Portalnusa.id — Lazimnya, ajang pemilihan duta daerah berfokus pada promosi potensi seni, budaya, dan pariwisata. Namun, Pemerintah Kota Cirebon bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon terobosan baru dengan memperluas peran Jaka Rara menjadi Duta Literasi Keuangan.
Melalui program Jaka Rara Financial Academy, para finalis tidak hanya dibekali pengetahuan budaya, melainkan juga materi perencanaan finansial, pengelolaan uang bijak, serta perlindungan konsumen. Pembekalan ini tak sekadar teori; para finalis langsung diterjunkan ke tiap-tiap kelurahan di Kota Cirebon untuk mengedukasi warga secara langsung.
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar kegiatan literasi tidak berhenti sebagai sosialisasi formal, melainkan menjadi gerakan nyata berbasis anak muda.
“Kami ingin literasi keuangan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan generasi muda yang cakap keuangan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Agus Muntholib.
Ia menambahkan, kedekatan dan kemampuan komunikasi generasi muda menjadi kunci utama agar materi keuangan dapat dicerna lebih mudah oleh warga di tingkat lokal.
“Mereka tidak hanya menjadi representasi budaya dan pariwisata Kota Cirebon, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya merencanakan keuangan, mengelola keuangan secara bijak, dan menjaga kesehatan finansial,” tegasnya.
Sebagai wujud apresiasi atas aksi lapangan tersebut, OJK Cirebon dan Pemkot Cirebon menobatkan Muftikha (Kelurahan Sunyaragi) dan Ari Putra Hardigaluh (Kelurahan Pekiringan) sebagai Duta Literasi Keuangan Terbaik Jaka Rara Tahun 2026 pada malam Grand Final. Penilaian didasarkan pada pemahaman materi, keaktifan, hingga frekuensi edukasi yang berhasil dilaksanakan di masyarakat.
Guna memastikan dampak jangka panjang, OJK Cirebon bersama Pemkot Cirebon tengah mendorong penyusunan regulasi khusus agar Jaka Rara Financial Academy resmi menjadi kurikulum pembinaan rutin bagi ajang Jaka Rara di tahun-tahun mendatang.
































Discussion about this post