Portalnusa.id – Kabar bahagia datang bagi pasangan Sri Puspitasari (67) dan Hadiyanto (53). Rumah mereka di Gang Pulo Kaca, Kelurahan Pekalipan, yang sempat viral karena kondisinya yang nyaris ambruk, kini mulai diperbaiki oleh Polres Cirebon Kota.
Bangunan bersejarah bagi keluarga ini terakhir kali direnovasi pada tahun 1974. Setelah puluhan tahun termakan cuaca, atap yang runtuh dan kayu yang lapuk kini tak lagi jadi ancaman.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, bergerak cepat menerjunkan personel untuk melakukan rehabilitasi total mulai Jumat (27/2/2026) ini.
”Ini adalah respons kami terhadap kondisi warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan Ibu Sri dan suami bisa tidur dengan tenang tanpa rasa khawatir bangunan roboh,” ujar AKBP Eko.
Proses pembersihan puing sudah dimulai. Rencananya, peresmian rumah hasil bedah rumah ini akan dilakukan secara serentak dalam agenda kunjungan pimpinan Polri ke wilayah Polda Jawa Barat dalam waktu dekat.
Selama pengerjaan berlangsung, pasutri lansia itu, dan barang-barang miliknya sementara dipindahkan terlebih dahulu ke tempat yang lebih aman hingga proses pembangunan selesai
Eko menargetkan proses pengerjaan dikejar tayang dan ditargetkan rampung pada 4 Maret mendatang.
“Ini adalah respons kami terhadap kondisi warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan Ibu Sri dan suami bisa tidur dengan tenang tanpa rasa khawatir bangunan roboh,” ujar Kapolres.
Rumah milik Ibu Sri Puspitasari tersebut menjadi sorotan publik karena struktur bangunannya yang miring dan atap yang sudah sebagian runtuh.
Berdasarkan hasil peninjauan langsung, bangunan tersebut dikategorikan sebagai Rutilahu karena tidak memenuhi standar kelayakan hunian dari sisi kekuatan konstruksi, ketahanan atap, kondisi dinding, serta perlindungan terhadap hujan dan angin, yang berpotensi menimbulkan risiko serius apabila tidak segera dilakukan rehabilitasi menyeluruh.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan bahwa tindakan ini adalah bukti kepolisian hadir menyerap aspirasi masyarakat, baik melalui laporan langsung maupun media sosial.
“Dengan harapan hasil pembangunan nantinya benar-benar memberikan kenyamanan dan perlindungan yang layak bagi pemilik rumah,”katanya.




































Discussion about this post