• Latest
Hantu Dalam Film KKN di Desa Penari

Hantu Dalam Film KKN di Desa Penari

14 May 2022

Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

12 June 2026

Dolar Menguat, BI Cirebon Siapkan Berbagai Instrumen Jaga Stabilisasi Rupiah

12 June 2026
ADVERTISEMENT
BKPSDM Kota Cirebon Usulkan 105 Formasi Calon Pegawai Baru untuk Tahun 2026

BKPSDM Kota Cirebon Usulkan 105 Formasi Calon Pegawai Baru untuk Tahun 2026

11 June 2026
Pemkot Cirebon Matangkan Perbaikan Rutilahu

SPPG Berhenti Beroperasi Sementara, Sekda Kota Cirebon: Bagian dari Evaluasi dan Aturan

11 June 2026
Rangkaian Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 Bakal Lebih Meriah dan Kolaboratif

Rangkaian Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 Bakal Lebih Meriah dan Kolaboratif

11 June 2026
Pimpin DPC PKB Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati Siap Panaskan Mesin Partai

Pimpin DPC PKB Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati Siap Panaskan Mesin Partai

11 June 2026

Pemkot dan DPRD Kota Cirebon Gelar Pertemuan Tertutup Bahas Sinkronisasi Regulasi

10 June 2026
Komisi I DPRD Kota Cirebon Soroti Sistem Manajemen Talenta ASN, Banyak Pegawai Mengeluh

Komisi I DPRD Kota Cirebon Soroti Sistem Manajemen Talenta ASN, Banyak Pegawai Mengeluh

10 June 2026
Pemkot Cirebon Matangkan Perbaikan Rutilahu

TPP ASN Kota Cirebon Terancam Ditunda

10 June 2026
Pemkot Cirebon Matangkan Perbaikan Rutilahu

Pemkot Cirebon Matangkan Perbaikan Rutilahu

10 June 2026
Perkuat Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Perkuat Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

9 June 2026
Pemkot Cirebon Buka-bukaan Soal Postur APBD dan Tantangan Pembayaran Gaji ke-13 ASN

Pemkot Cirebon Buka-bukaan Soal Postur APBD dan Tantangan Pembayaran Gaji ke-13 ASN

8 June 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Saturday, June 13 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup

    Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perpusnas Perkuat Gerakan Literasi, Relima Bertambah Jadi 360 Orang di 322 Wilayah

    Perpusnas Perkuat Gerakan Literasi, Relima Bertambah Jadi 360 Orang di 322 Wilayah

    Awas Modus Filter Wajah, OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Uniku Jaga Kerahasiaan 

    Awas Modus Filter Wajah, OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Uniku Jaga Kerahasiaan 

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    SMK Muhammadiyah Lemahabang Kembali Jadi Rujukan Studi Banding Sekolah Binaan Yamaha.

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup

    Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perkuat Konektivitas Internasional, Biznet Implementasikan Teknologi Ciena 400G di Jalur Kabel Bawah Laut

    Perpusnas Perkuat Gerakan Literasi, Relima Bertambah Jadi 360 Orang di 322 Wilayah

    Perpusnas Perkuat Gerakan Literasi, Relima Bertambah Jadi 360 Orang di 322 Wilayah

    Awas Modus Filter Wajah, OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Uniku Jaga Kerahasiaan 

    Awas Modus Filter Wajah, OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Uniku Jaga Kerahasiaan 

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Majelis Seni dan Tradisi Desak Pemerintah Beri Penghargaan untuk Mayor Tan Tjin Kie dan Ayip Muh

    Wisuda ke-76 UGJ: 30% Lulusan Langsung Terserap Dunia Kerja Nasional dan Internasional

    Festival Literasi Tingkatkan Daya Baca Masyarakat

    Deklarasi Dukungan KH. Abas Buntet Jadi Pahlawan Nasional Menggema di Bukit Maneungteung

    SMK Muhammadiyah Lemahabang Kembali Jadi Rujukan Studi Banding Sekolah Binaan Yamaha.

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Hiburan

Hantu Dalam Film KKN di Desa Penari

Doddi Ahmad Fauji by Doddi Ahmad Fauji
14 May 2022
in Hiburan, Seni
0
Salah satu foto poster pada Film KKN

Salah satu foto poster pada Film KKN

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

MENGHADAPLAH ke barat di pagi hari jelang sepenggalah, atau sekira pukul 10.00. Tataplah bayanganmu pada tanah, dan jangan berpaling. Tak perlu lama, cukup sekira 5 menit. Selanjutnya, lihatlah ke langit, tapi jangan tengadah terlalu jauh, cukup sekira 135 derajat dari kaki berpijak.

Di langit akan tampak bayangan putih, seperti bayangan hitam yang tadi dilihat pada tanah. Jika percaya pada dunia klenik atau horor, bisa saja kau menyebut bayangan putih di langit itu sebagai ririwa atau jurig, memedi atau mahluk halus lainnya.

Bayangan putih di langit itu bukanlah mahluk halus, tapi gejala alam yang bisa dijelaskan dengan teori optik. Saya bukan ahli teori optik, jadi tak akan menjelaskan hal itu secara rinci, argumentatif, dan meyakinkan. Namun ingin kukatakan, gejala optikal seperti itu, amat melimpah ragam dan dimensinya di jagad raya ini. Bisa jadi hantu yang selama ini disebuat sebagai mahluk halus, ternyata merupakan salah satu kecohan optikal.

Setelah era pandemi virus korona yang mematikan dialami masyarakat dunia, saya tergugah untuk memahami hal-hal yang bersifat horor, klenik, karomah benda-benda, termasuk gejala optik. Nalar saya makin bergumam, jangan-jangan jurig yang selama ini disebut mahluk halus itu, sebenarnya berwujud namun indra manusia tak bisa meresepsinya. Virus mahakecil bernama korona, yang baru terlihat bila sudah diperbesar 26.000 X oleh mikroskop, adalah contoh jurig yang gaib, yang wajib diimani secara tauhid oleh orang yang bertakwa (Quran surat Al-baqarah ayat 2).

Waktu saya kecil, suka ada larangan bermain ke kawasan jariyan, yaitu tempat sampah dibuang. Sebab di sana ada ‘jurig’ yang membahayakan manusia. Maka istilah ‘jurig jariyan’ yang sering disebut oleh para orang tua, bisa dipahami sebagai mahluk halus yang tak dapat di-indra, sejenis kuman, bakteri, virus, dan mikroba lainnya yang gemar hidup di tempat ‘kotor’ dan nihil oksigen. Jika manusia membutuhkan oksigen segar dan bersih, tapi ada mikroba yang justru hidup subur di kawasan nihil oksigen. Mikroba yang ini, bisa menguraikan sumber daya sampah organik, dan hasil penguraiannya dapat berupa gas metana yang mematikan, atau bisa meledak saat gas metana terkurung dalam ruang tertutup rapat. Bila gas metana terhisap, manusia bisa mati.

Mencermati mikroba penghasil gas metana, sangat mungkin di dalam kawah yang sedang bergolak, ada mikroba yang bisa hidup. Ia tahan terhadap suhu panas ribuan derajat celcius. Saat ini, para ilmuan baru bisa melacak dan meyakinkan, cacing vita ternyata bisa hidup dalam air panas mencapai 300 derajat celcius, sedang panas air godokan dalam kompor gas melon, paling tinggi suhunya sekira 100 derajat celcius. Nah cacing vita hidup dalam binanatang sejenis babi, dan bisa bermigrasi ke dalam tubuh sapi, yang bisa membuat sapi jadi gila, termasuk bisa bermigrasi ke dalam tubuh manusia, yang membuat manusia menjadi seperti tenggar-kalongeun (abnormal).

Meledaknya gunung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februati 2005, adalah karena akumulasi gas metana yang terkubur oleh luapan banjir.

Gas terus bertambah volumenya, sebab sampah organik sangat melimpah, dan mikroba yang tidak butuh oksigen, makin berbiak ketika TPA Leuwigajah terkurung oleh air hujan yang turun sangat deras selepas magrib, (sekira pukul 18.30).

Pada pukul 02.00, atau setelah tujuh jam hujan mengguyur TPA, mikroba yang ada di sana makin membiak dan memproduksi gas metana. Nah gas metana yang tidak bisa keluar karena terkurung oleh air, melakukan desakan yang keras, hingga sampah yang menjelma gunungan, didesak dengan kuat oleh metana, lalu gunungan sampah itu terjebol, melahirkan ledakan seperti dinamit. Jadi, gunung sampah di TPA Leuwigajah meledak oleh ‘jurig’ atau mahluk halus berupa mikroba yang tak dapat dilihat oleh indra-manusia, dan ia hidup membiak justru ketika lingkungannya nihil oksigen.

Tentang mikroba yang nihil oksigen bisa tumbuh subur, saya sadari ketika sering memfermentasi cairan sampah organik, dicampur gula atau molase (tetesan tebu saat dibuat gula putih), lalu dimasukkan ke dalam jerigen, dikasih starter atau ragi, kemudian jerigen itu ditutup rapat. Sim salabim!

Ini yang harus diketahui dan diteliti: Ada mikroba baik, ada mikroba jahat. Bila hasil fermentasi melahirkan harum seperti tape beras (peuyeum ketan), berarti yang berbiak di dalam jerigen tanpa udara itu adalah mikroba baik, yang bahkan bisa diminum manusia, tentu harus dengan dosis yang terukur. Minuman sejenis amer (anggur merah), lahir dari proses fermentasi. Pun sampagne dan minuman ber-alkohol lainnya, lahir berkat fermentasi atau penguraian material organik oleh mikroba mahakecil di ruang minim oksigen. Bila hasil fermentasi dalam jerigen ternyata berbau asam, tidak enak saat dihirup, maka waspadalah, yang berbiak di sana adalah mikroba jahat alias jurig, yang bisa mematikan mahluk hidup termasuk manusia.

Seberapa mungkin fenomena optik bayangan manusia di langit, dan gunungan sampah yang meledak akibat jurig jarian yang nihil oksigen melakukan regenerasi begitu cepat hingga jumlahnya melimpah, menjadi celah-celah logika untuk bisa menelusuri secara nalar, bahwa mahluk halus yang menggambarkan wujud penari, yang menjaga sebuah desa, namun mulai bergeliat saat kawasannya dimasuki oleh mahasiswa KKN, sebenarnya adalah mahluk kategori virus macam corona atau mikroba kecil yang nihil oksigen?

Virus sekecil korona atau mikroba nihil oksigen itu, bila mereka berkumpul dan berkerumun, berbanjar seperti ikan pindang dalam kuali, saya berkeyakinan akan dapat dilihat oleh mata lahir manusia, sepanjang eksistensi virus atau mikroba itu masih kategori zat padat. Bila ternyata korona itu merupakan zat berupa gas, nah ini mungkin akan sulit diindra oleh mata lahir manusia.

Sesekali di langit terlihat ada Pelangi, dan itu adalah gejala alam yang sudah bisa dijelaskan secara ilmiah, sehingga pelangi tidak dianggap tahayul. Namun jika di atas pohon besar sejenis beringin, ada benda yang nampak berkelebat, bergerak-gerak, timbul tenggelam, dan itu terjadi di saat petang jelang magrib, sangat mungkin orang-orang mengira itu adalah hantu. Sesekali bukan hantu, benda berkelebat yang bisa timbul tenggelam, yang muncul di atas pohon besar jelang sore hari itu, adalah sekumpulan mahluk insektisida yang sedang berkerumun, macam nyamuklah. Mungkin mereka sedang mengadakan rapat paripurna, seperti kerumunan di DPR.

Ketahuilah bahwa lebah bisa berkerumun dan bermigrasi secara kolektif kolegial. Jika kawenehan melihat kerumunan lebah, yang bisa membentuk gambaran mahluk tertentu, sangat mungkin orang yang taklid pada klenik, akan menyebutnya sebagai hantu.

Para ahli kimia menyebutkan, banda yang ada di muka bumi ini terdiri dari tiga jenis, yaitu padat, cair, dan gas. Mereka harus menjelaskan dengan meyakinkan, virus sejenis korona adalah mahluk kategori benda padat, atau cair, atau gas. Saya berasumsi, mahluk hidup itu bukan hanya berwujud zat padat, namun bisa saja zat cair, atau gas. Maka air yang kita minum, atau udara yang kita hirup (gas), sebenarnya mahluk hidup, karena unsur-unsur yang membentuknya, sama dengan mahluk hidup seperti manusia.

Jangan-jangan roh manusia adalah benda berupa gas. Sehingga pernah dulu kala, seseorang berusaha ingin menangkap ruh sesaat setelah manusia mati. Jika roh manusia mewujud dalam bentuk gas, maka bisa diterima oleh nalar jika dalam udara yang kita hirup, bersinggungan dengan roh manusia yang sudah mangkat.

Mari kita renungkan, bayi yang hidup dalam kandungan, yang pasti di sana sangat minim oksigen, tapi kenapa bisa tetap hidup? Jika bayi itu sudah lahir, lalu dimasukkan ke dalam rungan yang kedap oksigen, bisakah ia bertahan hidup?

Maka hantu di desa penari, yang terusik karena kedatangan mahasiswa KKN, bisa jadi merupakan mahluk halus berupa virus atau mikroba, yang jumlahnya meruyak, dan menyerang manusia ketika tempat pesarean dan peristirahatannya terusik. Apa yang ditayangkan dalam film, itu bukan hantu, tapi karya seni hasil kemajuan teknologi sinematografi. Toh saat mereka sedang shooting, tak ada tuh hantu-hantunya. Tapi sebagai penonton, kadang kita terhibur karena dibohongi.

Hantu di sana, apakah kejadian nyata atau hanya halusinasi, menjadi tontonan menarik ketika dibesut ke dalam ekranisasi layar lebar, dengan teknik sinematografi yang makin membaik, akibat penemuan peralatan teknologi kamera dan editing video yang makin canggih. Film itu enak dilihat oleh mata lahir, dan dengan didukung promosi online yang makin luas jangkauannya, maka film KKN di Desa Penari, mengalami booming, hingga pada pertengahan Mei 2022 ini, sudah mencapai 4,5 juta penonton. Bisa saja di akhir Mei, film ini melampaui pentonton ‘Dilan 1991’ yang mencapai 6,3 juta penonton.

Katakanlah pentonton film KKN di Desa Penari mencapai 10 juta dalam sebulan tayang di bioskop. Jelas angka ini sangat besar dan fantastis. Namun, ia belum bisa mengalahkan tayangan youtuber tersohor Indonesia, sebut misalnya Deddy Corbuzier, yang dalam satu videonya bisa mengahdirkan viewers lebih dari 15 juta dalam lima hari.

Bangsa kita tampak sedang berkembang, tapi sejujurnya perkembangan bangsa kita termasuk lambat, dan kita tetap saja termasuk negara yang sedang berkembang. Kemajuan yang dicapai, sejatinya hanyalah terdampak dari kemajuan bangsa modern yang menguasai penciptaan berbagai teknologi. Kemajuan kita, akan sulit melampaui bangsa pelopor, apalagi jika hal yang bersifat horor, hanya dipercaya secara tahayul semata. Teknologi modern termasuk piranti di dunia internet yang terus melesat dengan pesat, rasanya akan sulit bisa diciptakan oleh insinyur bermental tahayul. *

Doddi Ahmad Fauji, Wartawan Senior Portalnusa.

Tags: Film IndonesiaKKN
Iklan Iklan Iklan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dukung Pariwisata Cirebon Raya, Ini Kata Wakil Wali Kota Cirebon

Next Post

Tanggal 21 Februari Ditetapkan Sebagai Hari Peduli Sampah Nasional

Doddi Ahmad Fauji

Doddi Ahmad Fauji

The Al Berto, Former Wartawan at Media Indonesia 1998 - 2005, Manajer Marketing Majalah Arti, Pemimpin Redaksi at Sanggar Literasi SituSeni Mediatif, Wartawan Senior PortalNusa.Id dan Jurdik.Id

Related Posts

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tinjau Cirebon, Dorong Revitalisasi Keraton Kasepuhan dan Gedung Rarasantang

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tinjau Cirebon, Dorong Revitalisasi Keraton Kasepuhan dan Gedung Rarasantang

by Redaksi PortalNusa
3 April 2026
0
16

Portalnusa.di – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Kota Cirebon untuk meninjau dua situs budaya penting, yakni Keraton...

Kabupaten Cirebon Luncurkan Salam “Kulanun–Mangga” di Hari Jadi ke-544

Kabupaten Cirebon Luncurkan Salam “Kulanun–Mangga” di Hari Jadi ke-544

by Redaksi PortalNusa
3 April 2026
0
10

Portalnusa.id – Pemerintah Kabupaten Cirebon menghadirkan gebrakan baru dalam peringatan Hari Jadi ke-544 dengan meluncurkan salam khas daerah “Kulanun–Mangga". Inovasi...

Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah

Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah

by Redaksi PortalNusa
27 March 2026
0
17

Portalnusa.id – Samsung Electronics Co., Ltd. secara resmi memperkenalkan lini terbaru dari keluarga Galaxy A series, yakni Galaxy A57 5G...

Next Post
Tanggal 21 Februari Ditetapkan Sebagai Hari Peduli Sampah Nasional

Tanggal 21 Februari Ditetapkan Sebagai Hari Peduli Sampah Nasional

Indonesia Kutuk Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh Oleh Militer Israel

Wartawan Adalah Manusia, STOP Kejahatan Perang!

Puncak Peringatan Hari Buruh, Kapolri Ingatkan Hal Ini

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • BKPSDM Kota Cirebon Usulkan 105 Formasi Calon Pegawai Baru untuk Tahun 2026

    BKPSDM Kota Cirebon Usulkan 105 Formasi Calon Pegawai Baru untuk Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajari Baru Dedi Sutendy Ditantang Tuntaskan Temuan BPK Rp30,5 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dolar Menguat, BI Cirebon Siapkan Berbagai Instrumen Jaga Stabilisasi Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komisi I DPRD Kota Cirebon Soroti Sistem Manajemen Talenta ASN, Banyak Pegawai Mengeluh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Kendalikan Inflasi, Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia Luncurkan Mobil Pangan Keliling

12 June 2026
7

Dolar Menguat, BI Cirebon Siapkan Berbagai Instrumen Jaga Stabilisasi Rupiah

12 June 2026
9
BKPSDM Kota Cirebon Usulkan 105 Formasi Calon Pegawai Baru untuk Tahun 2026

BKPSDM Kota Cirebon Usulkan 105 Formasi Calon Pegawai Baru untuk Tahun 2026

11 June 2026
19
Pemkot Cirebon Matangkan Perbaikan Rutilahu

SPPG Berhenti Beroperasi Sementara, Sekda Kota Cirebon: Bagian dari Evaluasi dan Aturan

11 June 2026
2

RSS PortalNusa Youtube

  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
  • Bahlil Buat Gaduh Penjualan Gas Subsidi, Seekor Ular Okupasi Gudang Agen Gas LPG di Kab. Mamuju 4 February 2025
  • Dosen ASN Gaduh karena Disebut Bukan Pegawai 4 February 2025
  • Kondisi Warga Kp. Sidang Hayu, Desa Curugluhur, Kec. Sagaranten, Sukabumi pasca banjir bandang 4/12 9 December 2024
  • Aspirasi Masyarakat terdampak banjir Sukabumi 04/12, 9 December 2024
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?