PortalNusa.ID, Sukabumi | DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan Hari Nelayan 2025 sebagai upaya mengangkat sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Hal ini disampaikan dalam pertemuan yang digelar Komisi IV DPRD bersama berbagai pemangku kepentingan pada Selasa (25/02/2025).
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan bahwa pihaknya berupaya menjalin koordinasi dengan panitia Hari Nelayan, stakeholder terkait, serta sektor swasta, termasuk Apindo, GPP, dan Kadin. Namun, dalam diskusi tersebut, beberapa pihak tidak hadir.
“Forum CSR dan Kadin hari ini tidak hadir, tidak tahu alasannya. Tapi Apindo alhamdulillah bisa hadir dan ikut diskusi dalam membahas pelaksanaan Hari Nelayan 2025 ini,” ujar Ferry.
Hari Nelayan Sukabumi yang telah tiga tahun berturut-turut masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf RI, dinilai DPRD sebagai momentum strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata daerah dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat pesisir.
“Ini tahun ketiga kita masuk KEN. Semoga lebih gebyar sehingga bisa mengangkat sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi lebih dikenal. Efek dominonya adalah meningkatnya perputaran uang dan ekonomi masyarakat,” kata Ferry.
DPRD juga menyoroti pentingnya kesiapan teknis dan kepastian jadwal penyelenggaraan. Ferry menjelaskan bahwa meskipun belum ada tanggal final, perayaan kemungkinan besar akan digelar setelah Lebaran, mengingat Ramadan yang berdekatan dengan event tersebut.
Selain mendukung penuh program eksekutif di bawah kepemimpinan Bupati Asep Japar, DPRD menegaskan bahwa sektor pariwisata harus menjadi motor utama peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pariwisata adalah potensi luar biasa untuk meningkatkan PAD Kabupaten Sukabumi. Ini langkah konkret yang kami lakukan untuk mendukung geliat pariwisata di daerah,” tandasnya.
Dengan dukungan legislatif yang kuat, diharapkan Hari Nelayan 2025 dapat terlaksana lebih maksimal dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.





































Discussion about this post