• Latest
Indonesia di Era Prabowo–Gibran: Antara Harapan Besar, Tantangan Global, dan Ujian Geopolitik Dunia

Indonesia di Era Prabowo–Gibran: Antara Harapan Besar, Tantangan Global, dan Ujian Geopolitik Dunia

14 May 2026
Perkuat Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Perkuat Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

9 June 2026
Pemkot Cirebon Buka-bukaan Soal Postur APBD dan Tantangan Pembayaran Gaji ke-13 ASN

Pemkot Cirebon Buka-bukaan Soal Postur APBD dan Tantangan Pembayaran Gaji ke-13 ASN

8 June 2026
ADVERTISEMENT
Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

5 June 2026
Edial Kembali Dilantik, Ketua PMI Kota Cirebon Apresiasi Dukungan Penuh Pemkot dan Sinergi Media

Edial Kembali Dilantik, Ketua PMI Kota Cirebon Apresiasi Dukungan Penuh Pemkot dan Sinergi Media

3 June 2026
Digantikan Anita, Doddy Fokus Kawal Gugatan

Digantikan Anita, Doddy Fokus Kawal Gugatan

3 June 2026

Jalur Heritage, Satpol PP Tertibkan PKL di Yos Sudarso

2 June 2026

Anita Gantikan Doddy Pimpin PPP Kota Cirebon

2 June 2026

BK Sudah Panggil Para Saksi Masih Belum Dapat emutuskan

2 June 2026
Kompak, Mantan Wabup dan Mantan Istri HSG, Berikan Kesaksian di BK DPRD Kota Cirebon

Kompak, Mantan Wabup dan Mantan Istri HSG, Berikan Kesaksian di BK DPRD Kota Cirebon

2 June 2026
Miris, Dinas Yang Dibutuhkan Masyarakat, Minim Fasilitas. Dewan Desak Pemkot Optimalkan Sarpras Damkar

Miris, Dinas Yang Dibutuhkan Masyarakat, Minim Fasilitas. Dewan Desak Pemkot Optimalkan Sarpras Damkar

25 May 2026
Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

25 May 2026
Sukses Jaga Ketertiban Perayaan Persib, KNPI Cirebon Apresiasi Kapolres AKBP Eko Iskandar

Sukses Jaga Ketertiban Perayaan Persib, KNPI Cirebon Apresiasi Kapolres AKBP Eko Iskandar

24 May 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Wednesday, June 10 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perpusnas Perkuat Gerakan Literasi, Relima Bertambah Jadi 360 Orang di 322 Wilayah

    Perpusnas Perkuat Gerakan Literasi, Relima Bertambah Jadi 360 Orang di 322 Wilayah

    Awas Modus Filter Wajah, OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Uniku Jaga Kerahasiaan 

    Awas Modus Filter Wajah, OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Uniku Jaga Kerahasiaan 

    Belum Juga Setahun, Pengaduan Masyarakat ke OJK Cirebon Sudah 900 Aduan

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    SMK Muhammadiyah Lemahabang Kembali Jadi Rujukan Studi Banding Sekolah Binaan Yamaha.

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perpusnas Perkuat Gerakan Literasi, Relima Bertambah Jadi 360 Orang di 322 Wilayah

    Perpusnas Perkuat Gerakan Literasi, Relima Bertambah Jadi 360 Orang di 322 Wilayah

    Awas Modus Filter Wajah, OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Uniku Jaga Kerahasiaan 

    Awas Modus Filter Wajah, OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Uniku Jaga Kerahasiaan 

    Belum Juga Setahun, Pengaduan Masyarakat ke OJK Cirebon Sudah 900 Aduan

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    SMK Muhammadiyah Lemahabang Kembali Jadi Rujukan Studi Banding Sekolah Binaan Yamaha.

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Opini

Indonesia di Era Prabowo–Gibran: Antara Harapan Besar, Tantangan Global, dan Ujian Geopolitik Dunia

Redaksi PortalNusa by Redaksi PortalNusa
14 May 2026
in Opini
0
Troy Evelon P, Ketua Dewan Pembina DPP Pro Jurnalismedia Siber

Troy Evelon P, Ketua Dewan Pembina DPP Pro Jurnalismedia Siber

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

Oleh: Troy Evelon Pomalingo

Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hadir di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Ketegangan geopolitik dunia, perlambatan ekonomi internasional, konflik kawasan Timur Tengah, hingga rivalitas Amerika Serikat dan China menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi Indonesia. Dalam kondisi tersebut, pemerintahan baru ini mencoba membangun citra sebagai pemerintahan yang kuat, cepat, nasionalis, dan berorientasi pada stabilitas nasional.

Namun seperti pemerintahan mana pun, keberhasilan selalu berjalan berdampingan dengan kritik dan kekurangan. Oleh karena itu, menilai pemerintahan Prabowo–Gibran harus dilakukan secara objektif dan ilmiah, dengan melihat aspek politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan keamanan secara menyeluruh.

  1. Tinjauan Politik: Stabilitas Kuat, Tetapi Bayang-Bayang Sentralisasi Kekuasaan

Secara politik, pemerintahan Prabowo–Gibran relatif berhasil menciptakan stabilitas nasional pada awal masa pemerintahan. Koalisi besar yang mendukung pemerintah membuat hubungan antara eksekutif dan legislatif berjalan lebih harmonis dibanding periode politik yang sangat terpolarisasi sebelumnya.

Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo juga relatif tinggi pada tahun pertama pemerintahannya. Survei nasional menunjukkan tingkat approval berada di kisaran 78 persen, terutama karena persepsi publik terhadap ketegasan kepemimpinan, program bantuan sosial, dan isu keamanan nasional.

Di sisi lain, stabilitas politik yang terlalu dominan juga menimbulkan kritik. Beberapa pengamat menilai kuatnya koalisi pemerintah dapat mengurangi kualitas oposisi dan pengawasan demokrasi. Kekhawatiran lain muncul terkait meningkatnya keterlibatan unsur militer dalam beberapa sektor sipil, yang oleh sebagian kalangan dianggap berpotensi menggeser semangat reformasi pasca-1998.

Fenomena ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang berada dalam fase transisi menuju model pemerintahan yang lebih sentralistik dan berorientasi stabilitas nasional. Jika tidak diimbangi penguatan demokrasi dan kebebasan sipil, maka dalam jangka panjang dapat menimbulkan ketegangan politik baru.

  1. Tinjauan Ekonomi: Ambisi Besar, Tetapi Tekanan Fiskal Menjadi Tantangan

Pemerintahan Prabowo–Gibran membawa visi ekonomi yang ambisius, terutama melalui program makan bergizi gratis, swasembada pangan dan energi, industrialisasi nasional, serta penguatan pertahanan negara.

Secara makroekonomi, Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan yang relatif stabil di kisaran 5 persen menurut berbagai proyeksi IMF, Bank Dunia, dan pemerintah Indonesia. Bank Dunia menilai ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah ketidakpastian global dengan dukungan investasi dan konsumsi domestik.

Pemerintah juga mulai mendorong hilirisasi sumber daya alam, industrialisasi berbasis nasional, serta penguatan ekonomi digital. Kebijakan ini berpotensi memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

Namun terdapat beberapa tantangan besar:
• Program sosial berskala besar membutuhkan anggaran yang sangat tinggi.
• Defisit fiskal berpotensi meningkat apabila penerimaan negara tidak tumbuh signifikan.
• Investor global mulai memperhatikan risiko disiplin fiskal Indonesia.
• Target pertumbuhan ekonomi 8 persen masih dianggap terlalu optimistis oleh banyak lembaga internasional.

IMF sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada era Prabowo cenderung stagnan di sekitar 5–5,1 persen. Ini menunjukkan bahwa tantangan struktural Indonesia seperti rendahnya produktivitas tenaga kerja, lemahnya sektor manufaktur bernilai tambah tinggi, dan ketergantungan pada komoditas belum sepenuhnya terselesaikan.

Dengan kata lain, pemerintahan Prabowo–Gibran memiliki visi ekonomi besar, tetapi keberhasilannya akan sangat bergantung pada kemampuan menjaga keseimbangan antara populisme fiskal dan disiplin anggaran negara.

  1. Tinjauan Sosial Budaya: Nasionalisme Menguat, Tetapi Polarisasi Sosial Masih Ada

Di bidang sosial budaya, pemerintahan Prabowo–Gibran cenderung membawa narasi nasionalisme yang kuat. Pendekatan ini cukup efektif membangun rasa kebangsaan dan optimisme masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian global.

Program makan bergizi gratis, penguatan ketahanan pangan, dan retorika “Indonesia kuat” memberi efek psikologis positif bagi sebagian masyarakat bawah. Pemerintah juga mencoba membangun citra bahwa negara hadir secara nyata di tengah rakyat.

Namun di sisi lain, media sosial tetap menjadi arena polarisasi yang cukup tajam. Penyebaran hoaks, propaganda digital, politik identitas, dan disinformasi masih menjadi ancaman serius terhadap kohesi sosial nasional.

Indonesia saat ini memasuki era di mana perang informasi lebih berbahaya dibanding konflik fisik. Ketika masyarakat semakin mudah diprovokasi oleh narasi digital, maka stabilitas sosial budaya dapat terganggu kapan saja.

Karena itu, tantangan terbesar pemerintahan saat ini bukan hanya membangun ekonomi, tetapi juga menjaga persatuan nasional di tengah derasnya arus informasi global.

  1. Tinjauan Pertahanan dan Keamanan: Indonesia Semakin Aktif dan Strategis

Bidang pertahanan menjadi salah satu sektor yang paling mendapat perhatian pada era Prabowo–Gibran. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang Prabowo Subianto sebagai mantan Menteri Pertahanan dan tokoh militer.

Pemerintah meningkatkan anggaran pertahanan secara signifikan untuk modernisasi alutsista dan penguatan industri pertahanan nasional. Saya mencatat adanya peningkatan anggaran pertahanan sekitar 37 persen dalam rancangan APBN tertentu di era Prabowo.

Indonesia juga mulai mengambil posisi geopolitik yang lebih aktif di kawasan Indo-Pasifik. Dalam konteks global yang semakin tidak stabil, langkah ini dipandang penting untuk menjaga posisi strategis Indonesia.

Namun tantangan keamanan Indonesia ke depan bukan hanya ancaman militer konvensional. Ancaman terbesar justru dapat datang dari:
• perang siber,
• sabotase digital,
• perang informasi,
• gangguan rantai pasok energi,
• dan konflik geopolitik global yang berdampak langsung terhadap ekonomi nasional.

  1. Jika Perang Amerika dan Iran Berkepanjangan: Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat dan Iran dapat menjadi ancaman serius bagi perekonomian dunia, termasuk Indonesia.

Ada beberapa kemungkinan dampak besar:

a. Harga Minyak Dunia Melonjak

Iran berada di kawasan strategis Timur Tengah dekat Selat Hormuz, jalur utama distribusi minyak dunia. Jika perang berkepanjangan terjadi, maka pasokan energi global dapat terganggu.

Akibatnya:
• harga BBM naik,
• biaya logistik meningkat,
• inflasi nasional membesar,
• daya beli masyarakat melemah.

Indonesia yang masih bergantung pada impor energi akan terkena dampak cukup besar.

b. Nilai Rupiah Berpotensi Melemah

Dalam situasi perang global, investor biasanya menarik modal dari negara berkembang dan memindahkannya ke aset aman seperti dolar AS dan emas.

Jika ini terjadi:
• rupiah bisa melemah,
• utang luar negeri menjadi lebih mahal,
• biaya impor meningkat,
• pasar keuangan nasional bergejolak.

c. Ancaman terhadap Stabilitas Sosial

Ketika harga pangan dan energi naik, masyarakat kelas bawah menjadi kelompok paling terdampak. Jika pemerintah tidak mampu mengendalikan inflasi dan menjaga distribusi kebutuhan pokok, maka potensi keresahan sosial dapat meningkat.

d. Indonesia Bisa Mendapat Peluang Strategis

Di sisi lain, konflik global juga dapat membuka peluang:
• Indonesia dapat menjadi alternatif rantai pasok dunia,
• investasi industri bisa berpindah ke Asia Tenggara,
• ekspor komoditas tertentu meningkat,
• posisi geopolitik Indonesia semakin penting sebagai negara nonblok yang stabil.

Namun peluang ini hanya bisa dimanfaatkan jika pemerintah mampu menjaga stabilitas politik dan ekonomi domestik.

Kesimpulan

Pemerintahan Prabowo–Gibran sejauh ini menunjukkan kombinasi antara nasionalisme kuat, stabilitas politik, dan ambisi pembangunan besar. Pemerintah berhasil membangun optimisme publik serta memperkuat posisi Indonesia di bidang pertahanan dan geopolitik.

Namun tantangan ekonomi, disiplin fiskal, kualitas demokrasi, dan ancaman geopolitik global masih menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan.

Indonesia saat ini berada di persimpangan sejarah:
apakah akan menjadi kekuatan besar baru Asia, atau justru terjebak dalam tekanan global yang semakin kompleks.

Dalam dunia yang semakin tidak pasti, kepemimpinan nasional tidak hanya ditentukan oleh kekuatan politik dan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga persatuan bangsa di tengah badai geopolitik dunia.

Untuk itu marilah kita bergandengan tangan dan tidak terjebak dalam zona instabilitas yang akan merugikan kita semua.

(Ketua Dewan Pembina Pro Jurnalismedia Siber)

Tags: GeopolitikgibranPrabowoPro Jurnalismedia Siber
Iklan Iklan Iklan
ADVERTISEMENT
Previous Post

​BK DPRD Kota Cirebon Jadwalkan Pemanggilan Saksi HSG pada 19 Mei Mendatang

Next Post

Wujudkan Polri Presisi, Kapolres Cirebon Kota Sambangi Korban Geng Motor dan Berikan Modal Usaha

Redaksi PortalNusa

Redaksi PortalNusa

Jendela Informasi Nusantara

Related Posts

Polisi Tewas di Kantor Polisi: Bukan Perkara Pidana Biasa

Polisi Tewas di Kantor Polisi: Bukan Perkara Pidana Biasa

by Redaksi PortalNusa
21 May 2026
0
5

“Kalau Nyawa Bisa Hilang di Dalam Institusi Penegak Hukum, Maka Publik Berhak Menuntut: Jangan Ada Fakta yang Disembunyikan, Jangan Ada...

10 Tahun Hari Citarum: Evaluasi Total Pengelolaan DAS Citarum

10 Tahun Hari Citarum: Evaluasi Total Pengelolaan DAS Citarum

by M Ankawijaya
16 May 2026
0
3

Citarum Harum, sebuah program yang dicanangkan pemerintah untuk perbaikan DAS Citarum (Istimewa)

Peranan Wanita Sukabumi dalam Meningkatkan Indeks Prestasi Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Peranan Wanita Sukabumi dalam Meningkatkan Indeks Prestasi Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

by Redaksi PortalNusa
15 May 2026
0
85

Oleh: Ika Kartika, M.SiKomisaris PT. Aruna Evara Utama Dalam pembangunan daerah modern, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama yang...

Next Post
Wujudkan Polri Presisi, Kapolres Cirebon Kota Sambangi Korban Geng Motor dan Berikan Modal Usaha

Wujudkan Polri Presisi, Kapolres Cirebon Kota Sambangi Korban Geng Motor dan Berikan Modal Usaha

Peranan Wanita Sukabumi dalam Meningkatkan Indeks Prestasi Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Peranan Wanita Sukabumi dalam Meningkatkan Indeks Prestasi Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

10 Tahun Hari Citarum: Evaluasi Total Pengelolaan DAS Citarum

10 Tahun Hari Citarum: Evaluasi Total Pengelolaan DAS Citarum

Malam Mencekam di Gang Lapangan Bola, Kesambi: Saat Kilatan Celurit Remaja Digagalkan Patroli Polisi

Malam Mencekam di Gang Lapangan Bola, Kesambi: Saat Kilatan Celurit Remaja Digagalkan Patroli Polisi

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

    Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembongkaran Rel Zaman Belanda Dinilai Tak Hargai Jejak Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Digantikan Anita, Doddy Fokus Kawal Gugatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cirebon Buka-bukaan Soal Postur APBD dan Tantangan Pembayaran Gaji ke-13 ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Perkuat Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Perkuat Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

9 June 2026
6
Pemkot Cirebon Buka-bukaan Soal Postur APBD dan Tantangan Pembayaran Gaji ke-13 ASN

Pemkot Cirebon Buka-bukaan Soal Postur APBD dan Tantangan Pembayaran Gaji ke-13 ASN

8 June 2026
4
Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

5 June 2026
94
Edial Kembali Dilantik, Ketua PMI Kota Cirebon Apresiasi Dukungan Penuh Pemkot dan Sinergi Media

Edial Kembali Dilantik, Ketua PMI Kota Cirebon Apresiasi Dukungan Penuh Pemkot dan Sinergi Media

3 June 2026
2

RSS PortalNusa Youtube

  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
  • Bahlil Buat Gaduh Penjualan Gas Subsidi, Seekor Ular Okupasi Gudang Agen Gas LPG di Kab. Mamuju 4 February 2025
  • Dosen ASN Gaduh karena Disebut Bukan Pegawai 4 February 2025
  • Kondisi Warga Kp. Sidang Hayu, Desa Curugluhur, Kec. Sagaranten, Sukabumi pasca banjir bandang 4/12 9 December 2024
  • Aspirasi Masyarakat terdampak banjir Sukabumi 04/12, 9 December 2024
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?