Portalnusa.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon resmi menjalin kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon.
Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas maraknya fenomena Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlilit masalah keuangan serius, hingga berdampak buruk pada reputasi kerja dan berujung pada pemberhentian. Kunjungan kerja yang berlangsung pada Selasa sore kemarin menjadi awal dari program preventif pembinaan ASN secara menyeluruh. Selain fokus pada peningkatan kompetensi teknis dan kepemimpinan, BKPSDM kini membidik kemampuan pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga sebagai pilar penting produktivitas kerja. Kepala BKPSDM Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, menegaskan bahwa pembinaan pegawai saat ini harus menyentuh ranah domestik demi menciptakan birokrasi yang sehat. Penguatan literasi keuangan dinilai mendesak agar ASN dapat bekerja dengan fokus penuh tanpa beban finansial yang menyimpang. ”Permasalahan keuangan yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi konsentrasi kerja, kedisiplinan, hingga integritas pegawai. Karena itu, penguatan literasi keuangan merupakan bagian dari strategi pembinaan ASN,” ujar Suwarso Budi Winarno. Kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia aparatur yang tidak hanya unggul dalam kompetensi dan kinerja, tetapi juga memiliki ketahanan finansial yang baik. “Dengan demikian, ASN dapat bekerja secara profesional, fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta terhindar dari berbagai risiko yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya,”katanya. Sementara itu, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, dalam pertemuan tersebut, Agus memaparkan perkembangan sektor jasa keuangan digital beserta tantangan yang dihadapi masyarakat. “Secara nasional pada bulan April 2026, OJK telah menerima 14.232 pengaduan, sebesar 11.753 pengaduan terkait pinjaman online ilegal dan 2.379 pengaduan investasi ilegal,”jelas Agus. Menanggapi situasi ini, Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyambut baik inisiatif BKPSDM dan memaparkan besarnya tantangan yang dihadapi digitalisasi keuangan saat ini. ”Kami melihat perkembangan sektor jasa keuangan digital membawa tantangan besar. Di Cirebon sendiri, hingga awal Juli 2026 kami sudah melayani ribuan konsultasi dan SLIK. Kolaborasi ini sangat tepat untuk membentengi ASN,” ungkap Agus Muntholib.DKUKMPP Kota Cirebon Pantau Harga Kepokmas di Pasar Kanoman Guna Kendalikan Inflasi
Portalnusa.id – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon bergerak cepat dalam memastikan stabilitas harga dan...
































Discussion about this post