Portalnusa.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waled Asem secara resmi telah dibuka dan siap beroperasi mulai Senin, 10 November 2025. Lokasinya strategis di Desa Waled Asem, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, menjanjikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Camat Waled, Atat Hartati, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif ini. Beliau menekankan bahwa SPPG akan menjadi solusi penting dalam memastikan kebutuhan gizi seimbang para pelajar terpenuhi.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran SPPG Waled Asem. Harapan saya, fasilitas ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan gizi pelajar,” ujar Atat pada Sabtu (8/11/2025).
Atat juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan program ini. Ia mengimbau agar setiap kendala atau kekurangan yang ditemukan segera dilaporkan langsung ke pihak SPPG, sebelum diunggah ke media sosial.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak terburu-buru memviralkan jika menemukan kekurangan. Laporkan langsung ke SPPG agar masalahnya bisa segera ditangani,” tegasnya.
Kepala SPPG Waled Asem, Aditya, menjelaskan bahwa pendirian SPPG ini didukung penuh oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, Yayasan Kediri, serta relawan lokal. Dukungan tersebut meliputi pendanaan, perizinan, hingga partisipasi aktif masyarakat sebagai relawan.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak, terutama pemerintah desa dan Yayasan Kediri yang telah memberikan bantuan signifikan dari sisi pendanaan dan perizinan. Para relawan yang terlibat juga berasal dari masyarakat penerima manfaat di desa,” jelas Aditya.
SPPG Waled Asem akan melayani tiga desa, yaitu Waled Asem, Ambit, dan Desa Ciuyah dengan total sekitar 3.400 penerima manfaat. Program ini menyasar pelajar dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga madrasah.
“Prioritas utama kami adalah masyarakat desa, agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” imbuh Aditya.
Bangunan SPPG berdiri megah di atas lahan seluas 1.800 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 20×20 meter. Aditya memastikan bahwa seluruh fasilitas dibangun sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Aditya berharap SPPG Waled Asem dapat beroperasi dengan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
“Ini adalah program khusus dari Bapak Prabowo. Oleh karena itu, kita harus mendukungnya agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga membuka peluang kerja dan usaha bagi warga sekitar,” tutupnya.
Dengan beroperasinya SPPG Waled Asem, diharapkan program pemenuhan gizi pelajar di wilayah timur Kabupaten Cirebon dapat berjalan lebih optimal, meningkatkan kesehatan, dan meningkatkan kualitas belajar para siswa.
Pemkot Cirebon Buka Seleksi Dewan Pengawas dan Direksi BUMD, Libatkan Akademisi hingga Psikolog
Portalnusa.id – Pemerintah Kota Cirebon resmi membuka seleksi calon Dewan Pengawas dan Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Proses pendaftaran...




































Discussion about this post