Portalnusa.id – Pengembangan perguruan tinggi swasta di Cirebon dan sekitarnya semakin banyak. Bahkan di beberapa pondok pesantren pun sudah diadakannya perguruan tinggi yang notabenya perguruan tinggi Islam.
Mengenai hal tersebut ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Cirebon Profesor Dr Mukarto Siswoyo sangat menyambut baik dengan banyaknya pengembangan perguruan tinggi swasta di kota dan kabupaten Cirebon bahkan di wilayah III Ciayumajakuning.
Menurutnya dengan hal tersebut Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menganggap bukan menjadi sebuah kompetitif melainkan masyarakat akan banyak pilinan untuk menguliahkan putra-putrinya ke perguruan tinggi yang menurutnya sebagai perguruan tinggi terbaik.
“Saya kira kita menyambut baik, artinya masyarakat semakin punya pilihan untuk memasukkan anak-anaknya ke perguruan tinggi yang menurut mereka terbaik,”katanya.
Untuk itu dalam upaya menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, pihak yayasan dan universitas berkomitmen melakukan transformasi besar-besaran.
“Strategi ini diambil guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memastikan lulusan memiliki kompetensi yang mumpuni,”katanya.
Mukarto menyampaikan agar UGJ Cirebon tetap dicintai dan dipercaya masyarakat untuk mendidik putra-putri mereka, ada beberapa pilar utama yang terus ditingkatkan.
Empat Pilar Utama Peningkatan Kualitas
Setidaknya ada empat poin krusial yang menjadi fokus pengembangan universitas saat ini, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM); Rektorat telah menetapkan target ambisius bahwa pada tahun 2035, seluruh jajaran dosen di universitas tersebut wajib bergelar Doktor (S3). Untuk mendukung hal ini, pihak internal universitas menyediakan beasiswa bagi dosen yang tidak mendapatkan bantuan dari pihak eksternal.
“Target kami, tidak ada lagi dosen yang berpendidikan S2 pada tahun 2035,” tegasnya.
Modernisasi Sarana dan Prasarana; Universitas telah meninggalkan metode pengajaran konvensional. Saat ini, seluruh ruang kelas telah bertransformasi menjadi Smart Class yang dilengkapi dengan Smart TV, menggantikan penggunaan papan tulis manual. Langkah ini diambil untuk memastikan proses belajar-mengajar berjalan efektif dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Komitmen Kolektif; Peningkatan kualitas layanan pendidikan bukan hanya tugas pimpinan, melainkan komitmen bersama dari tingkat yayasan, rektorat, dosen, hingga tenaga kependidikan (tendik).
“Semua pihak bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi stakeholders dan orang tua mahasiswa,”katanya.
Adaptasi Terhadap Kebutuhan Zaman; Pihak universitas terus melakukan penyesuaian kurikulum dan metode pendidikan agar tetap relevan dengan tuntutan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.
“Dengan langkah-langkah strategis ini, universitas optimis dapat terus menjadi pilihan utama bagi orang tua yang ingin membekali anak-anak mereka dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan (skill) yang memadai di masa depan,”pungkasnya.
Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah
Portalnusa.id – Samsung Electronics Co., Ltd. secara resmi memperkenalkan lini terbaru dari keluarga Galaxy A series, yakni Galaxy A57 5G...




































Discussion about this post