Portalnusa.id – Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cirebon resmi melantik Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Ciledug pada Minggu (18/10).
Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PC GP Ansor Kabupaten Cirebon, jajaran MWC NU Ciledug, Forkopimcam, serta ratusan kader Ansor dan Banser se-Kecamatan Ciledug.
Dalam arahannya, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon, H. Akhmad Ibnu Ubaidillah, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar prosesi seremonial belaka. Pembacaan ikrar dan sumpah jabatan merupakan bentuk komitmen moral dan spiritual yang harus dipertanggungjawabkan kepada organisasi, ulama, masyarakat, hingga bangsa dan negara.
“Ansor adalah rumah besar perjuangan. Menjadi bagian dari GP Ansor berarti siap mewakafkan waktu, pikiran, dan tenaga untuk membentengi para ulama, menjaga marwah ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, serta mengawal keutuhan NKRI,” ujar Akhmad Ibnu Ubaidillah dalam sambutannya.
Ia menyampaikan tiga poin penting yang harus menjadi prioritas pengurus PAC GP Ansor Ciledug yang baru dilantik:
Penguatan Konsolidasi dan Kaderisasi: Pengurus baru diminta tidak bersantai dan segera memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat ranting (desa) melalui
Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Diklatsar Banser.
Menjadi Benteng Ulama dan Penjaga Keharmonisan: Kader Ansor harus berada di garda terdepan dalam menjaga keharmonisan masyarakat, melindungi para kiai, dan merawat tradisi keagamaan Nahdliyin di wilayah Ciledug.
Ansor yang Inovatif dan Solutif: Pemuda Ansor dituntut adaptif terhadap perkembangan zaman dengan menghadirkan program-program nyata yang menyentuh persoalan sosial, ekonomi, dan kepemudaan.
“Kiprah Ansor tidak diukur dari seberapa megah pelantikannya, tetapi dari seberapa besar manfaat dan pengabdian yang dirasakan oleh ulama dan masyarakat setelah pelantikan ini,” tegasnya membakar semangat para kader.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Harian PAC GP Ansor Ciledug, Fikri Deddy, menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia yang telah berjuang secara solid.
Beliau juga menyampaikan doa serta selamat kepada Ketua PAC yang baru saja berulang tahun beberapa hari lalu, agar senantiasa diberikan keberkahan di dunia dan akhirat beserta seluruh keluarganya.
Dalam arahannya, Fikri Dedy menekankan secara fundamental bahwa Gerakan Pemuda Ansor didirikan oleh para muassis (pendiri) yang merupakan pahlawan serta pendiri bangsa.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pihak-pihak yang masih meragukan tujuan GP Ansor khususnya di Kecamatan Ciledug patut dicurigai memiliki “darah pengkhianatan” terhadap bangsa.
”Gerakan Pemuda Ansor sendiri itu didirikan oleh para muassis pendiri bangsa. Jadi barang siapa yang masih ada pertanyaan di dalam hati maupun di lisannya untuk apa gerakan pemuda Ansor, khususnya di Kecamatan Ciledug, patut kami curigai bahwa di dalam darahnya terdapat darah pengkhianatan kepada bangsa,” tegas Fikri.
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dari para kiai MWC NU Ciledug dan dilanjutkan dengan ikrar komando bersama seluruh jajaran Ansor dan Banser yang hadir.

































Discussion about this post