Portalnusa.id – Hasil produksi tangkapan ikan para nelayan di Kota Cirebon mengalami penurunan signifikan dalam dua bulan terakhir. Penurunan ini diduga kuat dipicu oleh faktor cuaca ekstrem serta kendala operasional yang dihadapi para nelayan.
Kepala Bidang Perikanan dan Kelautan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Cirebon, Yudi L. Hakim, mengungkapkan bahwa penurunan produksi tersebut sangat terasa pada hasil bongkar muat kapal-kapal kecil yang sudah kembali melaut.
”Produksi sekarang itu lagi menurun. Yang biasanya bisa mendapatkan hingga 10 ton, sekarang turun drastis hanya sekitar 5 sampai 6 ton saja,” ujar Yudi saat memberikan keterangan, Rabu (17/6/2026).
Yudi menjelaskan, ada dugaan kuat bahwa fenomena cuaca ekstrem seperti El Nino menjadi salah satu penyebab utama menurunnya hasil tangkapan.
Kendati demikian, pihak DKPP masih akan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memastikan sejauh mana faktor alam ini memengaruhi kondisi di laut.
Selain faktor cuaca, penurunan pasokan ikan ini juga disebabkan oleh keterlambatan keberangkatan kapal-kapal nelayan akibat sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM). Keterlambatan ini otomatis membuat jadwal bongkar muat di pelabuhan ikut mundur.
”Kemarin itu keberangkatan sempat tertunda karena cuaca ekstrem dan sulitnya BBM. Akibatnya, baru beberapa kapal saja yang baru melakukan bongkar muat,” tambah Yudi.
Lebih lanjut, Yudi memaparkan bahwa kapal-kapal besar dengan masa melaut di atas empat bulan saat ini belum kembali ke pelabuhan karena baru berangkat sekitar bulan Mei lalu. Oleh karena itu, data penurunan yang terlihat saat ini baru bersumber dari kapal-kapal berukuran kecil.
DKPP Kota Cirebon akan terus memantau perkembangan ini dan melakukan rekapitulasi data produksi total pada akhir bulan atau akhir triwulan untuk dilaporkan kepada Kepala Dinas.
Kondisi sulit ini berdampak langsung pada sektor ekonomi masyarakat pesisir. Akibat penurunan hasil tangkapan dan keterlambatan melaut, pendapatan para nelayan serta Anak Buah Kapal (ABK) di Kota Cirebon mengalami penurunan drastis.































Discussion about this post