PortalNusa.ID, Sukabumi – PT Sariak Minera Utami menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar dengan memberikan bantuan kepada Komar (61), warga Kampung Cijambe RT 019/RW 004, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, yang rumahnya mengalami kebakaran.
Kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 13.20 WIB. Rumah Komar dan istrinya, Komsih (56), berukuran sekitar 5×8 meter mengalami kerusakan berat. Api dengan cepat melahap bangunan hingga rumah beserta sebagian besar barang milik korban tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan informasi sementara dari Pemerintah Desa Nangerang, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Saat kejadian, Komar sedang berada di musala untuk menunaikan salat Dzuhur, sementara Komsih berada di kebun yang tidak jauh dari rumah. Keduanya selamat dan untuk sementara mengungsi di rumah anaknya.

Kobaran api juga sempat merembet ke rumah warga lainnya, yakni Diki, yang mengalami kerusakan ringan. Api kemudian berhasil dipadamkan oleh warga sekitar. Penanganan dan assessment di lokasi turut melibatkan Tagana Jampangtengah, Pemerintah Desa Nangerang, unsur Polsek, Koramil, serta masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah tersebut, PT Sariak Minera Utami kemudian menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada Komar dan keluarganya.
Bantuan diserahkan oleh perwakilan PT Sariak Minera Utami, yakni Eka Ginanjar dan Solihin. Dalam kesempatan tersebut, pihak perusahaan juga menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas musibah kebakaran yang dialami Komar dan keluarganya.
Sementara itu, Nirwan Setiawan atau yang akrab disapa Kang Iwong selaku koordinator lapangan menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian PT Sariak Minera Utami terhadap warga di sekitar wilayah perusahaan.
“Ini merupakan salah satu bukti kepedulian PT Sariak Minera Utami terhadap warga sekitar, khususnya ketika ada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Nirwan Setiawan.
Pasca kebakaran, Komar dan Komsih masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang miliknya akibat musibah tersebut.

































Discussion about this post