Portalnusa.id – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Agus Mutolib, memberikan edukasi mendalam mengenai literasi keuangan kepada ratusan mahasiswa dalam acara bertajuk “Mahasiswa Cerdas Finansial”, di Universitas Kuningan (UNIKU), Rabu (6/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Agus menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, terutama Kartu Tanda Penduduk (KTP), di tengah maraknya fenomena pinjaman online (pinjol) ilegal.
Agus memperingatkan bahwa mahasiswa merupakan target empuk bagi para pelaku penipuan digital karena catatan keuangan mereka yang masih bersih (BI Checking). Ia menjelaskan betapa bahayanya jika data KTP jatuh ke tangan yang salah.
“Jaga betul KTP Adik-adik, karena KTP hari ini itu lebih mahal daripada emas,” ujar Agus dalam pidatonya.
Ia membandingkan bahwa meski harga emas berada di angka jutaan rupiah, sebuah KTP yang disalahgunakan untuk pengajuan pinjol ilegal bisa menghasilkan dana cair mulai dari Rp15 juta hingga Rp30 juta hanya dari satu aplikasi.
Lebih lanjut, ia memaparkan skema penipuan di mana pelaku hanya membutuhkan foto KTP dan foto wajah asli korban untuk mencairkan dana.
“Caranya adalah saya meminjam KTP, kemudian wajah saya akan diubah dengan filter supaya sesuai dengan foto di KTP. Siapa yang akan ditagih? Adik-adik yang punya KTP,” tegasnya.
Agus juga menyoroti perilaku generasi muda yang terlalu mudah mengunggah foto pribadi atau selfie di media sosial, yang kini sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan verifikasi wajah pada aplikasi keuangan.
Melalui edukasi ini, OJK berharap mahasiswa dapat lebih bijak dalam merencanakan keuangan dan tidak terjebak dalam lingkaran investasi atau pinjaman yang merugikan.
Diketahui Universitas Kuningan (Uniku) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon. Kerja sama ini menjadikan Uniku sebagai mitra utama dalam pelaksanaan Kampanye Nasional Bulan Literasi Keuangan, sebuah langkah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sektor jasa keuangan.
Rektor Uniku Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si.menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan oleh OJK. Menurutnya, peran ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang akan dijalankan dengan penuh komitmen.
”Kami berharap sinergi antara OJK Cirebon dan Universitas Kuningan dapat terus tumbuh dan semakin diperkuat di masa depan,” ujar Rektor dalam sambutannya.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa semester 4 dan 6, yang dipersiapkan menjadi motor penggerak literasi keuangan di tengah masyarakat.
Rektor menekankan bahwa bekal ilmu keuangan ini sangat krusial, terutama menjelang masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di semester akhir nanti.
”Mahasiswa kami harapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berdampak bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kuningan. Saat terjun KKN nanti, mereka diharapkan mampu mengedukasi warga mengenai literasi keuangan,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran rektorat dan pejabat daerah, termasuk Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar yang juga memberikan sesi inspirasi bagi para mahasiswa.
Discussion about this post