Portalnusa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon memastikan rencana relokasi kantor Sekretariat Daerah (Setda) dan ruang kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota ke area pusat perbelanjaan (mal), yakni ke Grage City Mal tetap berjalan sesuai jadwal.
Langkah ini diambil sebagai upaya optimalisasi fasilitas publik, dengan jaminan bahwa efektivitas pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu.
Menanggapi kekhawatiran terkait efisiensi anggaran dan kelancaran transisi, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon Arif Kurniawan menegaskan bahwa seluruh perencanaan telah melalui kajian matang yang dituangkan dalam dokumen APBD.
Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp700 juta untuk membiayai proses perpindahan ini. Anggaran tersebut mencakup biaya logistik hingga penataan ruang kerja baru. Meski demikian, pihak Pemkot mengakui adanya dinamika biaya yang muncul di luar prediksi awal.
“Sudah kita anggarkan untuk perpindahan, termasuk perhitungan kebutuhan lainnya. Namun, memang tidak dipungkiri ada beberapa kebutuhan yang muncul kemudian akibat perpindahan ini,” ujar Arif saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).
Salah satu kendala yang muncul adalah kenaikan harga bahan baku di pasar, khususnya untuk material penyekatan ruangan (partisi).
Hal ini menyebabkan adanya penyesuaian biaya yang sebelumnya sulit diprediksi secara presisi dalam dokumen perencanaan awal.Meski menghadapi tantangan fluktuasi harga material, Pemkot memastikan bahwa proses relokasi tidak akan terhenti.
Saat ini, tahapan perpindahan masih terus berproses dan dilakukan secara bertahap agar fungsi pemerintahan tetap berjalan optimal.
“Perpindahan tetap jalan, ini masih proses. [Dana] 700 juta sudah kami anggarkan. Terkait hal-hal yang tidak terduga seperti kenaikan harga bahan baku, itu memang dinamika yang terjadi, tapi pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Relokasi ini diharapkan dapat memberikan suasana baru dalam sistem kerja birokrasi sekaligus mendekatkan pusat pemerintahan dengan pusat aktivitas ekonomi masyarakat di mal tersebut.
































Discussion about this post