Portalnusa.id – Layanan distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Cirebon mengalami gangguan menyusul terjadinya kebocoran pipa utama berdiameter 600 mm milik PDAM Tirta Giri Nata pada Rabu malam pukul 21.55 WIB di Plangon, Kabupaten Cirebon.
Pihak Perumda Air Minum Tirta Giri Nata langsung mengambil langkah darurat untuk meminimalkan dampak kerusakan.
Kepala Bagian Produksi Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Nedi Trisnadi, menjelaskan bahwa sesaat setelah kebocoran terdeteksi, pihaknya segera menonaktifkan sejumlah pompa air.
“Salah satu antisipasi yang kami lakukan adalah mematikan pompa-pompa di bagian bawah. Hal ini dilakukan karena jika tetap dioperasikan, kami khawatir mesin pompa akan terbakar,” ujar Nedi saat ditemui di lokasi, Kamis (5/2/2026)
Normalisasi Aliran Secara Bertahap,meskipun gangguan ini terjadi secara mendadak, pihak Perumda telah menyebarkan informasi melalui media sosial untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat mengenai gangguan distribusi tersebut.
Koordinasi antar-bagian terkait juga terus diperkuat untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Pihak Perumda menargetkan proses pengerjaan fisik pipa dapat diselesaikan dalam waktu satu hari. Nedi optimistis bahwa proses distribusi air dapat kembali normal dalam waktu dekat.
“Perkiraan kami selesai dalam satu hari. Insya Allah sore nanti atau sebelum malam, aliran air sudah bisa kita alirkan kembali setelah melalui tahap pengaturan aliran dan normalisasi,” tambahnya.
Manajemen Perumda Air Minum Tirta Giri Nata menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Masyarakat diimbau untuk menampung air secukupnya selama proses normalisasi berlangsung.
Jalur Pantura Cirebon Lumpuh Total Akibat Luapan Banjir, Lalu Lintas Tersendat
Portalnusa.id – Jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon yang menghubungkan wilayah Jakarta menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya mengalami kelumpuhan total pada...



































Discussion about this post