Portalnusa.id – Perumda (PD) Pasar Berintan Kota Cirebon langsung bergerak cepat dalam merancang sejumlah strategi dan program kerja baru. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan tata kelola pasar tradisional serta meningkatkan daya tarik konsumen dan pendapatan daerah.
Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Berintan Kota Cirebon, Iyan Rahadian Sunardi, mengungkapkan bahwa dalam rekap 10 hari kerjanya, pihaknya berfokus pada inspeksi lapangan, pembenahan internal, hingga pendorong perubahan pola kerja para pegawai.
“Kita dalam rekap 10 hari kerja ini tentunya sesuai target. Yang pertama adalah turun langsung ke lapangan untuk inspeksi dan sidak, menggali kondisi faktual potensi masing-masing pasar, serta pembenahan internal organisasi perusahaan. Kita harus mendorong perubahan pola kerja pegawai agar berorientasi pada hasil dan pelayanan,” ujar Iyan Rahadian Sunardi, Rabu (12/8/2026).
Iyan menambahkan, pembenahan tata kelola dilakukan secara menyeluruh mulai dari tingkat Kepala Bidang (Kabid), Kepala Subbidang (Kasubbid), Kepala Pasar, hingga staf kebersihan dengan menerapkan target Key Performance Indicator (KPI) dan pakta integritas. Selain perbaikan internal, penataan kebersihan fasilitas pasar seperti lorong dan toilet juga menjadi prioritas utama.
Inovasi Pelayanan dan Program Unggulan
Untuk meningkatkan trafik pengunjung, PD Pasar Berintan meluncurkan beberapa program inovatif, di antaranya:
Gerakan ‘Ayo ke Pasar’: Menggaet generasi muda (Gen Z) dan para pelajar sekolah untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap pasar tradisional.
“Zaman sekarang orang tua lebih sering mengantar anak ke mal, sehingga anak-anak tidak tahu kalau di pasar tradisional itu bisa menawar. Nanti ada tugas belanja dari sekolah, dan kita fasilitasi antar-jemput menggunakan armada Citros,” jelas Iyan.
Digitalisasi Pasar: Kolaborasi dengan platform digital seperti GrabMart sebagai pilot project di Pasar Kramat dan Pasar Derajat.
Branding Pasar Balong: Rencana pembuatan One Stop Shopping Muslim Fashion atau Muslim Fashion Fair yang dilengkapi dengan gebyar diskon serta acara pekanan.
Pekan Sarapan Pasar Pagi: Memanfaatkan peluang dari keberadaan jogging track Sukalila dengan menyediakan sentuhan kuliner dan sarapan sehat mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
Peningkatan Value Dagangan: Mengedukasi pedagang mengenai pengemasan produk (packing) yang lebih menarik dan higienis untuk meningkatkan nilai jual.
Optimalisasi Aset dan Kerjasama Sponsor
Menanggapi keterbatasan anggaran, PD Pasar Berintan berupaya menjajaki kerja sama sponsorship dan partnership dengan pihak swasta tanpa harus bergantung pada anggaran Perumda. Pihaknya juga tengah mengecek dan mengevaluasi kontrak-kontrak kerja sama aset, khususnya yang berbasis Build-Operate-Transfer (BOT) seperti PGC dan Harjamukti yang akan segera berakhir.
“Intinya aset tidak boleh menganggur. Semua ruang kosong hingga titik advertising akan kita petakan demi mengoptimalkan pendapatan yang menjadi hak Perumda,” pungkasnya.































Discussion about this post