Portalnusa.id – Perbaikan Jalan rusak di wilayah Kota Cirebon sudah 93 persen dari total panjang 159 kilometer (km) tersisa 7 persen lagi jalan rusak yang belum diperbaiki.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon Rachman Hidayat saat dikonfirmasi soal perbaikan jalan rusak di wilayah Kota Cirebon.
“Kami menargetkan tahun ini yang sisa 7 persen rampung, tapi kita lihat kondisi anggaran yang ada,”katanya Senin (10/2/2025).
Rachman menyebutkan sisa 7 persen itu merupakan kondisi jalan yang rusak parah. Dia mencontohkan jenis kerusakan parah yakni pada pondasi dan kontruksi jalan.
“Tidak bisa hanya dengan pemeliharaan, kerusakan parah harus dilakukan peningkatan jalan,” ungkapnya.
Sementara untuk kerusakan ringan, bisa dilakukan dengan pemeliharaan rutin. Sejauh ini proses pemeliharaan rutin sudah berjalan sejak awal tahun.
“Bidang Bina Marga sudah menjalankan pemeliharaan jalan yang berlubang atau aspalnya yang terkelupas,” ungap Rachman.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Cirebon Totong mengatakan, pihaknya memiliki anggaran sebesar Rp 7 miliar untuk peningkatan 14 jalan.
“Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk peningkatan Jalan Kartini, Jalan Cipto, Jalan Guntur, Jalan Guntur 2 dan 3, lalu Jalan Ciremai dan masih banyak lagi,” katanya.





































Discussion about this post