Portalnusa.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Partai Demokrat, R. Endah Arisyanasakanti menginisiasi Pelatihan Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bagi tenaga pendidik mulai dari tingkat PAUD hingga SMP se-Kecamatan Kesambi.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo membuka secara langsung Kegiatan yang digelar di Graha Pancaniti Kecamatan Kesambi, Selasa (12/5/2026). R. Endah Arisyanasakanti mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kepeduliannya terhadap kondisi pendidikan inklusi di lapangan.Mengingat ia berada di Komisi III DPRD yang membidangi pendidikan, kesejahteraan rakyat, kesehatan, dan sosial.
Menurut Endah, masih banyak anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian lebih di lingkungan sekolah. “Melalui pokok pikiran (pokir) DPRD, kegiatan ini menjadi panggilan hati sekaligus tanggung jawab moral dan konstitusional saya,” ujar Endah Dari hasil silaturahmi ke sejumlah sekolah, kata Endah, menemukan masih ada anak-anak dengan disabilitas intelektual maupun mental seperti lambat belajar, gangguan fungsi pikir, emosi, depresi hingga kecemasan yang membutuhkan pendampingan khusus.Ia mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme para peserta yang hadir dalam pelatihan tersebut.
Kehadiran Wali Kota Cirebon bersama jajaran kepala perangkat daerah juga dinilai menjadi bukti eksekutif dan legislatif memiliki visi yang sama dalam mewujudkan pendidikan yang setara bagi seluruh anak tanpa terkecuali. Menurut Endah, anak-anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan layak sebagaimana anak-anak lainnya. “Hal itu telah diamanatkan dalam Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 tentang penyediaan akomodasi yang layak bagi peserta didik penyandang disabilitas,” katanya. Ia menjelaskan, akomodasi yang layak bukan hanya soal penyediaan fasilitas fisik seperti bidang miring untuk kursi roda, tetapi juga mencakup dukungan anggaran, adaptasi sarana dan prasarana, modifikasi kurikulum sesuai kebutuhan peserta didik, hingga penyiapan tenaga pendidik yang kompeten. “Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas guru agar lebih siap mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah,” katanya. Ke depan, Endah juga berkomitmen mendorong penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) bidang pendidikan di Kota Cirebon melalui fungsi penganggaran dan pengawasan DPRD. Menurutnya, keberadaan ULD penting agar sekolah dan guru mendapatkan pendampingan profesional dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus. “Anak-anak berkebutuhan khusus berhak belajar di sekolah terdekat bersama teman-teman sebayanya,” ungkap Endah. Ia berharap pelatihan di Kecamatan Kesambi dapat menjadi langkah awal sekaligus pilot project bagi kecamatan lain di Kota Cirebon dalam memperkuat pendidikan inklusif


























Discussion about this post