• Latest
Makna Ucapan Bismillah

Makna Ucapan Bismillah

8 July 2022
Disdik Kota Cirebon Instruksikan Guru Cek Kualitas Menu MBG Sebelum Disajikan ke Siswa

Disdik Kota Cirebon Instruksikan Guru Cek Kualitas Menu MBG Sebelum Disajikan ke Siswa

22 October 2026

Biaya Perawatan Ratusan Korban MBG Ditanggung SPPG

21 October 2026
ADVERTISEMENT

Datangi SPPG Kalijaga, DPRD Desak Perketat SOP Dapur SPPG

21 October 2026
Delapan Rumah Sakit Dikerahkan Tangani 264 Korban Keracunan MBG, Mayoritas Anak-anak

Delapan Rumah Sakit Dikerahkan Tangani 264 Korban Keracunan MBG, Mayoritas Anak-anak

21 October 2026

Golkar Kota Cirebon Perkuat Pendekatan Humanis di Usia 62 Tahun

20 October 2026
Pemkot Cirebon Salurkan Bantuan PKH dan Sembako 2026

Pemkot Cirebon Salurkan Bantuan PKH dan Sembako 2026

20 October 2026
Pemkot Cirebon Bakal Bangun Jembatan Khusus Pejalan Kaki di Sukalila, Rampung Januari Mendatang

Pemkot Cirebon Bakal Bangun Jembatan Khusus Pejalan Kaki di Sukalila, Rampung Januari Mendatang

20 October 2026
Kasus Keracunan Massal MBG di Kalijaga Cirebon: Pengawasan Program Nasional Dipertanyakan

Kasus Keracunan Massal MBG di Kalijaga Cirebon: Pengawasan Program Nasional Dipertanyakan

20 October 2026
DPD LDII KBB Apresiasi Prestasi Gemilang M. Azka Anugrah Naputra Siswa SMP NIBS Juara 1 Pidato dan MHQ 2026

DPD LDII KBB Apresiasi Prestasi Gemilang M. Azka Anugrah Naputra Siswa SMP NIBS Juara 1 Pidato dan MHQ 2026

19 October 2026
Cegah Salah Sasaran, Pemkot Cirebon Perketat Pemutakhiran Data Bansos PKH Berbasis DTSEN

Cegah Salah Sasaran, Pemkot Cirebon Perketat Pemutakhiran Data Bansos PKH Berbasis DTSEN

19 October 2026
Pihak Keraton Klaim, Pasar Darurat Di Halaman Dikelola Sepenuhnya Oleh Sultan

Pihak Keraton Klaim, Pasar Darurat Di Halaman Dikelola Sepenuhnya Oleh Sultan

19 October 2026
BAZNAS Kota Cirebon Dorong Peningkatan Pengumpulan ZIS ASN dan P3K Jelang Bulan Ramadhan

BAZNAS Kota Cirebon Dorong Peningkatan Pengumpulan ZIS ASN dan P3K Jelang Bulan Ramadhan

19 October 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Thursday, October 22 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    Pihak Keraton Klaim, Pasar Darurat Di Halaman Dikelola Sepenuhnya Oleh Sultan

    Pihak Keraton Klaim, Pasar Darurat Di Halaman Dikelola Sepenuhnya Oleh Sultan

    GJLS Berapi-Api Sentuh Hati Penonton Saat Roadshow di Cirebon

    GJLS Berapi-Api Sentuh Hati Penonton Saat Roadshow di Cirebon

    Stasiun Cirebon Kini Miliki Smart Toilet Berstandar Modern

    Stasiun Cirebon Kini Miliki Smart Toilet Berstandar Modern

    Raih Target 100% Penyebaran Rel, KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Teknologi Flash Butt Welding demi Keselamatan

    Raih Target 100% Penyebaran Rel, KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Teknologi Flash Butt Welding demi Keselamatan

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    Pihak Keraton Klaim, Pasar Darurat Di Halaman Dikelola Sepenuhnya Oleh Sultan

    Pihak Keraton Klaim, Pasar Darurat Di Halaman Dikelola Sepenuhnya Oleh Sultan

    GJLS Berapi-Api Sentuh Hati Penonton Saat Roadshow di Cirebon

    GJLS Berapi-Api Sentuh Hati Penonton Saat Roadshow di Cirebon

    Stasiun Cirebon Kini Miliki Smart Toilet Berstandar Modern

    Stasiun Cirebon Kini Miliki Smart Toilet Berstandar Modern

    Raih Target 100% Penyebaran Rel, KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Teknologi Flash Butt Welding demi Keselamatan

    Raih Target 100% Penyebaran Rel, KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Teknologi Flash Butt Welding demi Keselamatan

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Sastra Esai

Makna Ucapan Bismillah

Doddi Ahmad Fauji by Doddi Ahmad Fauji
8 July 2022
in Esai, Sastra
0
Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

Buah Nalar Tumbuh dari Akar Kontradiktif (Bagian 4)

Oleh Doddi Ahmad Fauji

SIFAT Tuhan yang utama dan pertama ialah pengasih (maha rahman), yang ditiupkan dalam lubuk nurani mahluk. Rasa kasih yang bervibrasi di dalam batin, akan memancarkan sikap ‘menyayangi’. Begitulah saya memaknai kalimat ‘bismillahi-arrahman-arrahim’. Berangkat dari pemikiran di atas, konsep puisi kontradiktif dirumuskan sebagai upaya untuk memendarkan rasa kasih, yang dapat menjadi pembeda dari laku yang tidak dilandasi oleh rasa kasih.

Kalimat ‘bismillahi-rahmanir-rahim’ yang diperintahkan untuk dibacakan kaum muslimin sebelum bertindak, bukanlah semata doa, juga bukan mantra atau jampi, melainkan suatu peringatan dini agar tindakan yang akan dilakukan manusia, senantiasa dilandasi oleh rasa ‘kasih’, hingga melahirkan perbuatan yang memancar nilai ilahiah atau ke-Allah-an. Seribu kali membaca bismillah sebelum bertindak, bila yang dikerjakan ternyata tidak mencerminkan rasa kasih, misalnya malah mengumbar amarah, maka dia sebenarnya tidak ber-bismillah, alias tengah melupakan Allah dalam diri dan batinnya.

Kalimat bismillah dibacakan, agar tiap kerja yang ditunaikan, bermuara pada kebaikan-kebaikan, yang diawali oleh sifat utama dan pertama Allah, yaitu pengasih. Selanjutnya, rasa kasih akan menjadi pupuk bagi tumbuh-kembangnya benih-benih harapan, dan berkat harapan akan lahir semangat.

Kehilangan harapan sangat berbahaya. Sekaya apapun orang, punya kuasa, cerdas, namun jatuh sakit, akan dibawa ke rumah sakit. Bila ia kehilangan harapan, sekalipun ditangani oleh dokter terbaik, di rumah sakit terbaik, akhir yang nyata dari upaya itu ialah ‘mati’.

Kehilangan harapan membuat manusia bisa kehilangan pula semangatnya. Apapun yang dikerjakan, hasilnya kurang maksimal atau malah buruk, bila tidak dilandasi oleh semangat. Karena itu, harapan dan semangat harus selalu dipupuk dengan mengamalkan ‘bismillah’ dalam batin, ucapan, dan perbuatan.

Itulah keyakinan saya, yang muncul dari naluri dan intuisi sebagai mahluk yang wajib bertafakur (berpikir waras). *

Perkara ‘Ada’ dan ‘Tidak Ada’

BERPIKIR dan memikirkan zat Tuhan yang pertama dan utama ialah ‘wujud’ atau ‘ada’. Karena keberadaan ‘Sang Ada’ ini memiliki kuasa dalam mencipta (kholik), maka yang semula ‘tidak ada’ menjadi ‘ada’. Zat dan sifat yang semula ‘tidak ada’ kemudian menjadi ‘ada’ itulah yang dimiliki oleh makhluk, tak terkecuali manusia. Melalui perkara ‘ada’ dan ‘tidak ada’ ini, dapat diajukan pernyataan radikal bahwa lawan atau kebalikan Allah adalah ‘tidak atau bukan Allah’. Yang tidak atau bukan Allah itulah yang disebut makhluk.

Perkara ‘ada’ dan ‘tidak ada’ ini dapat mendasari teknik tata dan cara bernalar, atau berlogika. Dan, Berangkat dari ‘nalar’ tersebut, dapat dikembangkan cara bernalar untuk merumuskan ilmu filsafat sendiri, yang berbeda dari titik berangkat filsafat barat dan timur.

Lawan atau kebalikan dari ‘ada’ ialah ‘tidak ada’. Tetapi ketika diajukan pertanyaan lawan dari ‘warna putih’ adalah warna apa?

Banyak orang yang spontan menjawab warna hitam. Jawaban spontan itu lahir dari konstruksi sosial yang terdoktrin oleh dogma, yang kerap menilai soal secara ‘hitam’ lawan ‘putih’, semisal ada ilmu hitam lawan ilmu putih. Bahkan dulu, ada papan tulis berwarna hitam, dan kapur tulis putih. Televisi dan foto jaman dulu juga berwarna hitam dan putih. Seakan hitam telah otomatis menjadi lawan atau kebalikan dari warna putih. Persoalan dogma ini, harus dipertanyakan dan dibongkar ulang, guna melahirkan kewarasan dalam bernalar.

Lawan atau kebalikan putih adalah ‘tidak putih’, sebagaimana lawan atau kebalikan ‘ada’ adalah ‘tidak ada’. Apa yang tidak putih? Ya bisa hitam, hijau, kuning, merah, dan semua warna yang tidak putih adalah bisa menjadi lawan atau kebalikan dari putih.

Ada di dalam hidup ini perkara yang tiada lagi pilihan, kecuali ‘itu’. Misalnya pertanyaan lawan ‘ada’ adalah ‘tidak ada’, jika diajukan pertanyaan berikutnya, apa yang ‘tidak ada’? tiada pilihan kecuali ‘ada’. Tapi ada pilihan beragam ketika ditanya lawan dari putih ialah tidak putih, dan apa yang tidak putih adalah seluruh warna selain putih.

Nalar Terikat

LAWAN warna putih adalah tidak putih. Namun dalam kaitan bendera Republik Indonesia, lawan warna putih adalah ‘tidak putih’, lalu apa yang tidak putih dalam bendera Indonesia, hanya ada warna merah. Maka dalam nalar terikat, jawaban bisa diberikan langsung merujuk pada ‘itu’ yang memang tiada lagi pilihan, yang dalam kaitan bendera Indonesia, hanya ada warna merah dan putih.

Melalui paparan di atas, tentang ‘ada’ dan ‘tidak ada’ serta ‘putih’ dan ‘tidak putih’ dapat ditarik kesimpulan, bahwa dalam kerja bernalar itu terdapat nilai ‘kontradiktif’ atau bertentangan makna kata. Guna mengembangkan cara bernalar hingga ke hakikat kata yang medasar atau radikal itulah penulisan puisi dengan tema atau topik yang kontradiktif, terasa perlu untuk diuji-cobakan terus-menerus.

Hakikat Berpuisi dan Kepenyairan

BAGI saya, berpuisi setara dengan berfilsafat, maka dengan demikian, hakikat kepenyairan ialah melakoni hidup sebagai filsuf. Menulis puisi dengan tema apapun, memiliki tujuan untuk merenungkan nilai-nilai yang bisa ditempatkan sebagai jalan untuk mencari dan menyuarakan kebenaran, sekalipun kebenaran di tangan manusia bersifat pilihan (lternatif). Kebenaran dari hasil olah pikir manusia adalah keberan alternatif, sedangkan kebenaran mutlak hanya milik Allah.

Upaya mencari dan menyuarakan keberan selaras dengan arti harfiah dari filsafat, yaitu mengkaji kebenaran masalah mendasar dan umum tentang pelbagai persoalan yang menyangkut keberadaan diri, nilai, akal, pikiran, etika, bahasa, pengetahuan, dan lain-lain.

Metodologi atau tatacara untuk mencapai pikiran yang benar, bernas, waras itu, dalam ilmu filsafat barat, digunakanlah cara berpikir logis atau waras. Terkadang logis (logika) dijadikan sebagai metode untuk berfilsafat, namun di sekempatan yang lain, logis atau waras itu, logika atau nalar itu, ditempatkan sebagai bagian atau hanya cabang dari ilmu filsafat.

Jika menyebut Filsafat Barat, akan menyebut bangsa Yunani, terutama setelah lahir pertanyaan, pernyataan, pendapat, dan karya trio filsuf akal budi: Sokrates, Plato, Artistoteles.

Sebelum ketiga tokoh filsafat akal budi itu, telah muncul para filsuf termasyhur, yang merenungi hakikat alam dan penciptaannya, yang karena itulah, mereka disebut sebagai filsuf helenisme (filsafat alam). Bahasan tentang alam ini berkisar pada unsur utama (arkhe) yang telah menyusun alam semesta ini. Filsfuf Thales berpendapat ‘air’ menjadi unsur utama, Anaximandros mengatakan sesuatu yang nonfisik dan tak terbatas, lalu Anaximenes mengatakan unsur udara.

Nah, setelah filsafat helenisme, lahirlah filsuf yang membahas ilmu pasti dan matematika, yaitu Phytagoras, Heraklitus, Parmenides, Anaximendes, dll. Teori Phytagoras (570–495 SM) yang disebut teorama, dianggap paling bernas dalam matematika, hingga namanya diabadikan menjadi salah satu cabang dalam ilmu matematika, selain cabang aljabar, aritmetika, kalkulus, geometri, dll.

Sebelum lahir tatacara berpikir (filsafat) itu, jawaban untuk pertanyaan tentang unsur yang membentuk alam ini, orang Yunani selalu berpaling pada dongeng atau mitos, yang di Indonesia, hingga kini masih banyak masyarakat yang mengedepankan dongeng, mitos, babad, legenda, dll. Indonesia mesti mencari tatacara berpikir sendiri, untuk melahirkan filsafat sendiri. Perlukah?

Dalam persebaran ilmu filsafat, dikenal dua aliran, yaitu Barat dan Timur. Filsafat Barat diawali dan diwakili oleh bangsa Yunani, sedangkan Filsafat Timur yang sering dijadikan rujukan adalah bangsa China, India, dan Jazirah Arabia. Indonesia merski berada di Timur, tidak disebut atau dicatat sebagai bangsa yang punya sejarah filsafat dan masuk ke dalam golongan filsafat timur. Indonesia tidak masuk ke dalam barisan Barat pun Timur. Artinya, Indonesia harus merumuskan sendiri, dan itu dapat dimulai dari pertanyaan apa lawan dari ‘ada’?

Bandung, November 2021

Doddi Ahmad Fauji

Tags: Bismillah
Iklan Iklan Iklan
ADVERTISEMENT
Previous Post

FATUM BRUTUM AMOR FATI

Next Post

Tentang Ada dan Tidak Ada

Doddi Ahmad Fauji

Doddi Ahmad Fauji

The Al Berto, Former Wartawan at Media Indonesia 1998 - 2005, Manajer Marketing Majalah Arti, Pemimpin Redaksi at Sanggar Literasi SituSeni Mediatif, Wartawan Senior PortalNusa.Id dan Jurdik.Id

Related Posts

YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

by Redaksi PortalNusa
17 September 2026
0
19

Oleh Doddi Ahmad Fauji DIA lelaki sejati! Begitu kata Antonius tentang lelaki yang sudah terkapar, menancapkan pedangnya sendiri ke perut....

Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

by Redaksi PortalNusa
4 August 2026
0
25

Portalnusa.id — Kota Cirebon kembali mengukir prestasi di bidang literasi. Perpustakaan kelurahan dari Kota Cirebon dipastikan berhasil menembus jajaran 8...

Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

by Redaksi PortalNusa
4 August 2026
0
21

Portalnusa.id — Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, berhasil menembus babak 8 besar dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi Jawa Barat....

Next Post
Tentang Ada dan Tidak Ada

Tentang Ada dan Tidak Ada

Nalar Terikat dan Kepenyairan

Nalar Terikat dan Kepenyairan

Mengapa Dan Bagaimana Saya Ke Ciasmara

Mengapa Dan Bagaimana Saya Ke Ciasmara

Kemenangan 5-1 Atas Filipina, Timnas U-19 Bersiap Ke Semi Final

Kemenangan 5-1 Atas Filipina, Timnas U-19 Bersiap Ke Semi Final

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • Festival Anak Soleh PC LDII Lembang, Wujudkan Generasi Muda yang Religius dan Berakhlak Mulia

    Festival Anak Soleh PC LDII Lembang, Wujudkan Generasi Muda yang Religius dan Berakhlak Mulia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD LDII KBB Apresiasi Prestasi Gemilang M. Azka Anugrah Naputra Siswa SMP NIBS Juara 1 Pidato dan MHQ 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan PAC GP Ansor Ciledug: Meneguhkan Komitmen Menjaga Ulama dan NKRI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GJLS Berapi-Api Sentuh Hati Penonton Saat Roadshow di Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pencalonan Kades Incumbent di Subang Dipertanyakan, Warga Geruduk Kantor Desa Lengkong Tuntut Kelengkapan Persyaratan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Disdik Kota Cirebon Instruksikan Guru Cek Kualitas Menu MBG Sebelum Disajikan ke Siswa

Disdik Kota Cirebon Instruksikan Guru Cek Kualitas Menu MBG Sebelum Disajikan ke Siswa

22 October 2026
1

Biaya Perawatan Ratusan Korban MBG Ditanggung SPPG

21 October 2026
1

Datangi SPPG Kalijaga, DPRD Desak Perketat SOP Dapur SPPG

21 October 2026
4
Delapan Rumah Sakit Dikerahkan Tangani 264 Korban Keracunan MBG, Mayoritas Anak-anak

Delapan Rumah Sakit Dikerahkan Tangani 264 Korban Keracunan MBG, Mayoritas Anak-anak

21 October 2026
2

RSS feed: PortalNusa Youtube PortalNusa Youtube

  • Shabira Farm, Peternakan Cacing di Kp. Padamukti, Desa Margamukti, Pangalengan, Kab. Bandung, Jabar. 9 October 2026
  • 6 Agustus 2026 6 August 2026
  • Kondisi Ciliwung bendungan Katulampa tadi siang seperti ini.."Waspada kemarau panjang " 23 July 2026
  • Datangi Dewan Pers, Mahmud Marhaba: PJS Resmi Menjadi Calon Konstituen Dewan Pers. 23 July 2026
  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?