Portalnusa.id – Sejak awal tahun 2023 dilaunchingkan di Kota Cirebon baru 2.407 warga yang sudah melalulan aktivasi identitas kependudukan digital (IKD).
Kendati demikian jika dihitung secara presentase, dari angka 2.407 itu IKD di Kota Cirebon baru 1 persen. Padahal secara kegunaan banyak fungsi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Disdukcapil Kota Cirebon Rahmat Saleh saat dikonfirmasi awak media mengenai aktivasi IKD.
“Prosesnya masih terus berjalan. Meski ada beberapa kendala yang dihadapi,” kata Rahmat, Rabu (17/5/2023).
Rahmat mengaku, minimnya aktivasi IKD lantaran terkendala Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan yang terbatas. Namun beigitu, pihaknya tetap gencar sosialisasi kepada masyarakat terkait aktivasi IKD.
“Kendala tersebut kerap terjadi saat aktivasi IKD. Biasanya kami dampingi hingga selesai,” paparnya.
Pihaknya pun terpaksa bekerjasama dengan sekolah dan perguruan tinggi di Kota Cirebon. Agar tepat sasaran, karena mereka memahmi digitalisasi.
“Semuanya itu, demi kebutuhan perguruan tinggi dan Pemkot Cirebon,” ucapnya.
Ia menargetkan, aktivasi IKD di Kota Cirebon di akhir tahun 2023 bisa mencapai 40 persen dari total wajib KTP.
Pencalonan Kades Incumbent di Subang Dipertanyakan, Warga Geruduk Kantor Desa Lengkong Tuntut Kelengkapan Persyaratan
PortalNusa.id - Kelengkapan persyaratan bakal calon kepala desa pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, dipersoalkan warga....



































Discussion about this post