PortalNusa.Id, Nunukan. – Ketua Komisi I DPRD Nunukan, Gad Khaleb mengatakan, Gedung Christian Center Nunukan semestinya dikelola oleh Badan Musyawarah Gereja atau BAMAG Nunukan. Hal ini disampaikannya pada Senin (10/04/2023), pukul 21.15 Wita.
Gad Kaleb menyayangkan bangunan mewah dengan biaya Rp. 72,3 Milyar rusak parah karena tidak ada yang mengelola. Gedung Christian Center yang terletak di Jalan Kristianto, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan dibangun menggunakan APBD tahun anggaran 2014 dan 2015.
“Meskipun itu aset pemerintah daerah (Pemda), tapi hak pengelolaan mestinya diserahkan kepada BAMAG Nunukan. Sampai sekarang tidak ada yang kelola,” kata Gad Khaleb,
Ia mengaku sudah sempat membicarakan mengenai hak pengelolaan gedung kepada BAMAG Nunukan, namun tak ada sikap pro aktif dari kepengurusan untuk membicarakan hal tersebut dengan Pemda.
“Setelah diresmikan belum ada penyerahan langsung kepada BAMAG Nunukan. Gedung itu sempat dipakai untuk kegiatan Natal dan Paskah bersama. Tapi semenjak rusak dan beberapa perlengkapan gedung hilang sudah tidak ada lagi kegiatan,” ucapnya.
Lanjut Gad,”Pemda kan sudah bangun, pro aktif lah sedikit. Silahturahmi kepada Pemda untuk minta hak pengelolaan. Kalau soal listrik yang belum ada, gereja-gereja kan bisa patungan buat pasang. Begitu juga air bersih. Berkorban lah sedikit,” tambahnya.
Bangunan dengan auditorium sekira 3.625 meter persegi yang dibangun di atas lahan seluas 10.000 meter persegi itu dapat menampung 1500 jemaat. Namun kini telah rusak di sana sini.
Mengutip hasil pantauan TribunKaltara.com di lapangan, sebagian plafon bangunan auditorium jebol. Bahkan penyangga plafon yang terbuat dari aluminium tampak bergantungan dan sebagian berjatuhan di kursi dan lantai gedung.
Beberapa kaca dinding bangunan auditorium Christian Center Nunukan pecah berserakan di lantai, diduga sengaja dipecahkan oleh orang yang tak dikenal. Begitupun beberapa AC pendingin ruangan hilang, diduga akibat dicuri.





































Discussion about this post