PortalNusa.ID, Sukabumi – Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi terus mengintensifkan pengawasan terhadap sektor industri guna mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Hal tersebut terlihat dalam kunjungan kerja ke PT Prosweal Indomax di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Senin (20/4/2026).
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian inspeksi yang telah dilakukan sebelum Ramadan, dengan fokus pada potensi penerimaan daerah dari pajak air tanah, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Jalil Abdillah, menyebut sektor industri memiliki kontribusi signifikan terhadap PAD, terutama dari pajak air tanah.
“Perusahaan ini rutin membayar pajak air tanah sekitar Rp16 juta per bulan. Dalam setahun, kontribusinya cukup besar bagi daerah,” ungkapnya.
Namun demikian, DPRD tetap menyoroti aspek kepatuhan perusahaan dalam pengelolaan sumber daya, termasuk penggunaan air tanah. Saat ini, perusahaan diketahui hanya mengandalkan satu sumur bor, sementara kebutuhan air tambahan dipasok dari PDAM.
“Kami akan cek juga sumber air dari PDAM tersebut untuk memastikan semuanya sesuai aturan,” jelas Jalil.
Selain itu, DPRD juga mendorong perusahaan untuk melengkapi seluruh aspek perizinan dan kewajiban lingkungan agar potensi PAD dapat dimaksimalkan tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi DPRD dalam menyeimbangkan antara peningkatan investasi industri dan kepatuhan terhadap regulasi, sehingga kontribusi terhadap pembangunan daerah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Usai kunjungan tersebut, Komisi I melanjutkan agenda pengawasan ke perusahaan lain, yakni PT Promedrahardjo Farmasi Industri yang masih berada di wilayah yang sama.
































Discussion about this post