Portalnusa.id – Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat memadati sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Cirebon pada Senin malam. Fenomena ini dipicu oleh rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 1 April pukul 00.00 WIB.
Salah satu warga, Komar, mengaku rela mengantre demi mengisi penuh tangki bensin sepeda motornya sebelum harga baru diberlakukan. Langkah ini ia lakukan untuk mengantisipasi kebutuhan operasional kendaraannya dalam beberapa hari ke depan.
“Saya ikut antre untuk mengisi full tangki bensin. Kabarnya besok harga mulai naik, jadi ini untuk persiapan beberapa hari ke depan,” ujar Komar.
Selain kekhawatiran pribadi, Komar juga mengungkapkan kekhawatiran masyarakat luas bahwa kenaikan harga BBM ini nantinya akan memicu kenaikan harga barang dan kebutuhan pokok lainnya.
“BBM Naik otomatis harga yang lainnya juga naik,”katanya.
Seorang petugas SPBU di Kota Cirebon yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya penyesuaian harga tersebut.“Hari ini garga masih normal, mulai nanti malam jam 00.00, masuk tanggal 1 April ada penyesuaian harga,”katanya.
Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, estimasi kenaikan harga adalah sebagai berikut, Pertalite Dari Rp10.000 menjadi kisaran Rp15.000 – Rp16.000 per liter. Pertamax Dari Rp12.000 menjadi kisaran Rp16.000 – Rp18.000 per liter.
Hingga berita ini diturunkan, arus kendaraan di berbagai SPBU masih terpantau padat merayap, di mana warga berusaha memanfaatkan sisa waktu sebelum pergantian hari untuk mendapatkan BBM dengan harga lama.
Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling
Portalnusa.id – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, secara...



































Discussion about this post