Portalnusa.id – Sekretaris DPC PKB Kota Cirebon, Ide Bagus Arief Setiawan (IBAS), memberikan respons tegas menanggapi dinamika hubungan kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.
PKB menekankan bahwa hubungan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota harus berlandaskan pada etika politik dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
IBAS menyatakan bahwa Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, memiliki legitimasi politik dan konstitusional yang setara dalam struktur pemerintahan daerah. Oleh karena itu, pelibatan Wakil Wali Kota (Wawali) dalam pengambilan keputusan strategis, seperti rotasi dan mutasi pejabat, merupakan kewajiban prinsipil. “Pelibatan Wawali bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari prinsip kolektif-kolegial. Apa yang disampaikan Ibu Farida kepada media mengenai minimnya komunikasi harus dibaca sebagai ‘alarm’ etika pemerintahan, bukan sekadar ekspresi personal,” ujar IBAS dalam keterangannya. Sebagai salah satu partai pengusung utama pasangan Edo-Farida pemenang Pilkada 2024, PKB menegaskan bahwa kekuatan pemerintahan lahir dari sinergi, bukan dominasi satu pihak.Menurut IBAS, stabilitas birokrasi sangat bergantung pada kepercayaan antar pimpinan yang dibangun melalui komunikasi terbuka dan saling menghormati komitmen.
Ia menilai sikap terbuka yang ditunjukkan Siti Farida terkait kondisi internal pemerintahan justru merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap profesionalitas ASN dan transparansi sistem. “Kami mendorong semua pihak, termasuk Wali Kota Effendi Edo, untuk melakukan muhasabah (introspeksi). Jangan lupakan bagaimana proses awal dulu mengajak Ibu Farida untuk berjuang bersama di Pilkada,” tegasnya. IBAS secara terbuka mengkritik gaya kepemimpinan yang lebih menonjolkan ego. Menurutnya, selama ego lebih dikedepankan, maka upaya memperkuat pola komunikasi di tubuh pemerintahan akan menemui jalan buntu. “Kepemimpinan yang matang bukan diukur dari siapa yang paling dominan, tetapi dari seberapa kuat kemampuan membangun kebersamaan dalam mengabdi kepada warga kota,” tambah IBAS. PKB Kota Cirebon berkomitmen untuk terus mengawal marwah kepemimpinan daerah yang setara. Hal ini dilakukan demi menjaga mandat rakyat serta memastikan peran strategis Wakil Wali Kota tetap terjaga dalam roda pemerintahan demi kepentingan masyarakat Kota Cirebon.































Discussion about this post