Portalnusa.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon resmi membuka layanan Penukaran Terpadu guna memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H.
Program ini merupakan sinergi antara Bank Indonesia dengan sembilan perbankan besar di wilayah Ciayumajakuning, yakni BRI, BNI, Mandiri, BJB, BTN, BSI, BCA, Bank Muamalat, dan Bank CIMB Niaga.
Kepala KPwBI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, menjelaskan bahwa jumlah penyediaan uang tahun ini meningkat signifikan untuk mengimbangi pesatnya pertumbuhan ekonomi dan tingginya minat warga.
“BI menyiapkan dana sebesar Rp3,89 triliun untuk tahun 2026, naik 25,8% dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp3,09 triliun,”katanya, disela peninjauan penukarang uang terpadu di GCM, Senin (9/3/2026).
Wihujeng menuturkan, masyarakat kini bisa menukar hingga Rp5,3 juta per paket, lebih tinggi dari batas tahun lalu yang hanya Rp4,8 juta.
Selama periode Ramadan (23 Februari hingga 13 Maret 2026), tersedia total 14.900 paket penukaran. Khusus untuk kegiatan penukaran terpadu, disediakan kuota 1.000 paket per hari selama empat hari pelaksanaan.
Untuk menjaga ketertiban dan memberikan kepastian jadwal, seluruh proses pendaftaran wajib dilakukan melalui aplikasi atau situs PINTAR.
Wihujeng menegaskan bahwa sistem ini memudahkan masyarakat agar tidak perlu mengantre tanpa kepastian.
”Mayoritas penukaran dilakukan melalui loket-loket perbankan yang tersebar di 99 titik strategis, namun tetap terintegrasi dengan sistem PINTAR,”katanya.
Melalui penambahan kuota dan titik layanan ini, Bank Indonesia berharap masyarakat dapat menukarkan uang dengan lebih aman dan nyaman melalui jalur resmi yang telah disediakan.



































Discussion about this post