• Latest

Ada Apa Dengan Jaringao, Ini Kata Sagino

13 April 2022

Banyak ASN Bolos Kerja Akibat Terlilit Masalah Keuangan

6 July 2026

Puluhan Warga Penyuken Adu Ketangkasan Layangan

6 July 2026
ADVERTISEMENT

Masa Libur Sekolah, Wisata Bahari Kejawanan Diserbu Pelancong

6 July 2026
Dampak Dapur SPPG Tutup Sementara, Harga Telur di Cirebon Anjlok

Dampak Dapur SPPG Tutup Sementara, Harga Telur di Cirebon Anjlok

2 July 2026
Setda Kota Cirebon Pindah Sementara ke GCM Pekan Depan, Ketua DPRD: Jangan Kurangi Kinerja Pelayanan

Setda Kota Cirebon Pindah Sementara ke GCM Pekan Depan, Ketua DPRD: Jangan Kurangi Kinerja Pelayanan

1 July 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Bertekad Wujudkan Polri yang Berintegritas

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Bertekad Wujudkan Polri yang Berintegritas

1 July 2026
Pemkab Bandung Barat Kembali Hapus Denda Pajak Daerah, Berlaku hingga 31 Agustus 2026

Pemkab Bandung Barat Kembali Hapus Denda Pajak Daerah, Berlaku hingga 31 Agustus 2026

1 July 2026
Pemkab Bandung Barat Raih Opini WTP Keenam dari BPK RI, Jeje: Harus Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat

Pemkab Bandung Barat Raih Opini WTP Keenam dari BPK RI, Jeje: Harus Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat

1 July 2026
Jeje Pastikan Hubungan Industrial di Bandung Barat Tetap Harmonis, Serap Aspirasi Sembilan Serikat Buruh

Jeje Pastikan Hubungan Industrial di Bandung Barat Tetap Harmonis, Serap Aspirasi Sembilan Serikat Buruh

1 July 2026
LSM Penjara Kritik Pemkot Tak Bisa Kelola PAD

LSM Penjara Kritik Pemkot Tak Bisa Kelola PAD

30 June 2026
“Godzilla El Nino” Dinkes Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

“Godzilla El Nino” Dinkes Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

29 June 2026
Perbaikan Jalan, DPUTR Ajukan Anggaran ke Pemprov dan Pusat

Perbaikan Jalan, DPUTR Ajukan Anggaran ke Pemprov dan Pusat

29 June 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Tuesday, July 7 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    “Godzilla El Nino” Dinkes Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

    “Godzilla El Nino” Dinkes Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

    PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

    Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

    Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    “Godzilla El Nino” Dinkes Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

    “Godzilla El Nino” Dinkes Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

    PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

    Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

    Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Daerah

Ada Apa Dengan Jaringao, Ini Kata Sagino

A Sya by A Sya
13 April 2022
in Daerah, Opini, Politik, Sejarah
0
Sagino (sebelah kanan) bersama Willy Aditya, anggota DPR RI (sebelah kiri)

Sagino (sebelah kanan) bersama Willy Aditya, anggota DPR RI (sebelah kiri)

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

” Maksudnya tanah Jaringao ini penuh sejarah besar, dari jaman pertama ada manusia.
Ir. Soekarno satu-satunya presiden RI pernah berkunjung pada tahun 1964.”

Sagino (40), menuturkan kisah menarik tentang Tanah Jaringao. Sagino merupakan generasi ke-4, yang leluhurnya ikut dalam rombongan transmigrasi era kolonial tersebut. Sagino merupakan sarjana ekonomi yang semasa kuliah dia memimpin organisasi kemahasiswaan Front Mahasiswa Nasional (FMN) Bandung, sempat bekerja di beberapa NGO, pernah bekerja di perbankan sebelum akhirnya memutuskan untuk fokus bertani di tanah kelahirannya dan mendirikan Farmer and Social Working Bina Tani Mandiri. Nama lengkapnya Anggit Sagino Loromoso, lahir di Sukabumi 12 Juni 1981, menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Manajemen Produksi dan Pemasaran (FMP), Jurusan Manajemen Produksi Institut Manajemen Koperasi Indonesia, Tahun 2006.

Anggit Sagino Loromoso, nama pemberian dari orang tuanya yang mengandung arti Anggit artinya “nganggito” yakni gelar untuk orang pembuat seni wayang kulit yang pastinya memiliki kemampuan mumpuni. Sagino asal kata sa itu manusia, gino itu guno yang artinya berguna. Harapannya menjadi manusia yang berguna. Loro itu dua. Moso itu waktu. Artinya dua masa sebagai pengingat bahwa manusia kalau lagi senang jangan terlalu senang karena mungkin ia bakal bertemu dengan kedukaan, begitu pun sebaliknya.

Baru-baru ini Sagino bercerita, dia mendapat cerita dari cerita yang disampaikan para leluhurnya, dan berdasarkan hasil penelitian dan kajiannya. Dia juga sempat melakukan studi literatur pada tahun 2005 dengan mengakses perpustakaan Leiden Belanda terkait fakta unik tempat kelahirannya yang ditulis “Tjidjaringao”, ada nama tempat “Tjigebang” di dalam peta yang dibuat jaman Hindia Belanda Tahun 1934. Kata Sagino, data-datanya cukup lengkap di perpustakaan tersebut. Hindia Belanda memiliki visi dan master plan pembangunan wilayah tempat kelahiran Sagino ini sebagai zonasi pelabuhan terbesar setelah Batavia, lantaran letaknya yang cukup strategis berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan berjarak hanya sekitar 200 mil dengan pulau Christmas Australia.

Kata Sagino, penduduk pribumi yang dibohongi kolonial untuk ikut dalam program transmigrasi ini berasal dari daerah Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Dan ada beberapa gelombang pengiriman. Yang pertama penduduk pribumi dari daerah Kediri Jawa Timur sekitar tahun 1887, berikutnya penduduk pribumi dari Kebumen dan Purworejo Jawa Tengah sekitar tahun 1921.

Orang Kediri gelombang pertama yang masuk ke wilayah ini berusaha membuka lahan, ngabukbak leuweung. Namun lantaran kondisinya masih hutan belantara dan sulit untuk bisa survive, pada akhirnya dari mereka banyak yang meninggal.

“Ceritanya didatangkan lagi generasi yang katakanlah paling bisa bertahan di sini sekitar tahun 1921 yakni generasi pribumi dari daerah Kebumen dan Purworejo, diberangkatkan dari pelabuhan cilacap Jawa Tengah. Ini termasuk leluhur generasi saya, leluhur bapak saya dari Desa Kaligending Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen, dan leluhur ibu dari Karang Anyar Kebumen,“ tambah Sagino.

Leluhurnya Sagino termasuk yang diberangkatkan pada gelombang kedua ini yang dari Kebumen berbarengan dengan ekspedisi yang ke Suriname dan Deli Serdang.

Kisah ini menguatkan fakta asal-usul keberadaan perkampungan masyarakat suku Jawa yang eksis di tengah-tengah masyarakat suku Sunda di Desa Gunung Batu, Ujunggenteng, Pangumbahan, Cikangkung dan Mekarsari, Kecamatan Ciracap Kab. Sukabumi.

Untuk diketahui, nama Ujunggenteng sangat terkenal di manca negara sebagai objek wisata pantai yang sarat nilai sejarah, kerap kali dikunjungi bukan hanya oleh para wisatawan lokal melainkan internasional.

Di sekitar Ujunggenteng ini terdapat sejumlah artefak peninggalan kolonial seperti bangunan, dermaga, mercusuar, bunker dan lain sebagainya. Bahkan di lihat dalam peta yang dibuat Belanda Tahun 1934 masih terlihat lori/ jalur kereta pengangkut barang. Sayangnya artefak tersebut kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Peninggalan-peninggalan itu seolah dibiarkan.

Seorang musikus terkenal pro rakyat asal Bandung, Mukti Mukti membuatkan syair lagu yang khusus didedikasikan untuk masyarakat Jaringao ini. Berikut ini syair lagu yang kerap dia nyanyikan di panggung-panggung rakyat.

Tanah Jaringao

Tanah kita di Jaringao
Sudah lama kami rasakan
Semenjak tahun dua puluhan
Susah untuk dilupakan
Marilah kawan
Garaplah lading
Angkat pacul
Sangkur parang
Anak Istri butuh makan
Sekolah anak pun mesti bayar

Tanah Jaringao
Tanah kita
Habis dimakan hibrida
Bangunlah kawan
Apikan jiwa
Si pemakan tanah
Usirlah semua
Tanah Jaringao
Tanah kita
Habis dimakan hibrida
Bangunlah kawan

Apikan jiwa
Si pemakan tanah
Usirlah semua
Tanah Jaringao
Tanah kita
Habis dimakan hibrida
Bangunlah kawan
Apikan jiwa
Si pemakan tanah
Usirlah semua

(Syair dan Lagu oleh Mukti Mukti)

Juga penyair ternama Wiji Tukul musuhnya Orde Baru yang keberadaannya sampai hari ini tak ditemukan menulis puisi berjudul Gunung Batu. Gunung Batu ini nama desa sebelum terjadi pemekaran di mana Kampung Jaringao ini berada. Berikut puisinya yang dia tulis di tahun 1987.

Gunung Batu

desa yang melahirkan laki-laki
pencuri-pencuri
menembak binatang di hutan lindung
mengambil telur penyu
di pantai terlarang
demi piring nasi

gunung batu
desa terpencil Jawa Barat
dipagari hutan
dibatasi pantai pantai cantik
ujung genteng, cibuaya, pangumbahan
sulit transportasi
-jakarta dekat-
sulit komunikasi

sejarah gunung batu
sejarah kuli-kuli
sejak kolonial
sampai republik merdeka

sejarah gunung batu
sejarah kuli-kuli
gunung batu
masih di tanah air ini

November 87 Wiji Tukul

Balik lagi ke cerita tadi, sebenarnya mereka dijanjikan bakal dibawa ke Kalimantan atau Borneo sesuai dengan minat mereka. Namun kapal laut yang membawa mereka selama kurang lebih 3 bulan malah bersandar di pantai Ujunggenteng, entah bagaimana ceritanya pelayaran bisa selama itu padahal pelayaran dari Pelabuhan Pacitan untuk yang gelombang pertama dan gelombang kedua diberangkatkan dari pelabuhan Cilacap, masih di kepulauan Jawa. Mereka dipekerjakan di daerah perkebunan yang sebelumnya sudah diusahakan oleh VOC (Verenigde Oostindische Compagnie). VOC ini Holding Company-nya Hindia Belanda.

Pengusaha Eropa banyak yang mau berinvestasi di nusantara melalui VOC, tidak hanya orang Belanda tapi ada orang Inggris dan orang Eropa lainnya. Salah satunya ada seorang pengusaha dari Eropa yang tertarik untuk membuka lahan perkebunan di Jaringao, di daerah ini dengan membuka lahan perkebunan mulai dari kelapa sawit, kopra, karet, singkong dan serai serta membuka peternakan sapi. “Makam si pengusaha tersebut ada di sini dan sering dikunjungi keluarganya dari Eropa,” ujar Sagino.

Satu-satunya presiden yang pernah ke sini yakni presiden pertama RI, Ir.Soekarno, berkunjung sekitar tahun 1964-an. “Bahkan almarhum Uwa saya, Uwa Masna (meninggal pada Desember tahun 2016) kan menjadi pemuda rakyat atau PR kala itu sempat mengawalnya ketika presiden berkunjung. Dia cerita menyalami sendiri berjabatan tangan dengan Presiden RI saat kunjungan ke sini,” kata Sagino.

Kampung Jaringao tepatnya kini terletak di desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi. Sebelumnya desa ini secara administratif masih masuk desa Gunung Batu. Di tahun 2008 desa Gunung Batu dimekarkan menjadi tiga desa yakni desa Ujunggenteng, Desa Pangumbahan dan desa induk yakni Desa Gunung Batu. Desa Gunung Batu sendiri dulunya pemekaran dari desa Cikangkung pada Tahun 1973. ” Lokasi semua desa tersebut masih di satu titik kordinat. Dan aksesnya cukup dekat ke pantai Cibuaya, Ujunggenteng, dan Pantai Pasir Putih, sekitar 5 sampai 10 menit naik motor dari rumah saya,” ungkap Sagino.

Leluhurnya dulu kata Sagino menyebut daerah Jaringao ini dengan sebutan “Boroneoh”, atau Tanah Boroneoh, lantaran dalam bayangan mereka ini dibawa ke pulau Borneo Kalimantan. Padahal dijadikan buruh perkebunan pengusaha Eropa. Nama Jaringao sendiri konon lantaran di daerah ini banyak ditemukan tumbuhan Dringo atau Jaringao.

Interaksi dengan Penduduk Asli

Awal mula terbongkarnya terkait ekspedisi transmigrasi ini yang ternyata bukan dikirim ke Borneo tapi masih di sekitar pulau Jawa (cuma beda suku) yaitu pada pengiriman pribumi yang dari Kebumen dan Purworejo. Saat itu mereka benar-benar terisolasi di tengah hutan, mereka hanya hidup di bedeng-bedeng.

Di sini ada sungai namanya Cikarang, kata Sagino, sementara masyarakat pendatang ditempatkan di tengah hutan dan terhalang oleh sungai besar tersebut yang menyulitkan mereka untuk berinteraksi dengan penduduk asli. Ditambah lagi sungai Cikarang ini dimitoskan sungai angker, banyak buaya, dan cerita-cerita mitos lainnya. Intinya untuk menyebrang pun sangat sulit dilakukan.

Tapi, lantaran ikhtiar manusia lambat laun akhirnya bisa menyebrang hingga terjalinlah komunikasi dengan penduduk asli yang berbahasa Sunda. Bahasa Sunda dengan bahasa Jawa banyak kemiripan. Tersiarlah kabar ternyata mereka bukan dibawa ke Borneo Kalimantan tapi ke Jaringao tanah Priangan.

Sebenarnya penduduk asli tahu ada masyarakat di tengah hutan, namun lantaran mereka juga terhambat interaksinya jadi tidak mengetahui bagaimana kehidupan masyarakat pendatang tersebut.

Yang dikirim ke Jaringao dari Kebumen dan Purworejo jumlahnya bukan ratusan tapi ribuan, bedol desa. Mereka membawa kebudayaan dan tradisinya yang hingga kini masih lestari, bahasa Jawanya pun masih dipakai.

Sagino mengakui dia masih menggunakan bahasa Jawa ngapak sekalipun bahasa Sundanya sangat fasih. “ Kesenian kuda lumping masih sering digelar di sini dalam perayaan-perayaan, “ ungkap Sagino.

Komunal Jawa sekarang hampir tersebar di 5 desa, di desa Gunung Batu, Pangumbahan, Cikangkung dan desa Mekarsari. Sejak tahun 80-an akulturasi budaya cukup kuat melalui pergaulan, perkawinan dan sekolah, contohnya ada masyarakat satu kampung yang anak-anaknya sama sekali sudah tidak lagi bisa berbahasa Jawa.

Menurut Sagino, ada keunikan entitas tersendiri di wilayah Sukabumi ini baik dari sisi pengembangan budaya, maupun adat tradisi apalagi ini kawasan wisata Geopark. “Di satu titik di Selatan Sukabumi ada komunitas Jawa yang konsisten dan komitmen untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhurnya. Bahasanya masih dipakai, adat istiadat dan keseniannya masih dipakai, Sesuatu yang unik di tanah priangan ada sebuah komunitas etnik yang bukan pendatang transmigran jaman Orde Baru Tahun 70, 80-an, tapi ini terjadi sebelum jaman Indonesia merdeka,” pungkas Sagino.”

Tags: SoekarnoSukabumiTanah Jaringao
Iklan Iklan Iklan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rahma dan Muhammad Irpan Terpilih Jadi Duta Literasi

Next Post

Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Pasar Kanoman

A Sya

A Sya

Related Posts

Banyak ASN Bolos Kerja Akibat Terlilit Masalah Keuangan

by Redaksi PortalNusa
6 July 2026
0
4

Portalnusa.id – Masalah kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon kini tengah menjadi sorotan serius. Menurut Budi,...

Puluhan Warga Penyuken Adu Ketangkasan Layangan

by Redaksi PortalNusa
6 July 2026
0
6

Portalnusa.id – Kawasan RW 05 Penyuken, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, mendadak riuh pada Minggu (5/7/2026). Puluhan warga berkumpul...

Masa Libur Sekolah, Wisata Bahari Kejawanan Diserbu Pelancong

by Redaksi PortalNusa
6 July 2026
0
3

Portalnusa.id – Momentum libur panjang sekolah tahun ini membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kota Cirebon. Sejumlah objek wisata...

Next Post

Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Pasar Kanoman

Siap-Siap! Pemerintah Buka 758 Ribu Formasi Guru ASN PPPK Tahun 2022

Indonesia Fashion Week 2022, Hadirkan Pesona Kain Borneo

Lewat Giat OASE-KIM, Menpora Amali Ajak Masyarakat Tetap Sehat dan Bugar Selama Berpuasa

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • LSM Penjara Kritik Pemkot Tak Bisa Kelola PAD

    LSM Penjara Kritik Pemkot Tak Bisa Kelola PAD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jeje Pastikan Hubungan Industrial di Bandung Barat Tetap Harmonis, Serap Aspirasi Sembilan Serikat Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Penyuken Adu Ketangkasan Layangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Bandung Barat Kembali Hapus Denda Pajak Daerah, Berlaku hingga 31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Bandung Barat Raih Opini WTP Keenam dari BPK RI, Jeje: Harus Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Banyak ASN Bolos Kerja Akibat Terlilit Masalah Keuangan

6 July 2026
4

Puluhan Warga Penyuken Adu Ketangkasan Layangan

6 July 2026
6

Masa Libur Sekolah, Wisata Bahari Kejawanan Diserbu Pelancong

6 July 2026
3
Dampak Dapur SPPG Tutup Sementara, Harga Telur di Cirebon Anjlok

Dampak Dapur SPPG Tutup Sementara, Harga Telur di Cirebon Anjlok

2 July 2026
4

RSS PortalNusa Youtube

  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
  • Bahlil Buat Gaduh Penjualan Gas Subsidi, Seekor Ular Okupasi Gudang Agen Gas LPG di Kab. Mamuju 4 February 2025
  • Dosen ASN Gaduh karena Disebut Bukan Pegawai 4 February 2025
  • Kondisi Warga Kp. Sidang Hayu, Desa Curugluhur, Kec. Sagaranten, Sukabumi pasca banjir bandang 4/12 9 December 2024
  • Aspirasi Masyarakat terdampak banjir Sukabumi 04/12, 9 December 2024
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?