PortalNusa.ID, Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi dan KPU Kota Sukabumi memperkuat sinergi kelembagaan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan yang berfokus pada integrasi data pemilih, pendidikan politik, serta penguatan tata kelola demokrasi.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ayep Zaki bersama jajaran KPU di Balai Kota Sukabumi, Senin (23/2), disaksikan Wakil Wali Kota Bobby Maulana dan Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi.
Ayep menegaskan, optimalisasi pemilih lama maupun pemilih pemula menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas partisipasi publik. Menurutnya, dukungan lintas perangkat daerah diperlukan agar pemutakhiran data pemilih berjalan akurat dan berkelanjutan.
“Demokrasi adalah komitmen bersama. Kita harus memastikan setiap warga yang memiliki hak pilih terdata dengan baik dan mendapat pendidikan politik yang memadai,” ujarnya.
Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno, menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam konsolidasi kelembagaan menghadapi tahapan pemilu mendatang.
Ia menekankan, masa nontahapan justru menjadi periode strategis untuk melakukan pemeliharaan data pemilih secara berkelanjutan, memperkuat koordinasi, serta membangun inovasi demokrasi di tingkat lokal.
Nota Kesepakatan tersebut mencakup sosialisasi dan pendidikan pemilih, dukungan keamanan dan netralitas aparatur, pemanfaatan serta pemutakhiran data kependudukan, hingga pengembangan sumber daya manusia bidang kepemiluan.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kota Sukabumi menyediakan dukungan administratif dan akses data kependudukan, sementara KPU memastikan pengelolaan data dilakukan sesuai prinsip kerahasiaan dan regulasi yang berlaku.
Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi daerah dalam membangun demokrasi yang lebih inklusif, partisipatif, dan berbasis data akurat sebagai fondasi pemilu yang berkualitas.




































Discussion about this post