PortalNusa.ID, Sukabumi – DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan sektor unggulan daerah, khususnya agroindustri berkelanjutan dan pariwisata, dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan hal tersebut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Bale Pangripta Bapperida, Selasa (31/3/2026).
Menurut Budi, tema pembangunan tahun 2027 yang menitikberatkan pada penyiapan ekosistem dan regulasi pendukung harus mampu memperkuat daya saing daerah. Ia menilai sektor unggulan perlu didukung dengan kebijakan yang tepat serta perencanaan yang matang.
“Program yang dirumuskan harus mampu menjawab isu terkini sekaligus memperkuat sektor unggulan daerah,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan ekonomi, DPRD juga menaruh perhatian besar terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih. Hal ini ditunjukkan melalui dukungan terhadap program Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) dari KPK RI.
Budi menilai, pencegahan korupsi merupakan bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berintegritas.
Di sisi lain, DPRD telah merumuskan sebanyak 2.238 usulan masyarakat yang dihimpun dari reses dan hearing sebagai bagian dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Tahun 2026.
Usulan tersebut menjadi salah satu landasan dalam penyusunan RKPD agar kebijakan pembangunan tidak lepas dari kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Perencanaan yang baik akan menentukan keberhasilan pembangunan. Karena itu, RKPD harus disusun secara komprehensif dan selaras dengan arah pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan, Sukabumi diharapkan mampu bertransformasi menjadi daerah yang maju dan berdaya saing tinggi.































Discussion about this post