Portalnusa.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon berkomitmen penuh untuk memastikan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP berjalan dengan lancar.
Pelayanan optimal dan maksimal terus diberikan agar seluruh orang tua murid dapat terlayani dengan baik, baik dalam hal perolehan informasi maupun proses pendaftaran.
Berdasarkan jadwal pelaksanaan, Kamis (18/6) tahap pertama SPMB jalur prestasi, afirmasi dan mutasi di tingkat SMP Negeri dimulai.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Cirebon, Ade Cahyaningsih, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan fleksibilitas pelayanan. Pelayanan SPMB dapat diakses secara daring (online) maupun luring (offline), baik di sekolah asal, sekolah yang dituju, hingga di kantor Dinas Pendidikan.
“Kami ingin memberikan pelayanan optimal dan maksimal supaya semua orang tua bisa terlayani dengan baik dan bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kalau ada orang tua yang ketakutan takut salah, boleh dibantu oleh sekolah asal atau sekolah yang dituju, tetapi pendaftarannya tetap secara online dan verifikasi sesuai SOP,” ujar Ade usai monitoring pelaksanaan SPMB di SMP N 4 Kot Cirebon.
Terkait kendala yang sering ditemui seperti salah input data atau penentuan titik koordinat, Disdik Kota Cirebon menegaskan telah menyiapkan jalur komunikasi yang transparan dan objektif untuk membantu orang tua murid.
Untuk kuota penerimaan SPMB tingkat SMP tahun ini, aturan yang diterapkan adalah, Jalur Prestasi 30%, Jalur Afirmasi 20%, Jalur Mutasi 5%.
Sisa kuota sebesar 45% akan dialokasikan pada tahap kedua untuk Jalur Domisili. Di dalam kuota tersebut juga sudah mengakomodasi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) serta anak guru.
Ade mengimbau orang tua agar cermat memilih jalur pendaftaran, sebab sistem Dapodik saat ini sudah dikunci oleh kementerian berdasarkan evaluasi kepadatan penduduk, sehingga tidak ada ruang untuk siswa di luar kuota Dapodik.
Secara akumulasi, terdapat sekitar 5.000-an lulusan SD di Kota Cirebon, dan jumlah tersebut dipastikan dapat tertampung seluruhnya di SMP negeri maupun swasta yang ada di Kota Cirebon.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Kota Cirebon, Ikin Sahrikin, menyatakan kesiapan pihak sekolah dalam menyukseskan SPMB. Tahapan sosialisasi dan pelatihan operator telah dilakukan secara berjenjang.
Untuk SMPN 4 Kota Cirebon sendiri, total kuota yang disediakan adalah 418 siswa (hasil dari 38 siswa dikali 11 rombongan belajar). Dari jumlah tersebut, kuota untuk jalur prestasi rapor disiapkan sebesar 10% atau sekitar 41 orang.
“Insyaallah semua sarana sudah siap, seperti laptop dan komputer. Kami sementara sudah menyiapkan 5 orang operator, dan jika kurang sudah ada cadangan yang siap disimulasikan. Papan informasi baik daring maupun luring juga sudah siap untuk melayani orang tua dan siswa,” pungkas Ikin.

































Discussion about this post