• Latest
Blundernya Siaran Sosmed ISBI

Blundernya Siaran Sosmed ISBI

18 February 2025
DPRD Sukabumi Mulai Pembahasan Tiga Raperda Prakarsa, Jadwalkan Finalisasi LPJ APBD 2025

DPRD Sukabumi Mulai Pembahasan Tiga Raperda Prakarsa, Jadwalkan Finalisasi LPJ APBD 2025

23 June 2026
SPN: Sengketa PKB SBI Bukan Sekadar Soal Benefit, Tapi Kepastian Hukum

SPN: Sengketa PKB SBI Bukan Sekadar Soal Benefit, Tapi Kepastian Hukum

23 June 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Sukabumi Dorong Penyempurnaan LPJ APBD 2025 Melalui Pandangan Fraksi

DPRD Sukabumi Dorong Penyempurnaan LPJ APBD 2025 Melalui Pandangan Fraksi

22 June 2026
Pemkot Cirebon Matangkan Perbaikan Rutilahu

Gedung Setda Kota Cirebon Direnovasi Total, Aktivitas Pemerintahan Dialihkan Sementara ke GCM

22 June 2026
Meriahkan Hari Jadi ke-599. Festival Serabi, Angkat Kuliner Tradisional

Meriahkan Hari Jadi ke-599. Festival Serabi, Angkat Kuliner Tradisional

20 June 2026
Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

19 June 2026
DPRD Pastikan Sejumlah Raperda Strategis Jadi Fondasi Program Pembangunan 2027

DPRD Pastikan Sejumlah Raperda Strategis Jadi Fondasi Program Pembangunan 2027

19 June 2026
PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

19 June 2026
Permudah Orang Tua Siswa, Disdik Kota Cirebon Buka Layanan SPMB Daring dan Luring

Permudah Orang Tua Siswa, Disdik Kota Cirebon Buka Layanan SPMB Daring dan Luring

18 June 2026
Antisipasi Kecelakaan Laut, DKPPP Kota Cirebon Gelar Rakor Penertiban di Area Labuh Kapal

Antisipasi Kecelakaan Laut, DKPPP Kota Cirebon Gelar Rakor Penertiban di Area Labuh Kapal

17 June 2026
Dua Bulan Terakhir Hasil Tangkapan Nelayan Kota Cirebon Menurun 60%

Dua Bulan Terakhir Hasil Tangkapan Nelayan Kota Cirebon Menurun 60%

17 June 2026
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor, Tradisi Muharram Tetap Hidup di Sukabumi

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor, Tradisi Muharram Tetap Hidup di Sukabumi

16 June 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Saturday, June 27 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

    Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

    Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

    Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

    Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Perbincangan

Blundernya Siaran Sosmed ISBI

Redaksi PortalNusa by Redaksi PortalNusa
18 February 2025
in Perbincangan, Seni, Sosial Budaya
0
Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

Oleh: Doddi Ahmad Fauji*

Saya menerima berita lewat koran Pesbuk dari Kyai Diro Aritonang yang nge-mention nama saya, tentang batalnya pertunjukan Teater Payung Hitam (TPH) pimpinan Rahman Sabur, yang semestinya melangsungkan pertunjukan berjuluk Wawancara dengan Moelyono, di Studio Teater ISBI Bandung, dalam rangka memperingati milad ke-43 TPH, yang direncanakan pada 15 – 16 Februari 2025 ini. Kesan pertama yang saya tangkap dari paparan Kyai Diro itu, adalah adanya ketakutan pimpinan ISBI bahwa pertunjukan indikatif politis itu, bisa melahirkan polemik dan perdebatan yang menyeret ISBI terlibat dalam politik paraktis.

Di era sosmed ini, godaan untuk mereaksi apapun secara seketika, spontan, menderu-deras amat besar. Saya mantan jurnalis industri, semestinya melakukan verifikasi dan cover both side dalam tiap konflik. Namun di malam yang sudah larut, tetek-bengek jurnalistik itu amat merepotkan, dan saya pun turunkan semi-berita dengan juluk REPOTNYA JIKA PIMPINAN KAMPUS JADI PENAKUT. Saya bandingkan bagaimana dulu Pak Karna Yudibarata yang juga pendiri ASTI (asal-usul ISBI) membela kegiatan di kampus, sehingga siap berurusan dengan aparat, sementara di ISBI kini, ko pimpinan kampus takut.

Dalam tulisan semi-berita itu, tidak ada kata ‘pelarangan’, melainkan ketakutan pimpinan ISBI karena ada diksi Moelyono. Coba judul pertunjukan diganti ‘Wawancara dengan Malaikat Izrail’, kayaknya akan dipersilakan itu pertunjukan, sebab siapapun bisa takut toh bila didatangi Izrail dalam keadaan tidak siap.

Tulisan saya rupanya dikomentari oleh alumni ISBI, Kyai Arie Batubara, dan mengatakan tidak terjadi pelarangan dalam kasus tersebut, dan jangan ditarik ke mana-mana. Tidak ada apa-apa, itu hanya masalah internal, biarkan mereka menyelesaikan sendiri.

Namun saya mengatakan, tetap ada apa-apa, dan ditarik dengan kondisi aktivitas seni budaya di Kota Bandung, yang tidak ada aktivitas berskala nasional atau bahkan internasional, yang berwibawa, yang meskipun banyak yang alergi, namun dapat menjadi barometer untuk melihat pencapaian aktivitas seni budaya di Kota Bandung. Katakanlah, tidak ada festival sastra, teater, musik, biennal, dll. yang tawadhu, istiqomah, didukung penuh oleh pemerintah. Yang ada adalah, dua walikota Bandung terjerat korupsi.

Eh besoknya beredar siaran sosmed dari ISBI yang dari diksi-diksinya amat jelas dan tegas, terjadi pelarangan dan konflik internal. Pernyataan Kyai Arie itu pun disebut hoax oleh Panembahan Perbu Godi Suwarna, Panatagama.

Asli dong daku ketawa, dapat hiburan.

Akhirnya Kyai Arie menelepon saya sampai dua jam. Menjelaskan duduk perkara versi yang ditanyai Arie dari pimpinan ISBI dan eksponen alumni ISBI. Jika saya masih bekerja sebagai jurnalis industri, mestinya saya melakukan konfirmasi kepada Almukarom Kyai Rahman Sabur. Tapi ini malam sudah larut, dan tak ada nomor kontaknya ternyata, maka ya sudah, secara spontan saja kutuliskan apa yang kudengar dan apa yang bisa kuanalisis. Beginilah kondisinya menjadi jurnalis ronin, tulisan dimuat dengan nebeng ke teman-teman yang mengelola laman resmi surat kabar macam suaramerdeka.jakarta, dan tulisan dimuatkan di koran Pesbuk yang sering kali tidak mengindahkan kode etik jurnalistik. Keun weh, yang penting niatnya baik.

Dari siaran sosmed ISBI dan paparan Kyai Arie, sangat jelas terjadi disharmoni di kampus. Sebenarnya disharmoni bukan hanya terjadi di ISBI, bisa jadi di setiap kampus terjadi peristiwa itu. Namun, ada sivitas akademik (mahasiswa, dosen, karyawan, dan alumni) yang mampu mengelolanya dengan baik sehingga kerancuan di rumah tangga tidak menguar ke permukaan, tapi ada pimpinan yang kurang atau tidak punya pengalaman, sehingga membaca siaran sosmed-nya saja, membuat saya mengurut dada, dan para komentator dari siaran sosmed ISBI itu bernuansa kritik bukan saja dari alumni ISBI, termasuk juga dari luar ISBI. Namun saya maknai, semua komentar pedas atau lunak itu, adalah sebentuk perhatian kepada kampus agar menjadi kampus yang lurus, jujur, adil, yang menjalankan Pancasila lahir dan batin.

Saya menyebut sebaran dari ISBI itu sebagai siaran sosmed, karena memang disampaikan melalui sosmed, meskipun Rektor ISBI yang menandaranganinya, mengatakan itu siaran pers. Mestinya kan yang menyiarkan itu instituti pers, bukan lorong sosmed yang mudah memancing aneka reaksi.

Mestinya, menurut saya, ISBI menggelar konferensi pers, dan wartawan sebagai wakil publik, mendapatkan kesempatan untuk melakukan konfirmasi dan mengorek hal-hal yang belum terungkap. Biarlah wartawan yang mengabarkan kepada publik, dan bukannya koran sosmed macam IG, FB, dll.

Blunderlah itu siaran sosmed ISBI, menikam dirinya sendiri. Memperlihatkan ketakutannya terhadap anasir politik, sekaligus memaparkan konflik internal yang mestinya ditutup rapat-rapat: Buruk-buruk papan jati. Ini malah diuar ke permukaan, dan hendak mengabarkan Kyai almukarom Rahman Sabur tidak kompromistis, bengal, dan sulit diberi masukan. Salah satu masukannya, menurut Kyai Arie, adalah menyarankan TPH menggelar pertunjukan tersebut dilangsungkan di ruang publik yang terbuka seperti di Gedung Kesenian Rumentangsiang, dan nanti pimpinan ISBI akan membantu membuatkan surat rekomendasi agar TPH tidak menyewa Rumenang, hanya dikenakan biaya kebersihan, listrik, dll.

Problem seperti di ISBI, adanya alumni yang sekaligus dosen di dalamnya, bukan hanya terjadi di ISBI. Di UPI misalnya, pimpinan kampus pernah mengeluhkan eksistensi KABUMI yang seolah wakil IKIP, yang didirikan oleh mantan Rektor Nu’man Somantri. KABUMI ini menggunakan fasilitas IKIP Bandung untuk banyak hal, malah bila dana dari sponsor kurang, beberapa tombokan Kabumi untuk lawatannya ke berbagai negara, sebagian ditutup oleh anggaran IKIP. Mereka menggunakan kawasan Lembur Bitung sebagai markas, padahal Lembur Bitung didirikan untuk fasilitas jurusan tari dan musik. Konflik ini tidak mengemuka ke luar dan menjadi konsumsi publik. Namun setelah reformasi, Kabumi bisa diatur, dan ditempatkan menjadi unit kegiatan mahasiswa yang setera dengan UKM-UKM lainnya.

Tampaknya, berdasarkan tuturan Kyai Arie, di ISBI juga ada beberapa kelompok teater yang didirikan oleh dosen dan atau alumni ISBI, yang turut menyusu pada fasilitas ISBI, walau hanya untuk biaya listrik selama latihan, seperti yang terjadi pada TPH itu. Ada Teater Piktorial yang didirikan oleh Kyai Irwan Jamal, yang dosen ISBI, ada teater Respublika yang didirikan Om Benjon yang juga dosen ISBI, ada Teater Alibi yang didirikan Kyai Irwan Guntari, yang sekarang ketua Ikatan Alumni ISBI, dll. Di antara sekian teater itu, menurut Arie, TPH inilah yang paling getol menyusu, dan sementara itu Babeh Rahman sudah pensiun terhitung sejak 2023. Dulu, samasa aktif jadi dosen, masalah menyusu ini tak begitu dipermasalahkan secara mencuat, namun setelah pensiun, perhitungan jadi lain.

Problem seperti ini, berdasarkan intuisi saya, terjadi di banyak kampus, dan memang harus tertemukan win-win solution. Sudah saatnya pemerintah turun tangan tentu dengan tujuan baik, disebabkan kampus negeri itu mestinya menjadi rumah milik rakyat, bukan ‘rumah kami’ yang hanya dihuni para sivitas akademik. Kata ‘studi’ dan mahasiswa, harus dipertegas. Bila ada aktivitas di kampus yang dari luar kampus meskipun didirikan oleh orang kampus, perlu ditinjau dan ditakar dengan acuan studi dan mahasiswanya itu. Seberapa urgen sih aktivitas tersebut bagi kelangsungan studi dan pembelajaran bagi mahasiswa?

Pemerintah harus turun tangan, memberi ruang dan memfasilitasi terhadap grup-grup kesenian, apakah itu sanggar seni, komunitas seni, kelompok teater, dll. agar dapat melangsungkan aktivitasnya. Untuk kelompok teater yang sudah 40 tahun istiqomah seperti TPH, sudah waktunya pemerintah memberikan challenge, mampukah menjadi duta budaya Indonesia? Bila mampu, ya kemudian didaftarkan oleh pemerintah untuk ikut festival kesenian bergengsi di luar negeri.

Di wilayah sastra, upaya untuk menghargai para sastrawan yang sudah berkarya dan dianggap mengabdi selama 30 tahun dan 40 tahun, melalui Badan Bahasa, diberikan bantuan literasi antara 25 juta (30 tahun) dan 50 juta (40 tahun). Alhamdulillah 340-an sastrawan/komunitas literasi, sudah menikmatinya, misalnya Saut Poltak Tambunan (40 tahun berkarya), Eka Budianta (30 tahun berkarya). Semoga makin banyak yang dapat menikmatinya.

Di teater, seni rupa, seni tari, dll. bantuan pemerintah seperti pada sastra, juga mestinya terjadi. Semoga dengan berdirinya Kementerian Kebudayaan, hal ini sudah terpikirkan oleh mereka, dan tinggal pelaksanaannya. Sungguh Indah bila TPH, dan teater lain, dapat diberangkatkan pada festival-festival bergengsi di luar negeri. Atau seniman perorangan seperti Kyai Tisna Sanjaya, dapat diberangkatkan ke dalam biennal-biennal penting. Saya pernah ikut membantu mengetuk Dirjen NBSF, saat tiga seniman mau ikut biennal Venezia tahun 2003 di Eropa sana. Kyai Allohuyarham Made Wianta Intan Kirana, Ibu Kyai Arahmaiani Feisal, dan Kyai Tisna Sanjaya hendak mengikuti biennal tersebut, namun kurang uang. Romo Wianta mengontak saya, dan menanyakan, bisakah membantu memintakan uang untuk kekurangan dana dari pemerintah?

Tak tahu kenapa, mungkin ini sihir wartawan industri kala itu, Dirjen NBSF Kyai Sri Hastanto memberikan bantuan Rp 300 juta, dan berangkatlah tiga perupa dari Indonesia.

Alangkah elok jika kita belajar mengambil hikmah dari asidensi TPH di ISBI itu, kemudian Kementerian Kebudayaan menjadi fasilitator untuk para seniman bisa ‘ngalalana ka nusa-nusa jauh’, dijalankan secara konsisten, dan merupakan duta budaya Indonesia, yang diseleksi secara ketat. Ditjen NBSF di era Ahmansah, peenah memberangkatkan Kyai Acep Zamzam Noor dan Kyai Godi Suwarna ke Festival Sastra berbahasa daerah di Guinea, itu bagus, tapi tak berlanjut.

Saya akan senang bila Lurah Wanayasa Ayi Kurnia Sukmasarakan dibimbing Panembahan Herry Dim, bisa konser puisi dan musik, kajeun meunang Suno gé, yang penting konseptual, estetik, panceg dan nanjeur!

Harus diseleksi tentu, berdasarkan portopolio dan karya mutakhir. Jangan seperti duta angklung Kabumi di IKIP dulu, yang bisa berangkat duluan pelesir ke luar negiri banyak dari anak-anak dosen.

Akhir kata, becermin dari siaran sosmed ISBI, semoga blunder ini tidak terjadi lagi, juga di kampus-kampus lain sebagai rumah rakyat untuk belajar.

Wabillahi taufik wal hidayah, kun fayakun!

*Ketua Khusus Partey Penulis Puisi (orang lain mah staf khusus euy).

#Almukarom Kyai_Fadli_Zon, #Fadli_Zon

Tags: Fadli ZonISBITeater Payung Hitam
Iklan Iklan Iklan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pj Wali Kota Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional 2025, Tekankan Tiga Aspek Kesadaran ASN

Next Post

BLUNDER PIMPINAN ISBI BISA BERKEPANJANGAN

Redaksi PortalNusa

Redaksi PortalNusa

Jendela Informasi Nusantara

Related Posts

Pemkot Cirebon Matangkan Perbaikan Rutilahu

Gedung Setda Kota Cirebon Direnovasi Total, Aktivitas Pemerintahan Dialihkan Sementara ke GCM

by Redaksi PortalNusa
22 June 2026
0
3

Portalnusa.id – Suasana kerja baru yang unik bakal segera dirasakan oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah...

Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

Fun Reading di Alam Terbuka, TBM Al & El dan Relima Kabupaten Bandung Dorong Budaya Literasi Masyarakat

by Redaksi PortalNusa
15 June 2026
0
19

Pasirjambu, Kabupaten Bandung – Kegiatan literasi bertajuk Fun Reading: Silent Reading di Alam sukses digelar di Villa Rosse, Kecamatan Pasirjambu,...

Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

by Redaksi PortalNusa
5 June 2026
0
97

Portalnusa.id – Kasus dugaan korupsi dana alokasi umum (DAU) di Kota Cirebon tak kunjung diusut oleh Kejaksaan Negeri. Padahal, kegiatan...

Next Post
BLUNDER PIMPINAN ISBI BISA BERKEPANJANGAN

BLUNDER PIMPINAN ISBI BISA BERKEPANJANGAN

Dibuka Ketua Dewan Penasehat DPP, Rapimnas Putuskan PJS Mendaftar Konstituen Dewan Pers

Dibuka Ketua Dewan Penasehat DPP, Rapimnas Putuskan PJS Mendaftar Konstituen Dewan Pers

DPRD Sukabumi Kawal Transisi, Asep Japar Resmi Menjabat

DPRD Sukabumi Kawal Transisi, Asep Japar Resmi Menjabat

Aksi Kamisan di Depan Polrestabes Bandung Dukung Band Punk Sukatani

Aksi Kamisan di Depan Polrestabes Bandung Dukung Band Punk Sukatani

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • SPN: Sengketa PKB SBI Bukan Sekadar Soal Benefit, Tapi Kepastian Hukum

    SPN: Sengketa PKB SBI Bukan Sekadar Soal Benefit, Tapi Kepastian Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan Hari Jadi ke-599. Festival Serabi, Angkat Kuliner Tradisional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PORSENITAS XIII 2026 di Cirebon: Padukan Olahraga, Seni, dan Kebangkitan UMKM Perbatasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Sukabumi Dorong Penyempurnaan LPJ APBD 2025 Melalui Pandangan Fraksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

DPRD Sukabumi Mulai Pembahasan Tiga Raperda Prakarsa, Jadwalkan Finalisasi LPJ APBD 2025

DPRD Sukabumi Mulai Pembahasan Tiga Raperda Prakarsa, Jadwalkan Finalisasi LPJ APBD 2025

23 June 2026
2
SPN: Sengketa PKB SBI Bukan Sekadar Soal Benefit, Tapi Kepastian Hukum

SPN: Sengketa PKB SBI Bukan Sekadar Soal Benefit, Tapi Kepastian Hukum

23 June 2026
20
DPRD Sukabumi Dorong Penyempurnaan LPJ APBD 2025 Melalui Pandangan Fraksi

DPRD Sukabumi Dorong Penyempurnaan LPJ APBD 2025 Melalui Pandangan Fraksi

22 June 2026
4
Pemkot Cirebon Matangkan Perbaikan Rutilahu

Gedung Setda Kota Cirebon Direnovasi Total, Aktivitas Pemerintahan Dialihkan Sementara ke GCM

22 June 2026
3

RSS PortalNusa Youtube

  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
  • Bahlil Buat Gaduh Penjualan Gas Subsidi, Seekor Ular Okupasi Gudang Agen Gas LPG di Kab. Mamuju 4 February 2025
  • Dosen ASN Gaduh karena Disebut Bukan Pegawai 4 February 2025
  • Kondisi Warga Kp. Sidang Hayu, Desa Curugluhur, Kec. Sagaranten, Sukabumi pasca banjir bandang 4/12 9 December 2024
  • Aspirasi Masyarakat terdampak banjir Sukabumi 04/12, 9 December 2024
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?