• Latest

Keutamaan Istri dan Kios-Kios Buku

30 September 2022
Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

25 September 2026
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

25 September 2026
ADVERTISEMENT
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

25 September 2026
Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

25 September 2026
Perubahan APBD Sukabumi Disorot: PAD Melemah, Dana Desa dan Belanja Publik Jadi Perhatian

Perubahan APBD Sukabumi Disorot: PAD Melemah, Dana Desa dan Belanja Publik Jadi Perhatian

25 September 2026
Ada Tambahan Rp89 Miliar, DPRD Sukabumi Tekankan Program Prioritas dan Belanja Wajib

Ada Tambahan Rp89 Miliar, DPRD Sukabumi Tekankan Program Prioritas dan Belanja Wajib

25 September 2026
Sosok Nelayan Tangguh Cirebon yang Gugur Saat Melaut: Ditemukan Usai Duka Pencarian Keluarga

Sosok Nelayan Tangguh Cirebon yang Gugur Saat Melaut: Ditemukan Usai Duka Pencarian Keluarga

23 September 2026
Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

23 September 2026
Manfaatkan Dana Bantuan Pemprov Jabar, Pemkot Cirebon Pacu Perbaikan Jalan Kartini

Manfaatkan Dana Bantuan Pemprov Jabar, Pemkot Cirebon Pacu Perbaikan Jalan Kartini

22 September 2026
Pasokan Beras Fortifikasi Ditarik, DKPPP Kota Cirebon Pastikan Stok Pangan Tetap Terkendali

Pasokan Beras Fortifikasi Ditarik, DKPPP Kota Cirebon Pastikan Stok Pangan Tetap Terkendali

22 September 2026
Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

22 September 2026
MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

21 September 2026
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
Saturday, September 26 2026
  • Login
  • Register
portalnusa.id
Advertisement
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    ​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    Siasati Tagihan Listrik dan Pengeluaran Rumah Tangga, Solusi AC “2-in-1” Hemat Daya Mulai Dilirik

    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • All
    • Esai
    • Prosa
    • Puisi
    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    YUSEF MULDIYANA: TEATERAWAN SEJATI

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Lomba Perpustakaan Kelurahan Jabar: Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon Tembus 8 Besar

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Masuk 8 Besar Jabar, Kelurahan Sunyaragi Unggulkan Sejumlah Inovasi Literasi pada Lomba Perpustakaan

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Menatap Rebana Metropolitan: Episentrum Baru Investasi dan Lokomotif Utama Ekonomi Nasional

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Hari Jadi Cirebon ke-599: Festival Kepatihan 2 Diawali Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    Peringatan May Day 2026, Wali Kota Dorong Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha

    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
No Result
View All Result
portalnusa.id
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan
Home Gaya Hidup

Keutamaan Istri dan Kios-Kios Buku

Faudzil Adhiem by Faudzil Adhiem
30 September 2022
in Gaya Hidup, Perbincangan, Sosial Budaya
0
Foto dipotret oleh Faudzil Adhiem pada  28 September 2022.

Foto dipotret oleh Faudzil Adhiem pada 28 September 2022.

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Twitter

Kautamaan Istri
“Pok pek, prak…” Tiba-tiba saja saya teringat nasehat Dewi Sartika ketika bersua kawan pedagang buku, di jalan Kautamaan Istri, pada Rabu 28 September 2022. Seperti pikiran stoikisme, ingatan yang menguar dari kepala saya tentang nasehat Dewi Sartika, bukanlah suatu kebetulan; dalam stoikisme disebut dengan inteconnectedness. Menurut Henry Manampiring itu disebut dengan keterkaitan. Ketika memandang segala sesuatu di alam semesta ini, ada keterkaitan bak jaring-jaring raksasa, termasuk semua peristiwa di dalam hidup sehari-hari. (Manampiring Henry: halaman 39).

Mengamini stoikisme, dan membuktikannya mudah saja. Umpamanya mari kita mencarinya lewat penelusuran sekilas pada google. Nama yang muncul dan berpagutan dengan Kautamaan istri pasti Dewi Sartika? Ya iya dong! Sebab ialah perintis pertama sekolah perempuan pada masanya. Bandung menjadi tempat berdirinya. Ia beri nama sekolahnya itu sakola kautamaan istri, yang di proyeksikan sebagai pendidikan alternatif: pendidikan bagi perempuan pribumi. Hal itu merupakan sebuah ide/gagasan pencerahan dan usaha yang besar serta berani pada zamannya! Oleh sebab itu pula, nama Kautamaaan Istri menjadi inspirasi nama jalan, dan tak salah bukan? Ketika pikiran saya teringat Dewi Sartika?!

Kautamaan istri terletak di jantung kota, 450 m dari alun-alun, dihimpit mal-mal, berdekatan dengan rumah makan Ampera dan Ma Imas, serta SMA Pasundan Bandung. Namun, entah hanya saya atau warga yang lainnya juga merasainya, sepanjang jalan Kautamaan Istri itu, jalannya sunyi, sesunyi Dewi Sartika, seolah gang-gang/jalan-jalannya mati, semati semangat pembebasan: seolah itu sebuah metafor dan simbol bahwa semangat didaktis Dewi Sartika telah mati! Namun, itu hanya kekhawatiran naif saya saja, sebab jalan-jalan kautamaan istri memang tidak begitu lebar, hanya muat satu mobil saja untuk melaluinya. Itu berarti, wajar apabila sunyi-senyap.

Di gigir jalannya, pohon-pohon besar ajeg berdiri, dan apabila angin yang ribut dan sedang tiba, gugurlah gugur daun kering dan hijau satu per satu memenuhi jalan raya dan mendarat pula di atas mobil-mobil yang parkir di sisi jalannya.

Di Kautamaan Istri itulah beberapa kios buku berjejer, termasuk toko buku teman saya yang berhadap-hadapan dengan SMPN 43 Bandung.

Buku dan ceritanya


Sembari terus melaju dalam laju 20 km/jam, ada yang beda dan amat ganjil, ketika saya tengok kanan-kiri sepanjang jalan Kautamaan Istri. Perasaan sedih secara tetiba muncul serupa jelangkung ketika beberapa kios buku sebagian ada yang tutup. Pun berganti wajah menjadi kios makanan dan minuman, termasuk kios buku teman saya yang beralih fungsi menjadi kios minuman.

Hep. Motorpun berhenti. Saya parkirkan motor di pinggir jalan, melepas helm, dan menghampiri kios buku teman saya dan langsung mengajukan pertanyaan kepadanya.

“Tidak akan dagang buku lagi, Mang?” Tanya saya karena melihat di kiosnya terjajal minuman yang dijual.

“Libur dulu. Ini mah kiosnya sedang direnovasi. Masa buku udah kiri mentok, udah bagus, kok kiosnya jelek, jadi kudu direnovasi dong! Nah, karena kios di renovasi, dan istilahnya sambil mendayung tiga pulau terlampaui ya kios dimanfaatkan sama adik untuk jual minuman,” Jawab Erwin (46), pedagang buku siang itu di kiosnya.

Saya lega, karena beliau tidak punya niatan untuk tutup usaha dari buku.

“Mang coba ceritain deh, kenapa gitu ya bisa bergelut dan dagang buku?”

“Wanjir! Siap, ” jawabnya, “Sekalipun saya tidak begitu tinggi pendidikannya, dulu di sela istirahat bekerja menjadi calo angkot saya akan menghabiskan waktu tersebut dengan membaca. Simpelnya awal mulanya, karena saya suka baca: Saya kurang ingat betul, yang jelas pada tahun 2005 itu saya merintis usaha ini, dengan main di majalah serupa Femina, Kartini dll. Pada tahun 2010 saya nyoba main di komik. Wah anjir! ternyata bangkar dong! Karena di komik saling adu harga! Dari sana saya rehat dulu. Terus dilanjut lagi usaha buku dengan main di buku-buku umum. Nah, harapan dan optimsme saya naik lagi pada buku-buku umum, karena semenjak itu pula relasi saya makin banyak. Dari mulai dosen, guru, dan mahasiswa. Aya jadi dekat-akrab dengan kalanga terpelajar. Pengaruh relasi tersebut, berinbas pada buku di kios-kios saya yang berbeda dengan di kios lain: Kiri mentok!” Kata Erwin di akhiri gelak.

Ketika itu tak ada matahari di langit. Hanya, sebuah keteduhan saja. Tidak telalu mendung, tidak telalu terik. Tetapi, tenggorokan saya tetap kemarau, dan mememesanlah saya minuman ke adik Erwin, lalu menyalakan sebatang rokok.

“Udud dulu, Mang!” Pinta saya kepada erwin. Erwin mengambil satu batang garpit, dan menyulutnza, lalu busss: asap pun keluar.

“Tapi Mang, dagang pula di media sosial?”

” Pasti atuh! Sekarang itu, kan eranya serba digital, ya. Maka dagang pun mesti ngikut ke era itu. Mau tak mau mesti begitu. ” Jawabnya.

Suasana obrolan makin seru, seseru apa yang nampak di hadapan saya, di mana anak-anak sekolah mulai pada bubar. Adik Erwin mengasingkan minuman dingin itu. Sebuah minuman berwarna biru langit. Dan menurut saya agak aneh rasanya, tapi untuk tenggorokan yang sedang kemarau lega rasanya.

” Dominasi peminat buku dari kalangan dan generasi mana, Mang?”

“Peminat buku masih orang-orang 90-an ke bawah, generasi milenial tidak teralu, bahkan buku yang mereka sukai cenderung yang viualnya bagus. Komik yang kayak gitulah! Kalu yang datang ke aku begitu. Entah ke kios lain, atau ke Gramedia.”

“Terakhir. Gimana nih masa depan buku, Mang?”

“Hanya buku antik dan langkalah yang masih akan kuat bertahan, sementara buku-buku baru kan sekarang bisa di pdf-kan. Buku akan beralih ke dunia digita, sementara dunia buku yang konvesional, akan perlahan tinggalkan?”

“Terus, gimana dong, Mang usaha ke depan, untuk bayar sewa kios, misalnya?”
“Nggak. Kios mah Ini kebiakan hati camat. Jadi gak sewa. Tapi kita bangun sendiri. Ya, emang udah tugasnya kitu pemerintah, mengayomi rakyatnya. Mereka kan pelayan rakyat, ya!” Katanya diakhiri dengan tertawa.

Awalnya saya menduga memang ia akan berganti profesi dan mengucapkan selamat tinggal pada buku! Ternyata itu hanya untuk waktu yang sementara saja, entah tahun-tahun mendatang.

Setelah dari kios mang Erwin, saya berjalan menuju kios yang lain. Dan, seolah bagian dari inteconneted, diantara pedagang dan pembeli buku yang sedang mengobrol ada salah seorang dosen UNPAS dan aktivis AMS (Angkatan muda Siliwangi) Dr. Nusa. Hum. Ia nampak asyik-masyuk bertukar pendapat.

“Membaca itu kan memahami. Teks itukan semesta tafsir, dan dari dulu kita selalu bertengkar karena tafsir,” kata Pengajar UNPAS tersebut di kios buku milik Pak Dian.

Di kalangan kios-kios buku, di jalan kautamaan istri, ia dikenal sekali. Karena setiap hari ia pasti akan membeli buku. Ia adalah juragan buku bagi kios-kios cilik di jalan kautamaan istri.

“Buku itu, apapun mediumnya kelak; pdf atau kertas, akan tetap dibutuhkan, karena dia selain jadi sumber pengetahuan, wawasan, akan membimbing kita pada sesuatu dan menjadi sesuatu.” Pungkasnya.

Pembicaraan makin ke sana kemari, kami semua seolah sepakat untuk membunuh waktu bersama-sama.

Tags: Dewi SartikaMinat Baca Kian MenurunPenjual Buku Bekas Bandung
Iklan Iklan Iklan
ADVERTISEMENT
Previous Post

KEGIATAN AKM SD 06 TAMBUN SELATAN SISWA BERSEMANGAT

Next Post

Pemuda Pancasila Beri Tanda Satya Khusus Kepada Menpora Amali

Faudzil Adhiem

Faudzil Adhiem

Wartawan PortalNusa dan Jurdik.id. Selain itu ia menulis cerpen, puisi dan esai.

Related Posts

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

by Redaksi PortalNusa
25 September 2026
0
2

Portalnusa.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil membongkar kasus peredaran obat keras terlarang di wilayah Cirebon. Dari pengungkapan...

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

by Redaksi PortalNusa
25 September 2026
0
2

Portalnusa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon bertindak tegas untuk menjaga estetika dan keindahan kawasan Sungai Sukalila serta Sungai Kalibaru yang...

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

by Redaksi PortalNusa
25 September 2026
0
2

Portalnusa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon berkomitmen penuh untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi perkotaan. Langkah strategis...

Next Post
Pemuda Pancasila Beri Tanda Satya Khusus Kepada Menpora Amali

Pemuda Pancasila Beri Tanda Satya Khusus Kepada Menpora Amali

Kemenpora Selenggarakan Pameran Iptek Pemuda Nuswantarart 2022 Di Bandung

Kemenpora Selenggarakan Pameran Iptek Pemuda Nuswantarart 2022 Di Bandung

Sampaikan Rasa Duka Mendalam, Menpora Amali Harap Tragedi Kanjuruhan Tak Lagi Terulang

Sampaikan Rasa Duka Mendalam, Menpora Amali Harap Tragedi Kanjuruhan Tak Lagi Terulang

Presiden Joko Widodo Sampaikan Dukacita Mendalam Atas Tragedi Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo Sampaikan Dukacita Mendalam Atas Tragedi Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan

Discussion about this post

Advertorial

https://youtu.be/jk4SPl9IYFs

Trending

  • Menang Kasasi, SPN Buka Jalan Kompromi dengan PT Solusi Bangun Indonesia

    Menang Kasasi, SPN Buka Jalan Kompromi dengan PT Solusi Bangun Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MA Tegaskan PKB 2020–2022 PT Solusi Bangun Indonesia Tetap Berlaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delegasi Dubai Kunjungi Kabupaten Bandung Barat, KADIN KBB Dorong Investasi dan Pariwisata Berkelas Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kinerja BPR Ciayumajakuning Menunjukkan Sinyal Pemulihan di Triwulan II

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Cuma Promosi Wisata, Kini Jaka Rara Turun ke Kelurahan Edukasi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

Polres Cirebon Kota Ringkus Residivis Obat Keras, 9.700 Butir Pil Disita

25 September 2026
2
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

Kerahkan Linmas hingga Satgas, Pemkot Cirebon Ketat Awasi Bantaran Sungai Sukalila dan Kalibaru

25 September 2026
2
​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

​Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Cirebon Dorong Pengendalian Inflasi dan Ekosistem Digital

25 September 2026
2
Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

Disbudpar Kota Cirebon Pertahankan Identitas Daerah Melalui Penetapan 7 WBTB Baru di 2026

25 September 2026
1

RSS feed: PortalNusa Youtube PortalNusa Youtube

  • 6 Agustus 2026 6 August 2026
  • Kondisi Ciliwung bendungan Katulampa tadi siang seperti ini.."Waspada kemarau panjang " 23 July 2026
  • Datangi Dewan Pers, Mahmud Marhaba: PJS Resmi Menjadi Calon Konstituen Dewan Pers. 23 July 2026
  • Warga pengguna jalan, mengeluhkan rusaknya jalan di Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, Jabar. 5 July 2025
  • Warga Desa Cikarang, Kec. Cidolog, Sukabumi, meminta jalan diperbaiki agar mendongak perekonomian. 6 May 2025
  • Komplain Oppo F11 23 April 2025
  • Penampakan angin puting beliung di Desa Bugis Kab. Indramayu, Minggu 16/03/25 sore. 17 March 2025
  • Puluhan Rumah di Desa Bugis, Kab. Indramayu hancur diterjang angin puting beliung, sore 16/03/25 17 March 2025
  • Viral lagu "Bayar Bayar Bayar", Band Punk Sukatani cabut lagu dan minta maaf pada Polri. 21 February 2025
  • Bahlil Buat Gaduh Penjualan Gas Subsidi, Seekor Ular Okupasi Gudang Agen Gas LPG di Kab. Mamuju 4 February 2025
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Personalia
  • Kontak Kami
  • Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Senandika
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    • Seni
    • Wisata
    • Kuliner
    • Hiburan
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
    • Esai
  • Sejarah
  • Sosial Budaya
  • Politik
  • Opini
  • Perbincangan

© 2022 - PortalNusa - PT. Pers Kita Bersama

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?