Kejadian aspal yang mengelupas di lobunta banjarwangunan kecamatan Mundu pada saat banjir, dipastikan bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian yang lama pada satu tahun yang lalu.
Hal tersebut dipastikan oleh Kapolres Cirebon kota AKBP Eko Iskandar saat dikonfirmasi terkait kebenaran video yang beredar aspal jalan di labuanta mengelupas saat banjir beberapa hari yang lalu.
Eko menuturkan setelah kejadian video viral itu pihaknya bersama tim melakukan pengecekan ke lokasi dan koordinasi dengan pemerintah desa setempat.
“Pada kemarin itu memang di lobunta sampai terjadi banjir cuman kejadiannya tidak seperti video yang viral ya setelah saya cek lokasi ternyata video yang viral itu video pada tahun kemarin,”kata Eko saat dikonfirmasi di sela mendampingi Kapolda Jabar Kunjungan ke Pondok Pesantren Buntet, Senin (29/12/2025).
Eko berharap kepada masyarakat, pada saat situasi kebencanaan untuk tidak memposting kejadian bencana yang belum dipastikan kebenarannya.
“Jangan asal posting, kita kroscek kebenarannya dulu, “katanya.
Selama masih musim hujan, kepolisian pun tetap melakukan mitigasi di beberapa titik rawan banjir terutama di jalan ateri yang sering dilintasi pengendara.
“Yang di jalan Rajawali kalau saat hujan deras itu ada genangan air, namun, sejauh ini masih bisa dilintasi, dan kemarin terjadi ada genangan itu hanya satu jam sudah surut, tidak menjadi hambatan,”katanya.
Pada saat terjadi hujan, Eko pastikan, personil Polres Cirebon Kota disiagakan di titik rawan banjir guna melakukan evakuasi kepada masyarakat. (Surya)
Pererat Silaturahmi pasca-Ramadan, DWP Kota Cirebon Gelar Halalbihalal 1447 H
Portalnusa.id – Momentum Idulfitri menjadi sarana penting bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Cirebon untuk memperkuat soliditas organisasi. Melalui kegiatan...


































Discussion about this post