PortalNusa.ID, Sukabumi – Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PKB, Zainul Munasichin, menilai empati kebangsaan menjadi sikap utama yang harus diperkuat ketika bangsa menghadapi ujian berupa bencana alam di berbagai daerah. Menurutnya, rasa kepedulian sebagai sesama anak bangsa akan menentukan seberapa kuat masyarakat mampu bertahan dan bangkit dari musibah.
Hal itu disampaikan Zainul dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/12/2025).
Zainul mengatakan, bencana sering kali datang tanpa peringatan dan berdampak luas bagi masyarakat. Dalam kondisi tersebut, empati kebangsaan dinilai menjadi perekat yang menyatukan masyarakat lintas wilayah dan latar belakang.
“Empati kebangsaan membuat kita tidak bersikap acuh. Kita terdorong untuk hadir, membantu, dan merasakan penderitaan saudara kita sebagai penderitaan bersama,” ujar Zainul.
Ia menjelaskan, nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan memberikan landasan moral agar masyarakat tidak terjebak pada sikap individualistis saat menghadapi krisis. Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kata dia, mengajarkan pentingnya kepedulian dan persaudaraan.
Menurut Zainul, kuatnya empati sosial akan berdampak langsung pada efektivitas penanganan bencana, mulai dari respon awal hingga pemulihan pascabencana. Kolaborasi antara masyarakat, relawan, dan pemerintah akan terbangun dengan lebih baik jika dilandasi rasa kebersamaan.
“Kalau empati itu hidup, kita akan bergerak bersama tanpa harus menunggu perintah. Inilah kekuatan bangsa kita,” jelasnya.
Ia berharap, melalui sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, masyarakat semakin menyadari bahwa nilai kebangsaan bukan sekadar slogan, melainkan pedoman dalam bertindak, terutama saat bangsa berada dalam situasi sulit.
“Bencana adalah ujian bagi kita semua. Empati kebangsaan adalah kunci agar kita bisa melewatinya dengan lebih kuat dan bermartabat,” pungkasnya.




































Discussion about this post