
Oleh : Andy Ratmanto, SH / Sekretaris Dekan Fakultas ekonomi dan bisnis UMS, ketua Majelis kader PCM Banjarsari
Islam dan politik adalah dua bidang yang sering kali saling terkait dalam berbagai konteks sosial, budaya, dan sejarah. Beberapa poin utama mengenai hubungan antara Islam dan politik adalah sebagai berikut:
- Sejarah dan Khilafah:
- Sejak awal perkembangan Islam, politik telah menjadi bagian integral. Setelah wafatnya Nabi Muhammad, para sahabatnya mendirikan Khilafah yang merupakan sistem pemerintahan Islam pertama. Khilafah dipimpin oleh seorang khalifah yang bertugas mengatur urusan umat Muslim berdasarkan ajaran Islam.
- Hukum Islam (Syariah):
- Syariah adalah sistem hukum yang berasal dari Al-Qur’an dan Hadis. Dalam banyak negara Muslim, hukum syariah memainkan peran penting dalam kehidupan politik dan hukum. Namun, penerapannya bervariasi dari satu negara ke negara lain, tergantung pada interpretasi lokal dan hukum negara tersebut.
- Politik Modern:
- Di era modern, hubungan antara Islam dan politik dapat terlihat dalam berbagai bentuk. Beberapa negara seperti Arab Saudi dan Iran mengadopsi model teokrasi, di mana hukum dan pemerintahan berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Di sisi lain, negara-negara seperti Turki dan Indonesia memiliki sistem politik yang sekuler namun tetap memelihara nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan publik.
- Gerakan Islam Politik:
- Ada berbagai gerakan politik Islam seperti Ikhwanul Muslimin di Mesir dan Hizb ut-Tahrir yang memiliki tujuan untuk mengembalikan penerapan penuh Syariah dan mendirikan negara Islam atau khilafah global. Gerakan-gerakan ini memiliki pengaruh yang signifikan dalam politik lokal maupun internasional.
- Islam dan Demokrasi:
- Beberapa negara mayoritas Muslim telah mengadopsi sistem demokrasi, di mana partai-partai politik berbasis Islam dapat berpartisipasi dalam pemilu. Contohnya adalah Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) di Turki dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Indonesia. Mereka berusaha untuk menggabungkan prinsip-prinsip Islam dengan sistem demokrasi modern.
- Tantangan dan Kontroversi:
- Hubungan antara Islam dan politik sering kali menimbulkan kontroversi dan tantangan, terutama dalam hal hak asasi manusia, kebebasan beragama, dan interpretasi hukum Islam. Pertanyaan tentang bagaimana Islam seharusnya diterapkan dalam konteks politik modern terus menjadi perdebatan di kalangan ulama, politisi, dan masyarakat umum.
Secara keseluruhan, hubungan antara Islam dan politik sangat kompleks dan dinamis, dipengaruhi oleh sejarah, budaya, dan kondisi sosial-ekonomi setiap negara atau komunitas Muslim.
Kita sebagai umat Islam itu harus melek politik. Tidak boleh buta politik. Kalau kita sebagai umat Islam itu buta politik maka politik itu akan di kuasai oleh orang-orang non muslim.
Politik kita itu harus lurus dan juga harus bersih.






![Aksi PSDK das Citarum dan Walhi Jabar dalam Resistence Climbing for Citarum [Istimewa]](https://portalnusa.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-22-at-19.04.09-75x75.jpeg)
























![Aksi PSDK das Citarum dan Walhi Jabar dalam Resistence Climbing for Citarum [Istimewa]](https://portalnusa.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-22-at-19.04.09-350x250.jpeg)




Discussion about this post