Portalnusa.id — Tidak hanya mematangkan persiapan fisik di lapangan, Kontingen Kota Cirebon bergerak cepat membereskan seluruh kebutuhan logistik dan manajemen risiko demi mengamankan raihan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Sektor fasilitas penginapan, pembaruan administrasi manajer, hingga skema penanganan risiko di luar teknis pertandingan kini menjadi fokus utama lini manajemen kontingen. Langkah operasional ini dirancang agar para atlet dapat tampil maksimal tanpa terkendala masalah teknis maupun fasilitas selama ajang berlangsung.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon, Andi Wibowo, menyoroti pentingnya kehati-hatian dan kesiapan manajemen dalam mengawal seluruh rombongan atlet. Menurutnya, kesiapan di luar arena menentukan performa atlet saat bertanding.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan mitigasi terhadap hal-hal yang berada di luar kendali,” tegas Andi Wibowo.
Untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, pengawasan performa atlet di lapangan juga diselaraskan melalui pembentukan delapan tim monitoring dan evaluasi (monev). Tim ini bertugas mengawal efektivitas program latihan sekaligus memvalidasi ulang target capaian di setiap cabang olahraga.
Ketua Tim Kontingen Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah, menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor antara KONI, Dispora, dan manajer cabang olahraga terus diintensifkan agar pemetaan potensi medali benar-benar akurat.
“Tim monev akan datang langsung dan bertemu dengan cabor. Kami ingin memastikan target masing-masing cabor, termasuk peluang mendapatkan medali. Potensi medali juga akan dihitung kembali,” ujar Handarujati Kalamullah.
Seluruh fasilitasi pendukung mulai dari pendataan perlengkapan hingga tempat menginap atlet diproyeksikan tuntas dalam waktu dekat. Jika seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai tenggat, Kontingen Kota Cirebon dijadwalkan mengukuhkan dan melepas para atletnya secara resmi pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
































Discussion about this post