Portalnusa.id — Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR), camat, lurah, serta ketua RW setempat melakukan peninjauan lapangan guna memantau progres penanganan genangan air dan normalisasi saluran di wilayah setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Effendi Edo menyampaikan bahwa pengerjaan yang dilakukan sejak minggu lalu menunjukkan perkembangan yang positif. Pihaknya berupaya agar genangan air di sejumlah titik, seperti di kawasan pancuran, dapat segera surut dan lancar kembali.
“Alhamdulillah sudah ada progres. Mudah-mudahan air di pancuran ini lancar lah. Kalau banjir sih mudah-mudahan ya kita enggak bisa ngentasin banjir keseluruhan, cuma minimal tidak terlalu lama mengurangi genangan airnya,” ujar Effendi Edo saat ditemui di lokasi. Senin (12/10)
Ia menjelaskan bahwa proses pengerjaan mencakup pengerukan sedimen hingga ke bagian bawah rel kereta yang selama ini menjadi salah satu titik hambatan aliran air. Pengerjaan tersebut saat ini tengah dikebut oleh rekan-rekan dari PT KAI.
Selain itu, peninjauan juga difokuskan pada proyek pembangunan drainase baru di kawasan Jalan Tentara Pelajar yang sebelumnya belum memiliki saluran air yang memadai. Drainase baru sepanjang kurang lebih 125 meter ini nantinya diarahkan langsung mengalir ke Sungai Cikujang agar tidak lagi menimbulkan genangan di badan jalan raya.
“Jadi kalau umpamanya di jalan kan nanti setiap kali kita itu harusnya setiap ton harus bereskan jalan terus. Kita masukin dulu kan. Itu genangannya ada di sini, kita masukkan dulu ke sungai supaya tidak ada tergenang lagi di jalan raya,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, pemerintah kota juga berkoordinasi dengan BBWS terkait penggunaan perahu amfibi (beko amfibi) skala kecil untuk membantu normalisasi di area sungai yang sulit dijangkau.
Pemerintah berharap partisipasi aktif warga serta penyelesaian infrastruktur drainase ini dapat rampung dalam pekan ini untuk mengantisipasi musim hujan.
































Discussion about this post