Portalnusa.id- Dukungan terhadap Topan Adriansyah Putra untuk memimpin KORMI Kota Bandung datang dari komunitas olahraga yang banyak digandrungi generasi muda.
Ketua Airsoft Brotherhood Unity Jawa Barat, Wemphy Dwileksana, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Topan dalam Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) KORMI Kota Bandung yang akan digelar Kamis.
Wemphy menilai Topan memiliki gaya kepemimpinan yang mampu merangkul anak muda, termasuk komunitas olahraga petualangan dan tantangan yang selama ini belum banyak mendapat ruang.
“Kami mendukung Topan. Beliau masih muda, tapi punya jiwa leadership yang kuat. Dan yang paling penting, tidak bossy,” kata Wemphy.
Menurut dia, karakter tersebut penting karena perkembangan olahraga saat ini tidak lagi terbatas pada cabang olahraga konvensional. Berbagai komunitas olahraga berbasis petualangan dan tantangan justru menjadi ruang ekspresi bagi anak muda.
“Olahraga sekarang bukan cuma yang konvensional. Ada airsoft, ada olahraga petualangan dan tantangan lain yang digemari generasi muda. Kami butuh pemimpin yang paham itu,” ujarnya.
Wemphy mengatakan, anak muda juga tidak selalu mencari kompetisi dalam berolahraga. Mereka membutuhkan ruang untuk berkumpul, berekspresi, membangun komunitas, sekaligus mengembangkan potensi.
“Anak muda butuh ruang untuk berkarya, bukan cuma bertanding. Event-nya bisa dibuat lebih kekinian, misalnya festival komunitas, bukan hanya kejuaraan formal,” katanya.
Ia menyebut airsoft, parkour, panjat tebing, sepeda gunung, hingga olahraga petualangan lainnya memiliki basis komunitas yang cukup kuat di kalangan anak muda.
Namun, menurut Wemphy, sebagian komunitas masih berjalan secara mandiri, mulai dari mencari tempat latihan hingga menggelar kegiatan.
“Selama ini komunitas muda jalan sendiri. Latihan sendiri, cari lapangan sendiri. Kalau KORMI hadir dengan pembinaan dan fasilitas, anak muda pasti lebih semangat,” ujarnya.
Ingin Anak Muda Dilibatkan

Wemphy menegaskan, keterlibatan anak muda dalam KORMI tidak cukup hanya dengan menjadikan mereka peserta kegiatan.
Menurut dia, generasi muda juga perlu diberi ruang untuk terlibat dalam organisasi dan proses pengambilan keputusan.
“Anak muda ini bukan pelengkap. Kami bagian dari organisasi juga. Kami ingin dilibatkan, bukan sekadar didata,” tegasnya.
Ia berharap kepengurusan KORMI Kota Bandung ke depan memiliki lebih banyak wajah muda.
“Kami ingin ada wajah muda di kepengurusan. Bukan cuma jadi peserta, tapi juga duduk di meja pengambilan keputusan,” ujarnya.
Bagi Wemphy, Topan dianggap merepresentasikan figur muda yang memiliki pengalaman dalam kegiatan olahraga rekreasi dan masyarakat.
“Beliau masih muda, tapi sudah terlibat di FORNAS dan ikut membantu membawa Jawa Barat juara. Itu rekam jejak yang tidak bisa diabaikan,” katanya.
Menurut dia, KORMI membutuhkan pemimpin yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi bersedia turun langsung menemui komunitas.
“Kami butuh pemimpin yang tidak hanya duduk di kursi, tapi mau turun dan menyapa komunitas. Gaya kepemimpinannya tidak bossy. Itu yang membuat kami yakin,” ujarnya.
Ia berharap KORMI Kota Bandung ke depan membuka ruang yang lebih besar bagi komunitas olahraga petualangan dan tantangan.
“Kalau KORMI bisa merangkul komunitas-komunitas seperti ini, organisasi akan lebih hidup dan relevan,” katanya.
Harapan serupa disampaikan salah satu anggota komunitas airsoft. Ia berharap keberadaan KORMI dapat memberikan perhatian lebih terhadap komunitas olahraga yang selama ini berkembang secara mandiri.
“Saya ikut airsoft sejak SMA. Selama ini kami latihan sendiri, cari lapangan sendiri. Kalau ada organisasi yang merangkul, tentu kami senang,” katanya.
Ia berharap KORMI tidak berhenti pada pendataan komunitas, tetapi memberikan pembinaan sekaligus ruang agar komunitas muda dapat berkembang.
Wemphy pun berharap Muskotlub KORMI Kota Bandung menghasilkan pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan induk organisasi olahraga (Inorga) dengan kebutuhan generasi muda.
“Yang terpilih nanti harus bisa menyatukan, bukan memecah. Anak muda harus jadi bagian dari arah baru KORMI Kota Bandung,” ujarnya.
Dukungan dari komunitas Airsoft Brotherhood Unity Jawa Barat menambah dinamika menjelang Muskotlub KORMI Kota Bandung yang dijadwalkan berlangsung Kamis.
































Discussion about this post