Portalnusa.id – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan pembangunan infrastruktur di awal tahun 2026.
Melalui mekanisme lelang dini, sejumlah proyek strategis mulai menunjukkan titik terang, diantaranya adalah rencana peningkatan jalan poros yang menghubungkan Desa Kalimaro dengan Desa Gebang Udik, ruas jalan Desa Gagasari, dan jalan poros Gebang Waled di ruas Jalan Desa Gebang Udik- Kalimaro.
Langkah taktis Pemerintah Daerah ini mendapatkan apresiasi positif dari jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas warga di wilayah pesisir timur Cirebon, kepastian perbaikan ini dinilai sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat yang telah lama dinantikan.
Kuwu Kalimaro, Rokhmat Hidayat, mengungkapkan rasa syukurnya atas masuknya ruas jalan Kalimaro-Gebang Udik dalam daftar prioritas pembangunan tahun ini. Menurutnya, kepastian pengerjaan infrastruktur di awal tahun merupakan bukti efektivitas kinerja birokrasi dalam menyerap anggaran secara cepat dan tepat sasaran.
“Kami menyambut sangat baik rencana peningkatan jalan poros tersebut. Ini adalah hasil nyata dari kebijakan lelang dini yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui dinas terkait. Dengan proses yang lebih awal, masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk merasakan manfaat pembangunan,” ujar Rokhmat, Senin (19/1/2026).
Rokhmat menyebut, ruas jalan sepanjang kurang lebih 800 meter ini bukan sekadar jalan desa biasa. Rokhmat menjelaskan bahwa jalan poros Kalimaro-Gebang Udik memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama bagi masyarakat dari berbagai desa di beberapa kecamatan di wilayah Timur Cirebon.
Setiap harinya, jalur ini dipadati oleh aktivitas warga, mulai dari pengangkut hasil pertanian, mobilitas pelajar, hingga akses menuju pusat-pusat ekonomi di Kecamatan Gebang. Kondisi jalan yang mantap nantinya diyakini akan menekan biaya logistik dan meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
“Jalan ini adalah akses vital. Perannya sangat sentral sebagai poros utama. Jika jalan ini ditingkatkan kualitasnya, tentu dampaknya akan sangat terasa pada peningkatan ekonomi lokal. Distribusi barang dan jasa akan jauh lebih lancar dibandingkan kondisi saat ini,” tambahnya.
Warga Desa Kalimaro dan sekitarnya kini berharap agar proses administrasi pasca-lelang segera tuntas, sehingga alat berat bisa segera dikerahkan ke lokasi. Peningkatan jalan ini diharapkan tidak hanya berupa penambalan lubang, tetapi peningkatan struktur yang mampu bertahan dalam jangka waktu lama, mengingat beban kendaraan yang melintas cukup beragam.
Dengan akan dimulainya berbagai proyek strategis, wilayah Timur Cirebon diharapkan dapat terus berkembang dan sejajar dengan wilayah lainnya dalam hal kemantapan infrastruktur jalan.





































Discussion about this post