PortalNusa.id, Bandung – Ratusan warga Jawa Barat berkumpul di depan Gedung Merdeka, Bandung, dalam aksi solidaritas untuk Palestina, bertepatan dengan peringatan Hari Al Quds Internasional yang jatuh pada Jumat terakhir bulan Ramadan, 28/03. Peringatan ini merupakan agenda tahunan yang dicetuskan oleh Ayatollah Khomeini sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan Israel.
Aksi ini digelar oleh massa gabungan YES Indonesia (Youth’s Empathy and Solidarity) dan BARQ (Barisan Aliansi Relawan Al Quds) serta berlangsung serentak di 17 kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Semarang. Para peserta, termasuk yang datang dari luar Bandung seperti Cirebon, menyuarakan dukungan melalui yel-yel kebangsaan dan orasi yang membangkitkan semangat perlawanan terhadap penjajahan.
Kecaman terhadap Kemunafikan Barat
Dalam orasinya, Husein Al Habsyi dari YES Indonesia menyoroti standar ganda negara-negara Barat yang di satu sisi lantang menyuarakan hak asasi manusia (HAM) di forum internasional, namun di sisi lain diam terhadap genosida dan agresi militer yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
Husein juga mengajak Pemerintah Indonesia serta negara-negara Muslim untuk menolak normalisasi hubungan dengan Israel. Selain itu, ia menegaskan pentingnya memperkuat gerakan boikot produk-produk zionis dengan beralih ke produk lokal sebagai bentuk perlawanan ekonomi terhadap penjajahan.
Delapan Pernyataan Sikap Presidium BARQ
Sebagai bagian dari aksi, Presidium BARQ mengeluarkan delapan pernyataan sikap, antara lain:
- Mengecam keras segala bentuk penjajahan dan agresi militer yang dilakukan Israel serta menyebutnya sebagai genosida terstruktur.
- Menuntut pencabutan blokade total atas Gaza, yang telah menyebabkan penderitaan massal bagi rakyat Palestina.
- Menyambut baik vonis Pengadilan Kriminal Internasional terhadap tokoh-tokoh yang dianggap sebagai penjahat perang, termasuk Benjamin Netanyahu, serta mendesak pengadilan bagi semua pelaku kejahatan perang.
- Mengajak masyarakat dunia untuk memperluas gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap entitas yang mendukung penjajahan Israel.
- Mengutuk standar ganda negara-negara Barat yang mendukung agresi Israel melalui bantuan senjata dan ekonomi.
- Mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk membebaskan tanah air mereka dari pendudukan.
- Mendesak PBB, OKI, dan komunitas internasional agar memberikan keanggotaan penuh bagi Palestina serta menjatuhkan sanksi terhadap Israel.
- Menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Indonesia atas konsistensinya dalam membela hak-hak rakyat Palestina.
Aksi Solidaritas yang Nyata
Lebih dari sekadar demonstrasi simbolis, aksi Yaumul Quds di Bandung menegaskan bahwa perjuangan untuk keadilan dan hak asasi manusia harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Para peserta menyerukan tekanan politik dan diplomatik terhadap Israel, serta mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam gerakan boikot dan kampanye kesadaran publik.
Dengan semangat solidaritas yang menggelora, peringatan Hari Al Quds di Bandung memberikan momentum bagi masyarakat untuk terus menyuarakan dukungan bagi Palestina, mendidik publik, serta mendorong langkah-langkah strategis dalam menentang penindasan.
Reporter: Ali Morzeta




































Discussion about this post