Portalnusa.id — Mulai Selasa (11/8/2026), pusat aktivitas Sekretariat Daerah (Setda) resmi berkantor di dalam kawasan mal, tepatnya di Grage City Mall (GCM). Langkah ini melampaui sekadar solusi sementara atas renovasi gedung Setda di Jalan Siliwangi; ini adalah eksperimen tata kota untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan komersial sekaligus mendekatkan negara kepada warganya.
Penggabungan pusat pemerintahan dan pusat perbelanjaan ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih inklusif dan tidak menegangkan. Masyarakat yang ingin mengurus administrasi birokrasi kini dapat menikmati fasilitas ruang tunggu yang lebih nyaman, ramah keluarga, serta terintegrasi dengan berbagai aktivitas ekonomi.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa transformasi fungsi ruang ini merupakan bentuk adaptasi pelayanan publik masa kini.
Hari Selasa besok adalah hari pertama aktivitas pelayanan pemerintahan Kota Cirebon, khususnya di gedung Setda, yang dipindahkan sementara ke Grage City Mall. Saya, Bu Wakil Wali Kota, Pak Sekda, beserta seluruh staf Setda akan mulai berkantor dan bekerja di GCM,” ujar Effendi Edo.
Momentum perpindahan ini juga dimanfaatkan pengelola kawasan bersama pemerintah daerah untuk merombak total wajah GCM melalui re-launching dengan konsep baru. Inisiatif ini memadukan fungsi pelayanan birokrasi, pusat belanja, dan ruang publik interaktif dalam satu atap.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, menjelaskan bahwa kepindahan operasional ini diresmikan bersamaan dengan agenda strategis penanganan bencana daerah.
“Rencananya besok Pak Wali akan meresmikan kepindahan kantor dari Jalan Siliwangi 84 ke GCM. Per Selasa, 11 Agustus 2026, kami resmi berkantor di sana,” tutur Iing Daiman.
Mengenai detail kejutan konsep baru yang diusung oleh GCM, Iing memilih untuk menyimpannya hingga acara peluncuran resmi.
“Nanti besok akan diumumkan saat re-launching. Kalau disampaikan sekarang, nanti tidak jadi kejutan (surprise),” pungkas Iing.
Melalui pendekatan interaksi publik yang baru ini, Kota Cirebon menjadi pelopor dalam mengintegrasikan fungsi tata kelola pemerintahan dengan revitalisasi pusat perekonomian daerah.

































Discussion about this post