PORTALNUSA.ID – Dunia literasi di Kabupaten Bandung kedatangan sosok penggerak yang tidak perlu diragukan lagi komitmennya. Amran Halim, S.S., atau yang akrab disapa Kang Amran, kini resmi terpilih sebagai anggota Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Lokus Kabupaten Bandung 2026. Langkah ini memperpanjang deretan kontribusi nyata pria kelahiran Cirebon tersebut dalam membangun kecerdasan kolektif bangsa melalui dunia tulisan dan pelestarian budaya.
Saat ini, Kang Amran memilih untuk menetap dan berdomisili di Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Berbekal latar belakang pendidikan dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FPBS UPI Bandung yang diselesaikannya pada tahun 2012, ia terus konsisten bergerak di jalur edukasi dan sosial. Jiwa kepemimpinannya di dunia informasi juga terbukti lewat perannya sebagai Ketua DPD Pro Jurnalismedia Siber Jawa Barat.
Jika menilik ke belakang, perjalanan literasi seorang Amran Halim merupakan sebuah bentangan proses yang panjang dan matang. Kiprahnya di ranah publik dimulai sejak tahun 2013 saat ia dipercaya menjadi bagian dari Tim Penulis Konten Web Kebudayaan Indonesia. Ketertarikannya yang mendalam pada nilai-nilai tradisi kemudian membawanya bergabung dalam Tim Riset Tradisi Pencak Silat Road to UNESCO sepanjang tahun 2014 hingga 2018, yang kemudian dilanjutkan sebagai Tim Penulis Web Tradisi Pencak Silat hingga tahun 2019.
Tidak berhenti pada level riset dan penulisan digital, Kang Amran mulai menancapkan pengaruhnya langsung di akar rumput masyarakat dengan menjadi Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bina Jati Mandiri di tanah kelahirannya, Kabupaten Cirebon. Dedikasinya terhadap dunia anak-anak dan sastra juga mewujud nyata kala dirinya terpilih menjadi salah satu penulis dalam “Buku Dongeng Anak Indonesia” yang diterbitkan oleh Perpusnas Press pada tahun 2022. Kemampuan menulis kreatifnya kembali teruji setahun berikutnya pada tahun 2024, Kang Amran kembali tercatat sebagai kontributor tulisan berjudul “Nalagni Chandra” untuk Majalah Pakubasa yang dikelola oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat.
Memasuki tahun 2024, kerja keras dan konsistensinya dalam menggerakkan ekosistem membaca membuahkan apresiasi tinggi berupa raihan Bantuan Pemerintah (Banpem) Penggerak Komunitas Literasi dari Badan Bahasa 2024. Pengalaman empiris tersebut menjadikannya figur tepercaya, hingga pada tahun 2025 ia diminta untuk menjadi Pendamping sekaligus Narasumber Banpem Komlit bagi perkembangan kegiatan literasi TBM Ceria di Cirebon. Dan pada tahun 2025, Kang Amran juga tercatat sebagai Komisaris Utama Penerbit PT Pers Kita Bersama dan Ketua Dewan Editor Penerbit Yayasan Bina Jati Mandiri.
Kini di tahun 2026, sembari mengemban amanah baru sebagai Relima Kabupaten Bandung, Kang Amran tetap produktif menulis karya lewat tulisan terbarunya yang masuk dalam buku “Bandung dalam Cerita” oleh Dispusip Kabupaten Bandung. Melalui prinsip hidup bahwa literasi bukan sekadar perkara mengeja teks melainkan tentang menumbuhkan kesadaran kolektif, kehadiran Kang Amran di Kabupaten Bandung diharapkan mampu menjadi pemantik semangat dan bukti seorang tokoh masyarakat yang literat dan berkarakter luhur.

































Discussion about this post