PortalNusa.ID, Sukabumi | Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, menggelar silaturahmi dengan para wajib pajak dan pengusaha Kota Sukabumi di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sukabumi. Silaturahmi ini merupakan pertemuan keempat yang diikuti sekitar 30 pengusaha dari berbagai sektor usaha di Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Ayep Zaki menegaskan bahwa pengusaha merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Sukabumi karena menjalankan kegiatan usaha di wilayah hukum kota.
“Para pengusaha adalah mitra strategis pemerintah daerah. Usaha dijalankan di Kota Sukabumi, sehingga hubungan yang harmonis harus terus dijaga,” kata Ayep Zaki.
Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap perizinan dan kewajiban pajak daerah. Ayep Zaki mengingatkan agar izin usaha yang telah habis masa berlakunya segera diperpanjang, serta kewajiban pajak daerah dijalankan sesuai ketentuan.
“Izin usaha yang sudah habis harus segera diperbarui, dan kewajiban pajak daerah, termasuk pajak 10 persen sesuai Peraturan Daerah, harus dilaksanakan secara tertib,” ujarnya.
Selain itu, Ayep Zaki menegaskan bahwa pembayaran pajak daerah harus dilakukan melalui mekanisme non-tunai guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.
“Pembayaran pajak harus dilakukan secara non-tunai agar bisa diawasi secara transparan oleh BPK,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ayep Zaki juga memaparkan kondisi fiskal dan tantangan pembangunan Kota Sukabumi. Ia menyebut realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) saat ini baru mencapai sekitar Rp55 miliar per tahun, sementara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Sukabumi mencapai Rp17 triliun.
“Di sisi lain, kita masih menghadapi tantangan pengangguran, kemiskinan ekstrem, dan kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar. Semua ini hanya bisa kita atasi bersama melalui optimalisasi pajak daerah,” katanya.
Ayep Zaki mengajak para pengusaha untuk berperan aktif menata Kota Sukabumi dengan memastikan pajak daerah menjadi instrumen utama pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.



































Discussion about this post