Portalnusa.id – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi melantik jajaran Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cirebon pada Jumat pagi. Agenda pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kontrak kinerja bagi para pejabat yang baru dilantik.
Effendi Edo menjelaskan bahwa penetapan pejabat baru ini telah melewati seluruh tahapan seleksi yang ketat sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Alhamdulillah, dari awal sudah melakukan proses penyaringan sampai penetapan. Hari ini tiga BUMD sudah dilantik, baik dari Dewas maupun Direksi. Semua proses kita lakukan sesuai dengan aturan,” ujar Effendi Edo usai acara pelantikan, Jumat (31/7/2026).
Ia menegaskan bahwa pembenahan internal dan peningkatan kinerja BUMD menjadi fokus utama pemerintah daerah saat ini. Para pejabat yang baru dilantik diminta untuk membawa inovasi baru demi meningkatkan kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kualitas pelayanan publik.
Target Kinerja dan Ancaman Pencopotan
Wali Kota menekankan bahwa penandatanganan kontrak kinerja bukan sekadar formalitas untuk memenuhi struktur organisasi, melainkan bentuk komitmen nyata yang akan dievaluasi secara berkala.
“Penandatanganan kinerja itu bukan hanya gugur kewajiban mengisi struktur BUMD. Ada kontrak kerja dengan saya. Target itu sebetulnya untuk satu tahun, tetapi akan kita evaluasi per tiga bulan sekali,” tegasnya.
Effendi juga tidak segan-segan memberi peringatan keras terkait sanksi bagi pejabat yang gagal memenuhi target kerja.
“Jika tidak bisa berkontribusi dengan baik, saya akan mencabut atau mencopot posisi dari direksi atau dewan pengawas tersebut,” tambah Wali Kota.
Perkembangan PDAM dan PD Pasar
Terkait perombakan di BUMD lainnya, Effendi mengungkapkan bahwa proses untuk PDAM saat ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Untuk PDAM, kita masih menunggu rekomendasi dari Depdagri. Ada sekitar 6–7 nama yang sudah diserahkan ke sana, nanti pihak Kemendagri yang memilih,” jelasnya.
Sementara itu, untuk PD Pasar yang saat ini mengalami kekosongan posisi direksi teknis pemerintah kota berencana melakukan proses seleksi ulang secara terpisah.






























Discussion about this post