Portalnusa.id – Teka-teki mengenai siapa yang akan mengisi kursi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cirebon akhirnya terjawab.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo secara resmi menugaskan Iing Daiman untuk mengemban amanah sebagai Sekda Kota Cirebon. Iing dilantik langsung oleh Wali Kota Cirebon bersama dengan puluhan pejabat eselon II, dan eselon III di halaman Balai Kota Cirebon, Senin (4/5/2026).
Penunjukan Iing Daiman dilakukan setelah melalui proses uji kompetensi yang ketat selama beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Iing harus bersaing dengan dua koleganya yakni, Agus Herdiana Kepala Badan Bapelitbangda Kota Cirebon dan Arif Kurniawan Asisten Administrasi Umum
Ketiga kandidat dinyatakan lolos penilaian uji kompetensi dan telah diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Berdasarkan hak prioritas wali kota, Iing Daiman akhirnya terpilih untuk memimpin jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan, pelantikan ini menandai berakhirnya masa transisi kepemimpinan administratif di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon yang sebelumnya sempat diisi oleh beberapa Penjabat (Pj).
Sebelum Iing Daiman resmi dilantik, posisi jabatan tertinggi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat daerah ini sempat mengalami kekosongan dan diisi oleh pelaksana tugas. Beberapa bulan ke belakang, jabatan tersebut diampu oleh Pj Sekda Sumanto.
Setelah masa jabatan Sumanto berakhir, posisi tersebut diteruskan oleh Edi Siswoyo sebagai Pj Sekda. Namun, belum genap satu bulan menjabat, Edi Siswoyo kini kembali ke jabatan asalnya sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) seiring dengan ditetapkannya pejabat definitif.
Hasil Uji Kompetensi
Terpilihnya Iing Daiman merupakan hasil dari rangkaian seleksi dan Uji Kompetensi (UKK) yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu. Dalam proses pelantikannya, Wali Kota Effendi Edo menekankan bahwa pemilihan ini didasarkan pada profesionalitas dan aturan yang berlaku dari pusat.
“Hari ini saya melantik pengisian dari eselon II, III, dan IV sebagian. Proses ini dilakukan dengan beberapa tahapan yang cukup panjang karena harus mendapatkan rekomendasi dari BKN Pusat,” ujar Wali Kota Effendi Edo dalam keterangannya.
Harapan Baru dan Inovasi
Selain melantik Sekda definitif, Wali Kota juga mengisi sejumlah jabatan eselon II, III, dan IV lainnya guna mengoptimalkan pelayanan publik di satuan kerja yang sempat kosong. Effendi Edo berpesan kepada para pejabat baru agar membawa semangat inovasi dan memperkuat kerja sama tim.
”Harus lebih semangat, harus berkualitas, dan harus ada inovasi. Ini penting untuk melakukan proses-proses pembangunan dengan cepat di pemerintahan,” tegasnya.
Rekam Jejak dan Pengalaman
Iing Daiman dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang sangat mumpuni. Sebelum dilantik menjadi Sekda definitif, ia sudah pernah merasakan posisi strategis sebagai
Penjabat (Pj) Sekda Kota Cirebon di era Pj Wali Kota Agus Mulyadi. Kepala DKUKMPP Kota Cirebon. Kepala Bapelitbangda Kota Cirebon. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon.
Langkah Awal Sekda Baru
Dalam keterangannya, Iing menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas dan amanah yang dipercayakan kepadanya. Fokus utamanya adalah menyukseskan program-program prioritas pasangan Wali Kota Effendi Edo dan Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati.
“Sebagai langkah awal, saya akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon untuk merumuskan langkah taktis dalam menjalankan program prioritas sesuai visi dan misi pimpinan,” ujar Iing.
Dengan dilantiknya Sekda definitif ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kota Cirebon semakin solid dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.































Discussion about this post