Portalnusa.id – SMK Muhammadiyah Lemahabang, Cirebon, kembali menjadi magnet tujuan studi banding bagi sekolah-sekolah binaan Yamaha, Sebanyak 11 SMK binaan Yamaha DDS 3 Jawa Tengah melakukan kunjungan untuk mempelajari kiat sukses yang diterapkan oleh SMK Lemahabang, Jumat (7/11/2025).
Kunjungan ini meliputi SMK dengan kategori Grade A (9 sekolah) dan Grade B (2 sekolah) dalam Kurikulum Keunggulan Yamaha (KKY). Para peserta mendapatkan materi berupa pemaparan profil sekolah serta visitasi ke workshop dan ruang teori kelas khusus Yamaha.
Peserta studi banding tersebut, terdiri dari 24 orang kepala sekolah dan kepala jurusan TSM dari berbagai SMK di wilayah DDS 3 Jawa Tengah, dan ditambah peserta dari Area Service Development Yamaha (ASD dan juga education dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing wilayah DDS 3 Semarang.
Kepala SMK Muhammadiyah Lemahabang, Mohamad Ruspandi, mengungkapkan bahwa sekolahnya telah beberapa kali menjadi tempat studi banding bagi sekolah binaan Yamaha dari berbagai daerah.
“Ini bukan kali pertama, SMK Lemahabang sudah sering menjadi rujukan studi banding bagi sekolah-sekolah di bawah naungan Daireck Distribusion System (DDS) Yamaha,” ujarnya.
Ruspandi menambahkan bahwa kunjungan ini bermula dari evaluasi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terhadap kualitas SMK Lemahabang.
“Awalnya, koordinator servis Yamaha wilayah DDS 3 datang dan melihat langsung kondisi sekolah kami. Mereka menilai bahwa SMK kami memiliki kualitas yang mumpuni, sehingga mereka mengajukan izin untuk menjadikan SMK Lemahabang sebagai tujuan studi banding bagi sekolah-sekolah binaan di wilayah Semarang hingga Jogja,” jelasnya.
Wakasek Humas Hubin SMK Lemahabang, Iyus Rusmana, mengungkapkan peserta studi banding di SMK Lemahabang ini terdiri dari kepala sekolah dan kepala jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) dari masing-masing sekolah.
Terpilihnya SMK Muhamadiyah Lemahabang esuai persetujuan dari General manager service PT Yamaha Indonesia, dan para peserta pin atas undangan yang diajukan oleh koordinator servis DDS 3 Jawa Tengah.
Adapun tujuan utama dari studi banding ini, lanjutnya adalah agar mereka dapat melihat potensi yang ada di sekolah SMK Lemahabang ini.
“Potensi ini telah diakui secara nasional, di mana SMK kami berhasil meraih predikat sebagai salah satu SMK binaan terbaik. Mereka ingin melihat langsung fasilitas pembelajaran dan tingkat penyerapan lulusan kami” ujarnya.
Iyus pun menjelaskan berkaitan dengan materi yang diberikan kepada peserta studi banding dari DDS 3 Jateng meliputi pemaparan materi tentang profil sekolah, dan juga bagaimana kiat sukses perjalanan panjang dari mulai kerja sama dengan PT. Yamaha Indonesia sampai dengan bisa berhasil dan menjuarai SMK terbaik binaan Yamaha.
“Selain materi tadi mereka pun melakukan visitasi ke workshop dan ruang teori kelas khusus Yamaha. Pastinya kita sampaikan semua tips and triknya bisa bekerjasama dengan Yamaha, bagaimana konsep pembelajarannya? maupun dari segi fasilitasnya?.” terangnya.
Ia berharap dengan adanya studi banding ini kedepannya bisa memajukannya sekolah binaan Yamaha di masing-masing wilayah DDS-nya.
” Bagi kami ini menjadi motivasi tersendiri, mengingat untuk mempertahankan prestasi yang sudah diraih saat ini diakuinya memang sulit, namun kami akan terus berusaha menggali dan mengembangkan potensi potensi yang ada di SMK Lemahabang ini, “pungkasnya.
BK DPRD Kota Cirebon Jadwalkan Pemanggilan Saksi HSG pada 19 Mei Mendatang
Portalnusa.id – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cirebon terus bergerak maraton dalam menangani kasus pelaporan yang menyeret Wakil Ketua DPRD,...































Discussion about this post