Portalnusa.id – CEO Grage Group, Dekon Gunawan Boediman, menegaskan komitmennya untuk mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya para pengrajin batik lokal. Hal tersebut disampaikannya pada Selasa (11/8/2026).
Dekon menyampaikan harapannya agar Grage City Mall/Hub dapat menjadi wadah yang mengangkat derajat dan daya saing para pelaku UMKM lokal. Menurutnya, banyak pelaku usaha yang memiliki produk berkualitas tetapi terkendala tempat untuk memasarkannya.
“Saya berharap Grage City Hub ini salah satunya saya ingin mengangkat UMKM-UMKM, terutama batik ya. Bagaimana pamornya bisa naik, bagaimana pengrajinnya bisa naik, dan segala macam,” ujar Dekon Gunawan Boediman.
Ia juga menekankan pentingnya peran manajemen internal dalam memanfaatkan fasilitas yang ada demi menciptakan kesetaraan ekonomi. Dekon secara khusus menitipkan pesan kepada jajaran manajemen untuk memfasilitasi para pelaku usaha kecil.
“Saya juga menitipkan kepada Pak Hendra selaku GM di sini dan Mba Yuliani selaku Humas, manfaatkan tempat ini untuk kepentingan UMKM. Sehingga equalism daripada ekonomi ini bisa sejajar dan setara. Mereka yang selama ini barangnya bagus, produksinya bagus, tapi enggak ada tempat untuk dilihat, kita ingin mencoba menyampaikan bahwasanya di Grage ini kita mau membantu,” tegasnya.
Dekon menegaskan bahwa penyesuaian fungsi ruang komersial merupakan respons atas tuntutan mobilitas warga.
”Kami menyadari penuh bahwa fungsi ruang komersial harus bergerak dinamis mengikuti pola hidup Masyarakat saat ini. Orang-orang mencari tempat yang bisa mengakomodasi semua kebutuhan mereka dalam satu waktu. Mulai dari kebutuhan sosial, hiburan, ruang kerja kreatif, hingga interaksi dengan layanan publik,” ujar Dekon.
Lebih lanjut, Dekon menyoroti perubahan pola bisnis di era modern. Menurutnya, era konglomerasi kini telah bergeser menuju era kolaborasi yang mengedepankan gagasan dan strategi inovatif.
“Enggak ada lagi zamannya seperti 10–15 tahun yang lalu. Enggak ada yang namanya konglomerasi, yang ada kolaborasi. Siapa yang mempunyai ide baik, siapa yang mempunyai strategi baik, dialah yang akan menguasai masa depan. Kira-kira itulah mentransformkan dari mall menjadi hub,” pungkasnya.
Selain menampung pusat pelayanan pemerintahan, kawasan ini didukung fasilitas kreatif seperti Amphitheatre dan Stage-Ku sebagai wadah seni budaya, ekspresi komunitas, konser, serta tren gaya hidup modern. Integrasi antara retail, fasilitas publik, dan ruang kreatif ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menyediakan ruang beraktivitas yang nyaman dan inklusif bagi masyarakat.





























Discussion about this post