Portalnusa.id – Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) masih menjadi penyakit masyarakat di Kota Cirebon. Mereka tersebar di beberapa titik di lampu merah Kota Cirebon.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Cirebon mencatat ada 27 titik yang menjadi tempat beroperasinya para PGOT ini. Dari 27 titik ini, beberapa diantaranya merupakan zona merah.
Zona merah ini, tempat yang sangat sering dan banyak PGOT yang beroperasi diantaranya di perempatan lampu merah perumnas, perempatan lampu merah bypas, perempatan lampu merah Sunyaragi dan Evakuasi.
“Titik yang paling merah, dalam hal ini yang paling banyak PGOT nya di antaranya, di lampu merah perempatan Sunyaragi dan Evakuasi, ada manusia silver, kemudian di lamer Perumnas ada manusia silver dan pengemis, lampu merah perempatan pemuda atau bypass, manusia silver dan pengamen,”kata Kepala Satpol PP Kota Cirebon Edi Siswoyo, disela kesibukannya, Kamis (18/12/2025).
Edi menuturkan para PGOT yang beroperasi di Kota Cirebon rata-rata berdomisili dari Kabupaten Cirebon yang berdomisili dari Kota Cirebon hanya sedikit.
“Mereka banyaknya dari Kabupaten Cirebon, kalau ada operasian dari kami, kami langsung koordinasi lintas daerah,”katanya.
Jika ada PGOT asal Kota Cirebon yang diamankan
Satpol PP, pihaknya segera koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Cirebon untuk dilakukan pembinaan.
“Kita kordinasi dengan Dinsos supaya pendataan lagi dibina lagi supaya tidak lagi kejalan. Kami hanya pengamanan,”katanya.
Selain PGOT, Edi menyebut di Kota Cirebon juga banyak anak-anak jalanan, atau anak punk yang kerap diamankan Satpol-PP.
“Kemudian anak jalanan banyak nya anak-anak yang tidak diterima di lingkungan nya,”katanya.
Edi menuturkan, mereka berharap mereka bisa berkerja, untuk itu koordinasi antar Dinas sangat diperlukan agar mereka tidak kembali ke jalanan.
“Mereka harapannya bisa berkerja. Jadi memutus mereka agar tidak ke jalanan itu bisa, saling berkerjasama, dari semua stakeholder, termasuk Disnaker dan Dinsos,”katanya.
BK DPRD Kota Cirebon Jadwalkan Pemanggilan Saksi HSG pada 19 Mei Mendatang
Portalnusa.id – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cirebon terus bergerak maraton dalam menangani kasus pelaporan yang menyeret Wakil Ketua DPRD,...
































Discussion about this post