman Keramat Syekh Kilobama, Desa Mundupesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, pada Senin (30/3/2026). Kehadiran...

Tokoh Agama Desak Pemerintah Cirebon Tunda Pembagian Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan hingga Sore Hari

by Redaksi PortalNusa
26 February 2026
0
1

Portalnusa.id – Perdebatan mengenai teknis pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan mulai mencuat di tingkat akar rumput. Seorang...

Wakil Wali Kota Cirebon Sumbangkan Gaji Setahun untuk Perbaikan Rumah Warga

Wakil Wali Kota Cirebon Sumbangkan Gaji Setahun untuk Perbaikan Rumah Warga

by Redaksi PortalNusa
13 January 2026
0
18

Portalnusa.id - Kepedulian nyata datang dari Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Siti Farida Rosmawati SPdI. Minggu pagi, 11 Januari 2026...

Next Post
Oligarki Industri Jurnalistik

Oligarki Industri Jurnalistik

Dari Soedjatmoko Kepada Agamawan

Dari Soedjatmoko Kepada Agamawan

Kemenpora Bersama BAPPENAS, BPS dan Kemendagri Laksanakan Kegiatan Konsolidasi Data Indeks Pembangunan Pemuda (IPP)

Kemenpora Bersama BAPPENAS, BPS dan Kemendagri Laksanakan Kegiatan Konsolidasi Data Indeks Pembangunan Pemuda (IPP)

Lee Joon Gi, Si Ganteng Korea Paket Komplit

Lee Joon Gi, Si Ganteng Korea Paket Komplit

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • Pemerintah Blokir Akun Medsos Anak : Komitmen Keluarga Diperlukan

    Pemerintah Blokir Akun Medsos Anak : Komitmen Keluarga Diperlukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisata Malam Cirebon Kian Berwarna: Lumi Land di Goa Sunyaragi Jadi Magnet Wisatawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danramil Astanajapura Tinjau Pembangunan KDMP Rawaurip

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atasi Sampah Liar 100 Meter di Jalur Pelayangan, Camat Ciledug Ancam Sanksi Denda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Memanas, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pemkot Cirebon Matangkan Rencana WFH Bagi ASN, Berlaku Mulai Jumat Depan

Pemkot Cirebon Matangkan Rencana WFH Bagi ASN, Berlaku Mulai Jumat Depan

1 April 2026
2
Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Memanas, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Memanas, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari

31 March 2026
18
Warga Cirebon Serbu SPBU Jelang Kenaikan Harga BBM per 1 April

Warga Cirebon Serbu SPBU Jelang Kenaikan Harga BBM per 1 April

31 March 2026
1
Danramil Astanajapura Tinjau Pembangunan KDMP Rawaurip

Danramil Astanajapura Tinjau Pembangunan KDMP Rawaurip

31 March 2026
28

RSS PortalNusa Youtube

  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
  • Bahlil Buat Gaduh Penjualan Gas Subsidi, Seekor Ular Okupasi Gudang Agen Gas LPG di Kab. Mamuju 4 February 2025
  • Dosen ASN Gaduh karena Disebut Bukan Pegawai 4 February 2025
  • Kondisi Warga Kp. Sidang Hayu, Desa Curugluhur, Kec. Sagaranten, Sukabumi pasca banjir bandang 4/12 9 December 2024
  • Aspirasi Masyarakat terdampak banjir Sukabumi 04/12, 9 December 2024
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?