Oleh: Yudi (Pengajar di Bekasi)
Halal bihalal bukan sekadar tradisi seremonial usai Ramadhan. Lebih dari itu, ia menjadi sarana perekat sosial yang membangun kembali komunikasi yang mungkin telah lama terputus. Tradisi ini menjadi jembatan yang mempertemukan kembali sahabat lama, mempererat hubungan, serta membangkitkan kenangan masa lalu yang penuh makna.
Salah satu contoh nyata terlihat dalam kegiatan Halal Bihalal (HBH) yang dilakukan oleh alumni SMP Negeri 1 Karangampel. Tahun ini, mereka berkumpul di kediaman Bu Guru Darmi di Juntiweden Blok Walad. Acara ini sederhana, namun justru di situlah letak kehangatannya. Tidak perlu kemewahan atau perencanaan yang rumit—cukup keikhlasan dan kebersamaan yang membuat momen ini begitu berarti.
H. Abdul Ghofar, alumni tahun 1984, menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan acara seperti ini. Jangan sampai Halal Bihalal alumni hanya menjadi sebuah kenangan, lalu perlahan pudar dan hilang begitu saja. Bagaimanapun juga, di era digital ini, komunikasi sering kali hanya terjadi melalui layar ponsel. Keakraban yang sejati, tatap muka yang penuh kehangatan, dan cerita-cerita yang mengalir alami tak dapat tergantikan oleh teknologi.
Selain sebagai ajang silaturahmi, Halal Bihalal alumni juga berfungsi sebagai sarana bertukar informasi dan membangun jejaring. Kehadiran alumni dari berbagai daerah, seperti Tangerang, Purwokerto, Kuningan, Cirebon, Jakarta, hingga Bekasi, menunjukkan betapa kuatnya ikatan yang terjalin sejak masa sekolah. Ini adalah bukti bahwa persahabatan yang dibangun di bangku sekolah mampu bertahan melewati perjalanan waktu.
Tentu, ada tantangan dalam menjaga tradisi ini tetap hidup. Kesibukan masing-masing individu sering kali menjadi alasan utama sulitnya berkumpul. Namun, jika ada niat, waktu selalu bisa disisihkan. Seperti yang dilakukan alumni SMP Negeri 1 Karangampel ini, mereka membuktikan bahwa sesibuk apa pun, menjaga hubungan baik dengan teman lama adalah sesuatu yang layak diperjuangkan.
Halal Bihalal bukan hanya tentang nostalgia, tetapi juga tentang menjaga nilai kebersamaan. Momen seperti ini mengajarkan kita bahwa sesungguhnya, hidup bukan hanya tentang pekerjaan atau pencapaian pribadi, tetapi juga tentang menjalin dan merawat hubungan. Karena pada akhirnya, kenangan dan kebersamaan inilah yang akan selalu kita rindukan.



































Discussion about this post